Laporan Pcb Monik

download Laporan Pcb Monik

of 53

  • date post

    16-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    437
  • download

    31

Embed Size (px)

description

pcb

Transcript of Laporan Pcb Monik

Praktek Pengawatan dan Teknologi PCB

Disusun Oleh : Nama : Sinar Monika NIM : 061340351630 Kelas : 1 TE B Teknik Telekomunikasi D4

Dosen Pembimbing :Sopian Soim,ST., M.T.NIP 197103142001121001

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG2013

LEMBAR PENGESAHANLAPORAN PRAKTEK PENGAWATAN DAN TEKNOLOGI PCB

Disetujui Untuk Jurusan Teknik ElektroProgram Studi Teknik TelekomunikasiPoliteknik Negeri Sriwijaya

Oleh:Dosen Pembimbing

(Sopian Soim,ST., M.T.)NIP.197103142001121001

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkatnya yang melimpah, sehingga kami dapat menyusun laporan ini. Laporan ini disusun untuk syarat pemenuhan nilai akhir penulis pada semester gasal ini. Tugas akhir ini memuat tentang hasil dari setiap job job yang telah penulis selesaikan pada semester gasal ini.Laporan yang dibuat penulis ini berjudul Laporan Praktek Pengawatan dan Teklnologi PCB . Penulis berharap dengan adanya laporan ini akan dapat menambah wawasan bagi adik-adik tingkat.Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dari semua pihak, penulis tidak mungkin dapat menyelesaikan laporan ini. Oleh karena itu, pada kesempatan ini perkenankanlah penulis menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak selama proses pembuatan laporan ini.Penulis menyadari bahwa penyusunan makalah ini terdapat kekurangan. Karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan.

Palembang,5 Februari 2014

Penulis

BAB I PENDAHULUAN

1. Teori Dasar 1. Praktek Bengkel Elektronika Merupakan praktek yang dilakukan mahasiswa di bengkel elektronika yang sudah merupakan mata kuliah dan telah disesuaikan dengan jurusannya. 2. Keselamatan Kerja Merupakan modal utama agar mahasiswa dapat melakukan praktek dengan baik dan dituntut untuk tidak lengah agar kecelakaan dapat dihindari. 3. Penanggung Jawab Keselamatan Yang menjadi penanggung jawab keselamatan di bengkel pengawatan dan tekhnik PCB adalah : Instruktur Adalah dosen pembimbing yang bertugas memberikan instruksi cara kerja yang baik dan benar, pada setiap tugas bengkel yang akan dikerjakan. Menyelidiki sebab-sebab bila terjadi kecelakaan kerja atau kerusakan pada alat kerja dan mencatat serta memberi penilaian mahasiswa dan hasil kerjanya. Stroreman Adalah orang yang bertanggung jawab penuh terhadap alat-alat dan mesin-mesin yang ada di bengkel. Memberi pinjaman alat dan memeriksa alat-alat yang dipinjam dan melaporkan hal itu kepada instruktur. Praktikan Adalah mahasiswa yang melaksanakan praktek dimana mereka harus dapat bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada dan menjaga peralatan yang dipinjam dan mesin-mesin yang digunakan dari segala kemungkinan yang dapat menyebabkan kerusakan. 4. Mengutamakan Keselamatan Sebelum memulai kegiatan di bengkel pengawatan dan teknik PCB mahasiswa berbaris terlebih dahulu yang dipimpin oleh ketua kelas, kemudian dengan dipimpin oleh ketua kelasnya,mahasiswa berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan jobnya agar terhindar dari bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan yang tidak diinginkan pada saat melakukan kerja. Kecelakaan yang sering terjadi pada saat melakukan kerja di bengkel Pengawatan dan teknik PCB adalah : Terkena ujung benda praktek yang tajam Terkena solder yang panas Tersetrum oleh aliran listrik Terluka karena benda-benda yang berputar, misalnya bor Hal-hal yang tidak terduga yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan itu maka mahasiswa harus disiplin, teliti dan berhati-hati pada saat melakukan kerja sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan dalam kerja dapat dihindari. 5. Kebersihan Kebersihan dari bengkel pengawatan dan teknik PCB harus senantiasa dijaga dan juga kenyamanan pada saat melakukan praktek perlu diperhatikan, karena bila ruangan bengkel selalu bersih maka akan menambah kenyamanan dalam melaksanakan praktek. Dalam bengkel yang berkewajiban menjaga kebersihan ruangan bengkel adalah seluruh mahasiswa yang melakukan praktek, untuk itulah setiap selesai melakukan praktek, mahasiswa harus membersihkan peralatan yang telah dipinjam dan membersihkan ruangan tempat melakuan praktek. Selain dari itu mahasiswa juga harus membersihkan diri apabila selesai melakukan praktek. 2. Pengenalan Peralatan Bengkel Elektronika Peralatan bengkel elektronika sangat banyak dan sangat membantu para siswa dalam menyelesaikan pekerjaan yang diberikan oleh instruktur. Adapun alat-alat tersebut adalah : 1. Mistar Baja

Alat ini digunakan untuk mengukur dengan menunjukkan perbandingan langsung benda kerja dengan skala asli. Sifat alat ini adalah keras, tipis dan lentur serta mempunyai ketelitian di bawah jangka sorong.

2. Obeng Alat ini digunakan untuk memasang ataupu : Terkena ujung benda praktek yang tajam Terkena solder yang panas Tersetrum oleh aliran listrik Terluka karena benda-benda yang berputar, misalnya bor Hal-hal yang tidak terduga yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Untuk menghindari terjadinya kecelakaan itu maka mahasiswa harus disiplin, teliti dan berhati-hati pada saat melakukan kerja sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan dalam kerja dapat dihindari.

