GENEALOGI INTELEKTUAL ULAMA BETAWI - islamic- .mengemukakan tentang ulama Betawi dari satu generasi

download GENEALOGI INTELEKTUAL ULAMA BETAWI - islamic- .mengemukakan tentang ulama Betawi dari satu generasi

of 210

  • date post

    23-Apr-2019
  • Category

    Documents

  • view

    305
  • download

    12

Embed Size (px)

Transcript of GENEALOGI INTELEKTUAL ULAMA BETAWI - islamic- .mengemukakan tentang ulama Betawi dari satu generasi

GENEALOGI INTELEKTUAL ULAMA BETAWI

(Melacak Jaringan Ulama Betawi dari awal Abad ke-19 sampai Abad ke-21)

Diterbitkan oleh:

PUSAT PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN ISLAM JAKARTA

(JAKARTA ISLAMIC CENTRE)

Jl. Kramat Jaya Tugu Utara, Koja Jakarta Utara 14260

Telp. 021-4413069, Fax. 021-44835349

www.islamic-center.or.id

Tim Penyusun

Penasehat:

Kepala Badan Pengelola JIC

(Drs. H. Muhayat)

Penanggung Jawab:

KH. Wahfiudin Sakam, SE, MBA

Pembimbing:

Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA,MPhil, Drs. H. Ridwan Saidi, JJ Rizal

Penulis:

Rakhmad Zailani Kiki

Peneliti:

Rakhmad Zailani Kiki (Koord.), Sudjiono, Arif, Marhadi Muhayar, Paimun A.

Karim, M.Fikri, Farid Broto S., Abdul Aziz, Ayu Safira Purwanti, Hanny Fitriyah,

Ernawati, Siti Nur Nafiatun Aliyah, Ratna Sary

Penata letak:

Paimun A. Karim

Disain Cover :

Paimun A.Karim

ISBN: 978-602-98707-0-1

Cetakan I: 28 Desember 2011

SYAIR NASEHAT

Duduk bersama-sama tetamu Minum dan makan manisan pala

Sedikit amal beserta ilmu Tuhan terima diberi pahala

Menyayur lodeh pedas dan asin

Malu sekali pada tetamu Ilmu amalkan sedapat mungkin

Amal Itulah buahnya ilmu

Menggantung baju di atas paku Di kantong baju adalah kolom

Banyak pakaian dan tingkah laku Keluar dari ajaran Islam

Mengambil gunting memotong cita

Dibikin baju tangannya panjang Di Akhir zaman banyak wanita

Pakai pakaian tapi telanjang

Sebelum kerja meminum kopi Pulang bekerja hujan-hujanan

Masjid dan tempat mengaji sepi Tetapi sesak tempat tontonan

Dengarlah bunyi sang burung nuri

Kuminta air dalam tempayan Di rumah-rumah ramainya TV

Tetapi sepi suara Qur`an

Menjual cita membawa contoh Terasa dahaga minum air teh Di akhir zaman pandai pidato

Tapi tak pandai beramal sholeh

Di tengah malam pergi ke sumur Pintu lemari rapat terkunci

Orang yang `alim, sholeh dan jujur Ikhlas nasehat banyak yang benci

(Dikarang oleh KH. Mahfudz Asirun, Ulama Betawi,

Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren A-Itqon, Duri

Kosambi, Jakarta Barat)

