Outline Karya Tulis Ilmiah

of 34/34
Dhilah Harfadhilah Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah MRC FK-UHO UNIVERSITAS HALUOLEO
  • date post

    14-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    231
  • download

    2

Embed Size (px)

description

PPT

Transcript of Outline Karya Tulis Ilmiah

  • Dhilah Harfadhilah

    Pelatihan Penulisan Karya Tulis IlmiahMRC FK-UHOUNIVERSITAS HALUOLEO

  • BukuArtikelSkripsi, tesis, disertasiLaporan

    Ilmiah Disajikan secara sistematis, cermat, tidak emotif, tidak persuasif, kata-katanya mudah dipahami, tidak argumentatif, tulus, tidak mengejar kepentingan pribadi, dan semata-mata memberi informasi

  • Menulis? : Ide dan gagasan Bahasa tulisMenulis tergolong gampang, yang susah justru adalah membuat gagasan yang dapat ditulis karena hal ini perlu ketekunan, kerajinan, kecermatan, dan kehati-hatian. Pada dasarnya, ide/gagasan yang ada di pikiran banyak sekali (baik yang sudah siap diungkap maupun yang berupa kelebatan-kelebatan pikiran yang harus dikembangkan) Dapat ditulis?

  • Anda sering mendapatkan ide justru pada saat rileks ketimbang berpikir serius. Jadi saat anda ingin menyelesaikan masalah, atau ingin mencari suatu ide baru coba saja untuk rileks.

  • Hidup selalu berhadapan dengan masalah, anda perlu ide-ide untuk mengatasi masalah tersebut. Anda harus kreatif mencari ide-ide untuk memecahkan masalah yang anda hadapi.

  • SUMBER MASALAHBacaan laporan hasil penelitianSeminar dan diskusiPernyataan pemegang otoritasPengamatanPengalaman pribadiBrowsing internet

  • Kreativitas anda ditentukan sejauh mana Anda menginginkan hal-hal baru. Temukan motivator dan tetapkan dalam pikiran Anda.

  • Mengajukan pertanyaan kepada diri sendiri, bukan menentukan judul tulisanMenganalisis pertanyaan yang dimunculkanMembuat kerangka pemikiranMembuat lay-out tulisanMenulisProofreadingMembuat abstrakMemeriksa/ Membuat JudulFinalisasi

  • Agar dapat diungkapkan dengan sistematis-logis dan dengan bahasa yang benar, semua harus ditata dan disistematiskan, serta dipersiapkan dengan baikPenataan itu sebaiknya kongkrit dalam bentuk tulisan yang dapat dibaca berulang-ulang (tidak hanya dipikirkan saja) Penataan pikiran itu sebenarnya berupa perencanaan tentang apa saja yang akan ditulis dan bagaimana pengurutannyaItulah yang disebut OUTLINE KARYA TULISOutline yang jadi = daftar isi sebuah karya tulis

  • Penyakit yang menghantui penulis adalah memulai sebuah tulisanMemunculkan pertanyaan: apa yang harus pertama dituliskan, serta bagaimana penyusunan kalimat dan pengalineannyaKebingungan karena adanya sejumlah gagasan yang berebut untuk lebih dahulu dituliskan; apa yang mesti dituliskan diawal penulisan atau sebaliknya, kebingungan karena tidak ada gagasan yang akan diungkapkanKebingungan lainnya menyangkut aspek bahasa tulis menulis

  • .proses berpikir.Tulis judul (sementara) karya tulis yang akan dibuatTulis semua topik/subtopik/ide yang terkaitBiarkan semua subtopik/ide itu bermunculan begitu saja, tidak usah terburu menurutkannya secara logis-kronologisSetelah semua subtopik/ide dituangkan (sementara) cermati satu persatu berdasarkan cakupan dan urutan (topik subtopik).

  • Setelah pengurutan subjudul dan sub-subjudul secara logis dan kronologis selesai, cermati sekali lagiMungkin perlu ada yang ditambahkan, dibuang atau dipindah letaknya ke bagian yang lebih sesuaiTetap bersifat sementara karena dalam proses penulisan selalu saja terjadi perubahan; pengurangan, pemindahan atau penambahan subjudul atau ide-ide baru yang muncul kemudianTetapi alur logika yang runtut harus tetap diusahakanTiap subjudul dan sub-subjudul harus secara jelas mendukung tema

  • PENDIDIKAN KEDOKTERAN BERWAWASAN EDUKATIF DAN EVIDENCE BASED MEDICINEA. PENDAHULUANB. PENDIDIKAN BERWAWASAN EDUKATIFC. PENDIDIKAN PENDIDIKAN KEDOKTERAN BERWAWASAN EDUKATIF DAN EVIDENCE BASED MEDICINE1. Pendidikan Kedokteran berwawasan edukatif2. Pendidikan kedokteran berwawasan evidence based medicineD. PENUTUP

