Laporan Kp Lemigas

download Laporan Kp Lemigas

of 47

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    375
  • download

    136

Embed Size (px)

description

Laporan pengolahan data seismik 2D darat

Transcript of Laporan Kp Lemigas

LAPORAN KERJA PRAKTIK

LAPORAN KERJA PRAKTIKPENGOLAHAN DATA SEISMIK 2D DARAT DI LAPANGAN PEDRA

oleh:

Sundus Ghaida Noor Azizah140710110003Herdis Haerusalam140710110031

PROGRAM STUDI GEOFISIKADEPARTEMEN FISIKAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PADJADJARAN2015

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ...2BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ..31.2. Maksud dan Tujuan ..4BAB II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Seismik Refleksi ..62.2 Gelombang Seismik .62.3. Akuisisi Data Seismik .82.4. Pengolahan Data Seismik 9BAB III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Waktu dan Institusi Kerja Praktik 123.2. Alat dan Bahan 123.3. Tahapan Kerja Praktek 12BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil 224.2. Pembahasan 22BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan 375.2. Saran ..37DAFTAR PUSTAKA .38

LEMBAR PENGESAHAN

PENGOLAHAN DATA SEISMIK 2D DARAT

LAPORAN KERJA PRAKTIK 2015

Diajukan untuk memenuhi salah satu syaratMenyelesaikan Kerja Praktik di PPPTMGB LEMIGAS

Jakarta, 19 Maret 2015

Menyetujui,

Pembimbing Teknis,

Julikah MT.

NIP.

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT Tuhan semesta alam atas segala rahmat, taufik, karunia dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan Kerja Praktik dengan baik dan lancar. Penulis ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan laporan Kerja Praktik ini, yaitu:1. Dra. selaku kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Minyak dan Gas Bumi LEMIGAS.2. Ir. Daru Siswanto selaku kepala bidang afiliasi dan informasi dari pusat penelitian dan pengembangan minyak dan gas bumi,3. Drs. Julikah, MT selaku pembimbing dan penguji dari pusat penelitian dan pengembangan minyak dan gas bumi.4. Praditiyo Riyadi, S.Si dan Andrianto Wibowo, S.Si selaku pendamping.5. Para staf lemigas yang telah membantu dalam pelaksanaan Kerja Praktik.6. Teman-teman yang telah membantu selama proses pembelajaran dan penyusunan laporan Kerja Praktik ini.

Penulis menyadari bahwa laporan Kerja Praktik ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak agar lebih baik lagi selanjutnya.

Jakarta, Maret 2015

Penulis

BAB IPENDAHULUAN

Perkembangan teknologi yang pesat di abad ke-21 ini makin menuntut sikap profesional yang harus dimiliki oleh setiap lulusan perguruan tinggi. Artinya, dalam situasi bagaimanapun dalam dunia industri yang nyata, seorang lulusan perguruan tinggi dituntut untuk dapat menemukan alternatif solusi atas masalah yang ditemui. Selain itu seorang lulusan perguruan tinggi juga harus memahami memiliki pemahaman bagaimana pola hidup seorang pekerja profesional, karena terdapat perbedaan yang sangat mendasar antara pola hidup seseorang dengan seorang profesional.Tuntutan profesional di atas tidak cukup diperoleh hanya dengan mengandalkan apa yang didapat dari mata kuliah teori saja. Karena itu, sejak awal seorang calon sarjana, khususnya di bidang geofisika, harus melatih semua aspek yang dibutuhkan untuk terjun ke dunia yang akan digelutinya nanti.Sesuai dengan tuntutan tersebut maka Program Studi Geofisika Unpad mensyaratkan Kerja Praktek sebagai mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa Geofisika Unpad untuk meraih gelar kesarjanaannya. Melalui Kerja Praktek ini diharapkan mahasiswa Geofisika Unpad lebih mengenal dunia kerjanya sekaligus belajar menerapkan ilmu yang didapat melalui bangku kuliah. PPPTMGB LEMIGAS sebagai salah satu lembaga pemerintahan yang bergerak dalam eksplorasi dan eksploitasi minyak yang ada di Indonesia, merupakan tempat yang sangat mendukung pelaksanaan Kerja Praktek dalam aplikasi ilmu pengetahuan geofisika guna prospek kerja yang akan datang.

1.1. LATAR BELAKANGMetoda seismik merupakan salah satu metoda eksplorasi yang didasarkan pada pengukuran respon gelombang elastik yang dikirimkan ke dalam tanah dan kemudian direfleksikan sepanjang perbedaan lapisan tanah atau batas-batas batuan. Dalam setiap kegiatan seismik pasti dilakukan survei seismik untuk pengambilan data bawah permukaan. Dari hasil data yang didapatkan tersebut kemudian diproses dan dapat diinterpretasikan kondisi struktur bawah permukaan. Dalam pengolahan data seismik terdapat beberapa tahapan yang biasa dilakukan, seperti:1.Edit Geometri2. Koreksi Statik3. Automatic Gain Control (AGC)4.Dekonvolusi (Pre-Stack)5. Analisis Kecepatan (Velocity Analysis) dan Koreksi NMO6. Pembobotan tras (Trace Weighting)7. Stack8. Post-Stack Deconvolution9. Migrasi F-K (F-K Migration)10. Data OutputTahapan-tahapan tersebut dilakukan untuk mendapatkan data seismik yang bagus.

1.2. MAKSUD DAN TUJUAN1.2.1.MaksudMaksud dari kerja praktek ini adalah agar mahasiswa mampu memahami cara pengolahan data seismik. Mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat selama kegiatan perkuliahan baik secara teoritis maupun aplikatif, sehingga mahasiswa dapat mengerti kondisi pengolahan data seismik di dunia kerja dan berguna di masa mendatang.

