DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM RANGKA ...

download DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM RANGKA ...

If you can't read please download the document

  • date post

    27-Jan-2017
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM RANGKA ...

  • DISERTASI

    SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM RANGKA

    MENANGGULANGI PENYALAH GUNA NARKOTIKA

    OLEH

    MOHAMAD DOFIR

    031217017339

    PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU HUKUM

    FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS AIRLANGGA

    SURABAYA

    2015

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • LEMBARPENGESAIIAN

    SISTEM PERAI}ILAII PIDAI\IA DALAM RANGKA MENATIGGULA}IGI

    PEI\TYALAII GT]NA NARKOTIKA

    MOHAMAD DOf,'IR

    hrIM. 031217017339

    PROMOTOR

    Prof. Dn Muc.hammad Zaidun. SJI..lVlSi.

    Prof. Dr. DidikEndro Purwoleksono. SJL.MiL

    FrrP. 1962032s198601 1001

    Mengetahui

    Ketua Program Studi Doktor llmu llukum

    Fakultas Hukum Univenitas Airlangga

    Prof, Dr. DidikEndro Purwoleksono" S"IL, l}{.IL

    NrP. 1962032519E6011001

    ItrP. 1 9520529t97 4t2t00l

    KO PROMOTOR

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • UCAPAN TERIMA KASIH

    Puji Syukur patut penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas

    berkah, rahmat dan hidayahNya, penulis dapat menyusun dan menyelesaikan

    disertasi berjudul SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM RANGKA

    MENANGGULANGI PENYALAH GUNA NARKOTIKA sebagai syarat untuk

    memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum Universitas Airlangga Surabaya ini.

    Penyalahgunaan narkotika saat ini telah menempatkan Indonesia dalam keadaaan

    bahaya yang mengancam generasi muda dan stabilitas ekonomi, politik dan

    keamanan negara Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah dan

    memberantas tindak pidana penyalahgunaan narkotika akan tetapi belum mampu

    untuk menekan atau mengurangi penyalahgunaan narkotika. Adanya kebijakan

    hukum dalam menempatkan penyalah guna narkotika sebagai pelaku tindak

    pidana tidak disertai dengan upaya untuk memulihkan penyalah guna narkotika

    yang sekaligus menjadi korban dalam tindak pidananya. Penulisan disertasi ini

    bertujuan untuk mencari landasan filosofi pengaturan rehabilitasi bagi penyalah

    guna narkotika dengan pendekatan viktimologi yang tetap mendukung adanya

    kriminalisasi serta menemukan sistem peradilan pidana yang tepat bagi penyalah

    guna narkotika.

    Penulis sepenuhnya menyadari disertasi ini hanya dapat diselesaikan

    berkat Tuhan Yang Maha Kuasa serta bimbingan dan arahan dari Tim Promotor

    dan Tim Penguji, serta bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam

    kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • semua pihak yang telah membantu. Ucapan terima kasih pertama-tama saya

    haturkan kepada Tim Promotor yang sangat terpelajar dan saya hormati:

    1. Prof. Dr. Muhammad Zaidun, S.H., M..Si., sebagai Promotor, yang dengan

    sikap arif dan bijaksana, sabar dan santun namun tegas telah banyak

    memberika arahan, bimbingan, dukungan literatur dan dorongan kepada saya

    untuk menyelesaikan disertasi ini.

    2. Prof. Dr. Didik Endro Purwoleksono, S.H., M.H., sebagai Ko Promotor,

    dengan sikap arif dan bijaksana, sabar dan santun namun tegas telah banyak

    memberika arahan, bimbingan, dukungan literatur dan dorongan kepada saya

    untuk menyelesaikan disertasi ini

    3. Tim Penguji dalam ujian kelayakan yang sangat terpelajar dan saya hormati,

    yang telah memberikan koreksi, saran dan evaluasi yang tajam dan sangat

    berharga untuk penyempurnaan disertasi ini, yaitu Prof. Dr. Eman Ramelan,

    S.H., M.S., Prof. Dr. Y. Sogar Simamora, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Nur

    Basuki Minarno, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Agus Yudha Hernoko, S.H., M.H.

    dan Dr. Sarwirini, S.H., M.S.

    4. Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Moh. Nasih, S.E., M,T., Ak., CMA.,

    beserta jajarannya;

    5. Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Prof. Dr. Muhammad Zaidun,

    S.H., M,Si., beserta jajarannya;

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • 6. Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Airlangga Prof. Dr. Didik

    Endro Purwoleksono, S.H., M.H. beserta jajarannya;

    7. Bapak Drs. H. Muhammad Prasetyo, S.H, M.H, selaku Jaksa Agung

    Republik Indonesia.

    8. Kepada seluruh rekan seperjuangan peserta Program Doktor llmu Hukum

    angakatan 2012 Universitas Airlangga

    Di samping itu, secara khusus penulis sampaikan terima kasih tak

    terhingga kepada kedua orang tua saya yang telah mendidik, mengajari dengan

    sabar, memberikan kasih sayang, dukungan dan doa yang tulus serta istri tercinta

    dan anak-anak saya, yang telah dengan penuh cinta dan pengertian, memberikan

    doa dan dukungan tiada henti dalam menyelesaikan studi.