5.Kebersihan n melepaskan baut. Obeng yang digunakan ada dua macam yaitu obeng plus dan obeng minus

3.Tang Penggunaan alat ini tergantung dari bentuknya : 1.Tang Potong Tang Potong berfungsi untuk memotong kabel atau kawat email dan melepas karet pelapis kabel

2.Tang JepitTang Jepit berfungsi untuk menjepit atau membengkokkan elemen kawat.

3.Tang Kombinasi Tang Kombinasi berfungsi untuk menjepit,membengkokkan dan memotong elemen kawat atau kabel.

4.Landasan Solder Landasan Solder merupakan landasan atau sandaran solder yang dipakai saat solder dalam keadaan panas

5.Pinset Kegunaan pinset ini adalah untuk : -Pengamanan transistor pada saat di solder -Mengambil baut atau komponen/sekrup yang jatuh ke dalam tempat yang sempit sekali.

7.Solder Alat ini digunakan untuk melekatkan komponen-komponen elektronika pada papan pcb dengan bantuan timah.

9.Multitester Multimeter atau multitester merupakan alat yang digunakan untuk mengukur arus,tegangan dan hambatan listrik. Alat ini juga sering di sebut dengan AVO-meter.

Gambar MultitesterBahan-bahan khusus elektronika, antara lain : Berbagai jenis kabel Komponen-komponen Papan PCB Timah solder Ampelas Lotfett, dan lain-lain 3.Tujuan Latihan dan Bengkel Elektronika Adapun yang menjadi tujuan latihan bengkel elektronika adalah : Memantapkan dan meningkatkan skill dan keterampilan siswa sebagai bekal untuk job-job membuat rangkaian elektronik selanjutnya. Meningkatkan rasa tanggung jawab mahasiswa terhadap peralatan bengkel yang dipinjam pada saat di bengkel. Menumbuhkan sikap profesional yang diperlukan untuk job-job selanjutnya Menumbuhkan rasa disiplin pada mahasiswa khususnya dibengkel. Melatih ketelitian dan kesabaran mahasiswa, merupakan hal yang terpenting untuk bekal mahasiswa nantinya.

BAB IIJOB IMenyolder Dan Mempertin Kawat Email

2.1. TujuanTujuan dari latihan ini adalah mahasiswa dapat :

Menyolder dengan baik dan benar

Membedakan hasil solderan dari bebagai jenis kawat

Menyolder dengan baik dan benar

Membedakan hasil solderan dari berbagai jenis kawat

Melapisi kawat email dengan timah

Melakukan penyolderan dengan teliti dan rapi

Dapat menjadi terampil dalam menyolder

2.2. Dasar TeoriSeperti yang telah diketahui dalam bidang elektronika computer, kegiatan menyolder adalah sangat penting seperti halnya yang sering terdapat pada rangkaian kendali, robot, tape recorder, televise, dan sebagainya. Menyolder adalah proses menyatukan dua buah logam yang tanpa mencairkan dahulu kedua logam tersebut.Mempertin artinya melapisi suatu logam dengan cara memanaskannya menggunakan solder. Pada saat akan menyolder hal yang perlu diperhatikan adalah titik cair dari timahnya, sebab timah mempunyai campuran dengan bahan lain dimana persentase dari perbandingannya bias dilihat dari RH-nya. Yang sering digunakan yaitu 60/40 dan 40/60. Angka pertama menunjukan persentase dari bahan timah/ bahan campuran. Pada RH 40/60 timah akan mencair pada suhu 218 derajat, sedangkan RH 60/40 akan mencair pada suhu 188 derajat.Mempertin adalah proses pelapisan suatu logam dengan timah yang dipanaskan dengan alat solder. Tujuan mempertin adalah agar bagian logam yang dilapisi tidak mudah berkarat.

2.3. PersiapanLatihan ini dilakukan oleh mahasiswa, dalam mengerjakan latihan ini dilampirkan daftar bahan dan daftar alat. Sebelum siswa mengerjakan praktek ini, segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan ketentuan sebagai berikut : Instruksi diberikan oleh instruktur Daftar bahan dan alat yang digunakan Susunan langkah kerja Kontrol selama praktek2.4. Daftar Alat dan Bahan Daftar Bahan Kawat Tembaga Diameter 1,0 mm (panjang 160 mm) Kawat Tembaga Diameter 0,8 mm (panjang 160 mm) Timah RH 60/40 Timah RH 40/60 Lotfet (Pasta) Amplas

Alat Cutter1 Buah Tang Potong1 Buah Mistar1 Buah Solder1 Buah Sandaran Solder1 Buah

2.5. Gambar Rangkaian

A. Kawat Email Berdiameter 1 mm

80 mm80 mmTanpa Menggunakan Pasta

1/31/31/3DikerikDiamplas

Menggunakan Pasta

1/31/31/3DikerikDiamplas

B. Kawat Email Berdiameter 0,8 mm

80 mm80 mm

Tanpa Menggunakan Pasta

1/31/31/3DikerikDiamplas

Menggunakan Pasta

1/31/31/3DikerikDiamplas

2.6. Langkah Kerja

1. Persiapan alat yang digunakan, letakkan pada posisi yang benar.2. Ukurlah kawat tembagaa tersebut menjadi empat bagian dengan panjang 80 mm tiap bagiannya3. Ukur dan bagilah masing-masing kawat menjadi tiga bagian, k