1.2.2.TujuanBagi Mahasiswa1. Membuka wawasan tentang dunia kerja di bidang eksplorasi minyak dan gas bumi.2. Mendapat pengalaman bekerja di perusahaan besar dan berprospek bagus.3. Menambah wawasan tentang teknologi seismik yang digunakan di perusahaan, sehingga mempermudah ketika masuk ke dunia kerja.4. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam bekerja, kemampuan berkomunikasi, dan bersosialisasi di dalam dunia industri.5. Memberikan kelengkapan dan pendalaman materi kuliah melalui pengamatan langsung pada saat bekerja sekaligus mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. 6. Melengkapi salah satu syarat yang berlaku di universitas.

Bagi Almamater1. Terciptanya suatu hubungan kerjasama antara Universitas Padjadjaran dengan PPPTMGB LEMIGAS.2. Sebagai parameter bagi perguruan tinggi mengenai sejauh mana penguasaan ilmu yang diperoleh mahasiswa dibangku kuliah.

Bagi Lembaga Kerja Praktek1. Terciptanya suatu kerjasama yang baik dengan dunia pendidikan.2. Dapat memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas dan berpotensi.

BAB IITINJAUAN INSTITUSI

2.1Sejarah PPPTMGB LEMIGASPPPTMGB LEMIGAS awalnya disebut sebagai Lembaga Minyak dan Gas Bumi. Hampir semua pengetahuan, data, dan tenaga ahli di bidang perminyakan dikuasai atau menjadi monopoli perusahaan-perusahaan asing, sedangkan lapangan maupun cadangan migas merupakan milik Negara. Hal inilah yang menjadi latar belakang berdirinya Lembaga Minyak dan Gas Bumi. Lembaga Minyak dan Gas Bumi berdiri berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Nomor 17/M/Migas/65 tanggal 11 Juni 1965 dan SK Menteri Migas Nomor 208a/M/Migas/65 tanggal 11 Juni 1965 dengan memiliki 3 tugas pokok yaitu riset, pendidikan, dan pelatihan, serta dokumentasi dan publikasi di bidang perminyakan. Pemerintah menyadari kebutuhan migas akan berkembang dengan pesat. Hal ini harus disertai dengan majunya kemampuan teknis ilmiah dan teknologi, agar migas benar-benar dapat dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara. Seiring dengan berkembangnya industri migas di dunia, para pendiri Lembaga Minyak dan Gas Bumi telah mempelajari banyak hal dari pihak-pihak luar. Salah satu diantaranya yaitu kebutuhan suatu lembaga yang melakukan kegiatan litbang di bidang migas untuk disesuaikan dan diterapkan. Sejak tahun 1977, Lembaga Minyak dan Gas Bumi berubah nama menjadi Pusat Penelitian Teknologi Minyak dan Gas Bumi (PPTMGB LEMIGAS) berdasarkan SK Menteri Pertambangan Nomor 646 Tahun 1977, tanggal 26 Desember 1977. Kemudian PPTMGB LEMIGAS berubah nama menjadi PPPTMGB LEMIGAS berdasarkan SK Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1092 Tahun 1984, tanggal 5 November 1984. PPPTMGB LEMIGAS menjamin bahwa dalam menghasilkan jasa litbang selalu berupaya memenuhi persyaratan standar dan kepuasan pelanggan. Selain itu PPPTMGB LEMIGAS melaksanakan perbaikan berkelanjutan terhadap keefektifan Sistem Manajemen Mutu (SMM), serta memastikan bahwa seluruh personil berperan aktif dan bertanggung jawab terhadap pencapaian sasaran mutu sesuai fungsinya.PPPTMGB LEMIGAS sebagai lembaga litbang pemerintah berperan besar dalam perkembangan industri migas melalui penelitian, perekayasaan, dan pengembangan bidang Migas. PPPTMGB LEMIGAS beroperasi dalam bidang hulu dan hilir migas. Lembaga ini didirikan sebagai wujud dari kepedulian dan keinginan bangsa Indonesia agar sumber daya alam migas dapat dikelola dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat. PPPTMGB LEMIGAS melaksanakn penelitian-penelitian terapan dalam mengembangkan teknologi dibidang migas. Kegiatan penelitian ini merupakan wujud tangggung jawab PPPTMGB LEMIGAS dalam memberikan sumbangan pemikiran dan pengetahuan kepada pemerintah, menentukan suatu kebijakan, dan memecahkan masalah industri migas. Kemampuan PPPTMGB LEMIGAS dalam melaksanakan tugas-tugas penelitian dan pengembangan dari hulu ke hilir merupakan nilai tambah. Keunikan dan kekuatan PPPTMGB LEMIGAS memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan oleh semua pihak yang berkepentingan dalam bidang migas.Kuatnya komitmen dalam menjalankan misi ditunjukkan dengan program yang sedang dijalankan, yang sangat menentukan keberhasilan negara dalam pengelolaan energi. Program yang dimaksud yaitu penelitian dan pengembangan Coal Bed Methane (CBM) dalam rangka mendapatkan energi baru bagi kepentingan umum, pengembangan rencana biodiesel dalam rangka memproduksi biodiesel sebagai energi alternatif untuk masa depan, membangun uji percontohan pencampur oli kendaraan atau Lube Oil Blending Plant (LOBP), dan dalam bidang gas bumi. PPPTMGB LEMIGAS juga memiliki sistem demonstrasi gas. Sistem ini dapat mensimulasi sistem transportasi gas dari sumbernya sampai ke pengguna langsung.Menteri pertambangan dan energi menetapkan Surat Keputusan Nomor 1748 tahun 1992 tanggal 31 Desember 1992 untuk menyikapi perkembang