Pengantar Kepala Lembaga Jakarta Islamic Centre 9

Pengantar Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, MPhil 11

BAB I. PENDAHULUAN

A. Genealogi ............................................................ 19

B. Urgensi Kajian; Persoalan Kepemimpinan ........ 21

C. Ruang Lingkup .................................................. 25

BAB II. ISLAM MASUK KE TANAH BETAWI

A. Fase Masuk dan Perkembangan ......................... 29

B. Syaikh Quro : Ulama Betawi Pertama ............... 31

C. Institusi Pendidikan Ulama Betawi ................... 37

D. Sentra Intelektual Ulama Betawi

pertengahan Abad ke-19 .................................... 47

E. Sentra Intelektual Ulama Betawi Pasca

Kemerdekaan sampai Orde Baru ........................ 50

F. Sentra Intelektual Ulama Betawi di

Era Reformasi sampai sekarang .......................... 51

G. Kiprah Ulama Betawi untuk Indonesia ............. 53

BAB III. ULAMA BETAWI AWAL ABAD KE-19

SAMPAI ABAD KE-21

A. Syaikh Junaid Al-Betawi: Poros Ulama

Betawi Masa Kini .............................................. 60

B. Syaikh Mujitaba ................................................. 64

C. Guru Manshur Jembatan Lima dan Murid-

Muridnya ........................................................... 65

1. Mu`allim Roji`un Pekojan .......................... 69

2. Syaikh KH. Muhadjirin Amsar Ad-Dary ... 72

3. Mu`allim Rasyid ......................................... 77

4. Mu`allim KH. M. Syafi`i Hadzami ............ 80

D. Guru Marzuqi Cipinang Muara

dan Murid-Muridnya ........................................ 86

1. KH. Muhammad Baqir (Guru Baqir) .......... 92

2. KH. Noer Alie ............................................. 93

3. KH. Abdullah Syafi`i .................................. 102

4. KH. Thohir Rohili ....................................... 105

5. KH. Hasbiyallah .......................................... 106

6. KH. Achmad Mursyidi ............................... 109

7. KH. Ahmad Zayadi Muhajir ...................... 113

8. KH. Mahmud Bin Saijan ............................ 116

9. KH. Muchtar Thabrani ............................... 118

10. KH. Ali Syibromalisi .................................. 123

11. Guru Hadi ................................................... 126

E. Guru Mughni Kuningan dan

Murid-Muridnya ............................................... 127

1. Guru Na`im (KH. Muhammad Na`im)

Cipete .......................................................... 130

2. Syaikh Dr. Nahrawi Abdussalam

Al-Indunisi ................................................... 138

F. Guru Madjid Pekojan dan Murid-Muridnya .... 143

1. KH. Najihun ............................................... 148

2. KH. Asirun ................................................. 150

G. Guru Khalid Gondangdia dan

Murid-Muridnya ............................................... 151

1. Guru Mujib bin Sa`abah ............................. 152

2. Mu`allim Thabrani Paseban ....................... 154

H. Guru Mahmud Romli dan Murid-Muridnya .... 156

1. Guru Asmat ................................................ 158

2. KH. Fathullah Harun .................................. 166

I. Ulama Betawi yang Tidak Terhubung

Langsung dengan Enam Guru Betawi

Terkemuka .......................................................... 171

1. KH. Ahmad Djunaidi .................................. 171

2. KH. Abdul Hanan Sa`id ............................. 174

3. KH. Abdurrahim Rojiun ............................. 178

4. KH. Abdur Razak Ma`mun ........................ 181

5. Guru Mail ................................................... 185

6. KH. Abdul Manaf Mukhayyar ................... 186

BAB IV. ULAMA BETAWI DI KEPULAUAN

SERIBU ........................................................ 191

BAB V. ULAMA BETAWI PEREMPUAN ............. 199

BAB VI. PENUTUP .................................................... 203

LAMPIRAN (CONTOH GENEALOGI) ................ 205

DAFTAR PUSTAKA ................................................. 207

Dengan bersyukur ke khadirat Allah s.w.t. atas

segala rahmat dan karunianya, sehingga kita semua

memperoleh petunjuk kebenaran menuju kesuksesan

duniawi dan ukhrawi. Shalawat dan salam semoga

dilimpahkan kepada pemimpin dan panutan kita Nabi

Muhammad s.a.w. juga bagi para keluarga dan

sahabatnya serta para pengikutnya yang setia sampai

akhir zaman.

Sebagai lembaga pengkajian Islam, Jakarta

Islamic Centre memiliki kesadaran moral yang tinggi

terhadap perkembangan Islam di Indonesia khususnya

di ranah Betawi (Jakarta). Sejarah Betawi yang

sejatinya tidak bisa dipisahkan dari sejarah Islam di

nusantara, ternyata peran dan kontribusi intelektual

ulamanya sangat minim bahkan nyaris terlupakan

dalam penulisan sejarah Islam di Indonesia.

Karenanya, penerbitan buku ini tidak terlepas dari

upaya JIC agar khazanah Islam di Betawi dapat

dikenal oleh masyarakat luas.

Buku yang sedang Anda baca ini merupakan

hasil revisi ketiga dari kajian komprehensif terkini

terhadap silsilah keguruan dan karya intelektual

ulama-ulama Betawi dari abad ke-19 sampai abad ke-

21. Penelitian Genealogi Intelektual Ulama Betawi

yang telah dilakukan oleh JIC ini telah dimulai sejak

akhir tahun 2006 sampai dengan akhir tahun 2011

termasuk dengan mendatangi sumber-sumber pertama

informasi yang diketahui.

Namun demikian kami yakin, karya ini masih

jauh dari sempurna sehingga pasti membutuhkan

banyak penyempurnaan. Namun di sisi lain

kehadirannya diharapkan dapat menjadi pemicu

pengkajian lebih lanjut terhadap khazanah ulama-

ulama Betawi lainnya yang belum sempat dituliskan

dalalm kajian ini. Selain itu, diharapkan juga dapat

mendorong penulisan-penulisan lain yang

mengangkat khazanah Islam dari ranah Betawi.

Semoga buku ini memberikan banyak manfaat.

Jakarta, 28 Desember 2011

Drs. H. Muhayat

Penerbitan buku Genealogi Intelektual Ulama

Betawi: Melacak Jaringan Ulama Betawi dari awal Abad ke-

19 sampai Abad ke-21 (2011), tidak ragu lagi merupakan

sumbangan sangat penting dalam sejarah ulama yang

berasal dari etnis Betawi. Sebelum penerbitan buku ini,

belum ada karya yang secara komprehensif

mengemukakan tentang ulama Betawi dari satu

generasi ke generasi selanjutnya, khususnya sejak abad

ke-17, sebagaimana tercakup dalam tulisan ini.

Memang sudah ada buku-buku dan artikel-artikel

yang mencakup satu atau dua ulama asal Betawi

secara terpisah-pisah, sehingga tidak memberikan

gambaran yang relatif lengkap.

Karya i