  • Pembuatan outline biasanya hanya sampai pada penulisan judul, subjudul dan sub-subjudulPerincian ke dalam sub-subjudul menjadi banyak atau sedikit tergantung pada luas dan kompleksnya topik tiap subjudulTetapi mengembangkan sub-subjudul menjadi alinea-alinea yang mendukungnya sering tidak semudah yang dibayangkanUntuk itu dapat juga dibuat outline-outline tiap alinea tersebut

  • Outline yang dimaksudkan disini tidak lain adalah pikiran-pikiran pokok yang dapat dinyatakan dalam satu/dua kata; tiap kata/ katakata akan dikembangkan menjadi satu alineaTuliskan semua kata/kata-kata yang terlintas dipikiran, tidak usah berpikir urutannya dulu

  • Memungkinkan penulis melihat keseluruhan gagasan yang akan ditulisAlur logika uraian gagasan dapat dilihat secara jelasJika terjadi kekurangtepatan penepatan sub-subtopik secara alur logika kita dapat memperbaikinyaJika ada satu topik yang kurang relevan dengan tema keseluruhan judul topik itu dapat dibuangSebalikya jika satu topik itu penting ternyata belum muncul ia dapat ditambahkan pada subjudul yang tepat

  • Dapat dihindari adanya ketumpangtindihan gagasan-gagasan di beberapa subjudul; pilih di tempat mana suatu topik secara tepat ditempatkanMemungkinkan penulis untuk memiliki kepastian langkah kerja dan memilih mana yang akan dikerjakan duluPengembangan outline menjadi karya tulis ilmiah tidak harus selalu mulai dari yang atas kemudian yang berikutnya; kita dapat muali dari manapun tergantung kesiapan referensi

  • Memudahkan mencari referensi, rujukan, sumber bahan atau narasumberPenjabaran judul menjadi subjudul, sub-subjudul dst, secara langsung akan menunjukkan bahan apa saja yang dibutuhkan untuk menguraikan topikMenjamin ketuntasan uraian tiap subjudul dan subsubjudulMemudahkan penulis sendiri untuk menemukan dan mengecek ulang di bagian-bagian yang masih memerlukan pembenahan

  • Tulis judul (sementara) Berbasis gagasan atas penyelesaian suatu masalahMasalah:Merupakan kunci keberhasilan suatu penulisanMasalah judulMerupakan inti persoalan yang tersirat dalam judul penulisan karya ilmiahBerupa pertanyaan yang diajukan untuk dicari jawabannya

  • Cukup penting dan menarik minat untuk diselidiki dan dibahasMasih ada dalam jangkauan penulis (pengetahuan & ekonomi)Belum terpecahkan seluruhnya atau sebagianMengungkap masalah dengan bahasa yang ringkasHarus orisinal atau aktualHarus bernilai, menyangkut kepentingan umum dan kebutuhan vital

  • Sikap anak yang kurang tepat terhadap lingkungan sosialnyaMASALAH?SOLUSI

  • Sikap anak yang kurang tepat terhadap lingkungan sosialnyaMASALAHPERTUNJUKANTEATER BONEKASOLUSIPERTUNJUKAN TEATER BONEKA SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN PROSES BELAJAR KOGNISI SOSIAL PADA USIA AWAL MASA KANAK-KANAK

  • Tulis judul (sementara) Berbasis gagasanTulis semua topik/subtopik/ide yang terkaitSetelah semua subtopik/ide dituangkan (sementara) cermati satu persatu berdasarkan cakupan dan urutan (topik - subtopik) Perbaiki kalau ada yang perlu dikurangi atau ditambah

  • Suatu label bukan kalimatMemberikan gambaran ringkas dan tepat gagasan tulisanMembuat pembaca tertarik mengetahui isi tulisanMudah diingat dan memancing perhatian orang lainUsahakan tidak mengandung singkatan & rumus

  • Jelaskan kondisi saat ini tentang masalah (fakta yang terjadi)Jelaskan kondisi ideal yang seharusnyaJelaskan apa yang akan terjadi jika kondisi yang ideal tidak dipenuhiMasukkan ide anda untuk mencapai kondisi ideal tersebut

  • PERUMUSAN MASALAHRumuskan masalah penulisan setajam dan sejelas mungkinDapat berbentuk kalimat tanya atau kalimat pernyataanDari rumusan masalah diharapkan dapat disusun / ditemukan kerangka berpikir untuk pendekatan penulisan selanjutnya

  • Dalam bentuk pertanyaanTidak boleh berupa pertanyaan nilai/etikaHendaknya jelas dan padatHindari yang terlalu umum, sempit, ataupun argumentatifMenjadi dasar untuk menghasilkan judulPerumusan masalah bukan judul

  • Bagaimana mencari sumber dana yang tepat untuk pembiayaan pendidikan

    Koreksi :Bagaimana mencari sumber dana dengan memberdayakan aset intelektual untuk pembiayaan pendidikan

  • SELAMAT BERKARYA

    **********