Makalah Pencemaran Makanan pada Jajanan Anak Sekolahan

download Makalah Pencemaran Makanan pada Jajanan Anak Sekolahan

of 66

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Makalah Pencemaran Makanan pada Jajanan Anak Sekolahan

  • 1. Pengetahuan Pedagang, Orang Tua dan Pihak Sekolah Terhadap Penambahan Zat Berbahaya pada Jajanan Anak di Sekolah Dasar Negeri 05 Indralaya Tahun 2012 Tugas Mata Kuliah Pencemaran Lingkungan Dosen Pembimbing : Hamzah Hasyim, S.KM, M.Kes Disusun Oleh : M. Fansuri Habibi (10091001003) Rahmatus Sakinah (10091001004) Dalyla (10091001008) Dwi Nur Yunindha (10091001018) Rega Oktariansyah (10091001024) Utari Kusuma N (10091001025) Defi Andita AHS (10091001035) Rismawati (10091001036) Siska Putri P (10091001044) Fori Herfina (10091001049) Islach Dani Waskito (10091001051) Repil Ansen (10091001053) Renni Sipahutar (10091001058) Elvina Agnestin (10091001060) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sriwijaya 2012
  • 2. KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, Rabb semesta alam, karena berkat rahmat dan taufik-Nya akhirnya kelompok kami dapat menyelesaikan penyusunan tugas penelitian kualitatif mengenai pencemaran makanan yang berjudul Pengetahuan Pedagang, Orang Tua dan Pihak Sekolah Terhadap Penambahan Zat Berbahaya pada Jajanan Anak di Sekolah Dasar Negeri 05 Indralaya. Sholawat teriring salam semoga tetap tercurah kepada suri teladan bagi umat manusia sepanjang zaman, Nabi besar Muhammad SAW beserta para sahabat, keluarga dan pengikutnya hingga akhir zaman. Pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Hamzah Hasyim, S,KM., M.KM. selaku dosen pembimbing mata kuliah pencemaran lingkungan yang telah memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penyusunan laporan penelitian ini sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kepala Sekolah SD 05 Indralaya yang telah memberikan izin kepada kami melakukan penelitian di SD tersebut. Selain itu, rasa terima kasih juga patut kami sampaikan kepada semua informan yang sudah membantu kami memberikan jawaban atas pertanyaan kami. Terakhir kami juga berterima kasih kepada orang tua, teman-teman seperjuangan, serta semua pihak terkait yang telah membantu kami yang tentu saja tidak dapat kami sebutkan satu-persatu namanya disini. Semoga apa yang telah kalian berikan kepada kami senantiasa dibalas Allah SWT dengan balasan yang setimpal. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan penelitian ini, masih banyak kekurangan. Untuk itu kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak dalam rangka penyempurnaan laporan ini. Akhir kata, semoga karya kecil kami ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca umumnya. Inderalaya, Maret 2012 Penulis
  • 3. DAFTAR ISI Halaman Judul......................................................................................... i Kata Pengantar ...................................................................................... ii Daftar Isi ................................................................................................ iii Daftar Tabel ............................................................................................ vi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ......................................................................... 1 1.2. Rumusan Masalah ..................................................................... 4 1.3. Tujuan Penelitian ..................................................................... 4 1.4. Manfaat Penelitian .................................................................... 5 1.5. Ruang Lingkup Penelitian ....................................................... 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Definisi Pengetahuan ................................................................ 7 2.2. Pengertian Makanan/Minuman Jajanan..................................... 7 2.3. Bahan Tambahan Makanan (BTM) .......................................... 8 2.3.1. Definisi Bahan Tambahan Makanan ................................ 8 2.3.2. Manfaaat Bahan Tambahan Makanan .............................. 9 2.3.3. Penggolongan Bahan Tambahan Makanan ...................... 10 2.4. Bahan Tambahan Makanan Berbahaya ..................................... 15 2.4.1. Formalin............................................................................ 15 2.4.2. Boraks............................................................................... 18 2.4.3. Pewarna Tekstile............................................................... 19 2.5. Penyakit Bawaan Makanan ....................................................... 19 2.6. Upaya Pencegahan Penyakit Bawaan Makanan........................ 21 2.7. Kerangka Teori.......................................................................... 22 BAB III KERANGKA PIKIR................................................................. 23