    Akhirnya, semoga disertasi ini dapat memberikan manfaat dan kebaikan

    bagi banyak pihak demi kemaslahatan bersama. Dan semoga Allah SWT

    membalas kebaikan dan ketulusan semua pihak yang telah membantu

    menyelesaikan disertasi ini.

    Hormat saya,

    Penulis

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • RINGKASAN

    SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM RANGKA MENANGGULANGI

    PENYALAH GUNA NARKOTIKA

    Tindak pidana narkotika khususnya tindak pidana penyalahgunaan

    narkotika merupakan salah satu tindak pidana yang mendapatkan perhatian serius

    dari pemerintah, aparat penegak hukum dan masyarakat Indonesia. Tindak pidana

    penyalahgunaan narkotika dalam perkembangannya semakin meningkat dari

    tahun ke tahun. Narkotika yang sangat bermanfaat bagi kepentingan kesehatan

    dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi disatu sisi juga dapat

    menimbulkan kerugian yang sangat besar apabila penggunaanya tidak dilakukan

    berdasarkan pengawasan yang ketat.

    Perkembangan ilmu pengetahuan dalam prakteknya justru membawa

    peredaran dan penyalahgunaan narkotika ke tahap atau tingkat yang lebih tinggi.

    Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempermudah peredaran gelap

    dan penyalahgunaan narkotika akan tetapi mempersulit proses penegakan hukum

    untuk mencegah dan memberantas tindak pidana narkotika.

    Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang semakin sulit untuk

    dicegah maupun diberantas dikarenakan adanya kekeliruan maupun kesalahan

    dalam kebijakan hukum yang diterapkan untuk mencegah dan memberantas

    tindak pidana narkotika khususnya mengenai kebijakan sanksi bagi penyalah guna

    narkotika. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku baik dalam

    hukum positif maupun prakteknya masih cenderung untuk menempatkan penyalah

    guna narkotika hanya sebagai pelaku tindak pidana penyalah guna narkotika.

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • Pandangan demikian jelas keliru karena penyalah guna merupakan korban atas

    perbuatan yang dilakukannya sendiri.

    Adanya kekeliruan tersebut memang tidak dapat disalahkan kepada aparat

    penegak hukum karena dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang

    Narkotika menggunakan 3 (tiga) istilah yang berbeda sehingga menimbulkan

    kesalahan penafsiran. Adapun ketiga istilah yang digunakan dalam undang-

    undang tersebut adalah pecandu narkotika, penyalah guna narkotika dan korban

    penyalahgunaan narkotika. Dalam undang-undang yang berkaitan, yang

    diwajibkan untuk menjalani rehabilitasi hanya pecandu dan korban

    penyalahgunaan narkotika.

    Hal inilah yang menjadi kekeliruan karena pada dasarnya pecandu dan

    korban penyalahgunaan narkotika merupakan bagian dari penyalah guna

    narkotika. Di samping permasalahan tersebut, terhadap penyalah guna narkotika

    masih sering dijumpai adanya penghukuman berupa pidana penjara bagi penyalah

    guna narkotika. Pidana penjara bagi penyalah guna narkotika jelas merupakan

    sebuah kekeliruan karena pidana penjara tidak akan memperbaiki penyalah guna

    narkotika. Penyalah guna mengalami ketergantungan akibat penggunaan narkotika

    tersebut sehingga solusi atau jalan keluar yang terbaik sebagai penghukuman bagi

    penyalah guna narkotika adalah rehabilitasi.

    Bahwa memang dalam beberapa putusan hakim maupun aturan kebijakan

    sudah mengedepankan rehabilitasi akan tetapi tidak memberikan jaminan

    penyalah guna narkotika akan direhabilitasi. Selain itu, proses penjatuhan sanksi

    rehabilitasi terhadap penyalah guna narkotika juga masih berlarut-larut sehingga

    ADLN-PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

    DISERTASI SISTEM PERADILAN PIDANA DALAM... MOHAMAD DOFIR

  • dibutuhkan suatu terobosan baru dalam sistem peradilan pidana di Indonesia

    dengan menggunakan gabungan pendekatan keadilan restoratif dan plea

    bargaining. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka ada 2 (dua) isu hukum

    yang akan dibahas dalam penelitian ini yakni :

    1. Landasan filosofi pengaturan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika.

    2. Penerapan rehabilitasi dalam sistem peradilan pidana pada penyalah guna

    narkotika.

    Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Untuk menemukan dan

    menganalisis ratio legis pengaturan rehabilitasi bagi penyalah guna narkotika serta

    Untuk menemukan dan menganalisasis asas-asas hukum baru dalam sistem

    peradilan pidana khususnya pada penyalah guna narkotika. Sedangkan manfaat

    penelitian ini adalah untuk pengembangan ilmu hukum khususnya b