  • 4. BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1. Jenis Penelitian .......................................................................... 24 4.2. Lokasi dan Waktu Penelitian..................................................... 24 4.3. Informan Penelitian ................................................................... 24 4.4. Jenis, Cara dan Alat Pengumpulan Data ................................... 25 4.4.1. Jenis Data ......................................................................... 25 4.4.2. Cara Pengumpulan Data ................................................... 25 4.4.3. Alat Bantu Pengumpulan Data ......................................... 27 4.5. Pengolahan dan Penyajian Data ................................................ 28 4.6. Validitas Data ............................................................................ 29 4.7. Analisis Data.............................................................................. 29 4.8. Definisi Istilah ........................................................................... 31 BAB V HASIL WAWANCARA 5.1. Gambaran Umum ...................................................................... 33 5.2. Hasil Wawancara....................................................................... 33 5.2.1. Pendapat tentang Jajanan di Sekolah................................ 33 5.2.2. Pendapat tentang Bahaya dari Makanan dan Apa Saja Bahaya yang pernah terjadi .............................................. 35 5.2.3. Pendapat tentang Pengawasan Jajanan di Sekolah........... 37 5.2.4. Kondisi Jajanan Makanan di SD N 05 Indralaya ............. 39 BAB VI PEMBAHASAN 6.1. Keterbatasan Penelitian ............................................................. 41 6.2. Pembahasan ............................................................................... 42 BAB VII PENUTUP 7.1. Kesimpulan................................................................................ 49 7.2. Saran .......................................................................................... 50 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................. 52
  • 5. LAMPIRAN............................................................................................ 53
  • 6. DAFTAR TABEL Tabel 2.1. Dampak Buruk Formalin bagi Tubuh Manusia .................... 16 Tabel 2.2. Beberapa Penyakit Bawaan Makanan.................................... 20
  • 7. BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Makanan/Minuman jajanan adalah makanan/minuman yang tidak mengandung alkohol, merupakan minuman olahan dalam bentuk bubuk atau cair yang mengandung bahan-bahan tambahan lainnya baik alami maupun sintetik yang dikemas dalam kemasan siap untuk di konsumsi (Cahyadi,2005). Makanan yang aman merupakan faktor yang penting untuk meningkatkan derajat kesehatan. Dalam Undang-undang RI No. 7 Tahun 1996 tentang pangan, keamanan pangan didefinisikan sebagai kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, benda-benda lain yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. Semakin canggihnya tekhnologi, membuat segala sesuatunya mudah untuk dibuat, termasuk jajanan makanan. Demi untuk menekan biaya produksi, membuat para pedagang tidak lagi memikirkan kandungan zat yang ada didalam jajanan makanan itu sendiri,sehingga penambahan bahan makanan, menjadi hal yang membantu untuk menaikkan kualitas suatu produk tanpa harus membeli bahan makanan yang mahal (Budiyanto,2004), tentunya hal ini tidak salah bila seorang pedagang tidak melewati batas-batas dosis yang telah dianjurkan. Namun, menjadi suatu masalah ketika pedagang sudah tidak lagi memperdulikan dosis atau ukuran zat tambahan makan kedalam jajanan mereka, karena yang membedakan suatu zat berbahaya atau tidak adalah dosisnya (anonim). Jajanan yang rasanya manis disertai dengan bentuk dan warna yang menarik tentu digemari anak-anak, khusunya anak sekolah. Jajanan tersebut
  • 8. tentu mengandung bahan tambahan makanan. Penggunaan bahan tambahan makanan yang berlebihan atau dilarang akan berbahaya bila dikonsumsi oleh manusia, baik dalam waktu yang cepat maupun lama. Hal ini dikarenakan bahwa pengaruh bahan tambahan makanan terhadap kesehatan umumnya t