Penenrapan Sila Keempat Pancasila Pada Proses Pendidikan

download Penenrapan Sila Keempat Pancasila Pada Proses Pendidikan

of 21

  • date post

    25-Jul-2015
  • Category

    Law

  • view

    533
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Penenrapan Sila Keempat Pancasila Pada Proses Pendidikan

Makalah Filsafat PendidikanPENERAPAN SILA KEEMPAT PANCASLA DALAM PROSES PENDIDIKAN

OLEH :

Nama: Azhari Pardomuan Hutasuhut

NIM

: 4123121006

Kelas: Fisika Dik A 2012

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

NOVEMBER 2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah, Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan nikmatnya kepada penulis sehingga penulis bisa menyelasaikan makalah ini dengan semampu penulis. Dalam makalah ini akan sedikit penulis paparkan mengenai Penerapan Sila Keempat Pancasila dalam Proses Pendidikan pada mata kuliah Filsafat Pendidikan untuk memenuhi tugas mata kuliah tersebut.

Dalam penulisan makalah ini penulis sadar tentunya masih jauh dari kata sempurna tentunya masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini, untuk itulah penulis mengharap kritik dan sarannya yang membangun dari pembaca sebagai bahan koreksi selaku penyusun agar penulis bisa mengerti dimana letak kekurangan dan kesalahan agar bisa diperbaiki.

Medan, November 2014 Azhari Pardomuan H

DAFTAR ISI

Kata Pengantar2Daftar isi 3BAB I PENDAHULUAN 41.1.Latar Belakang 41.2.Rumusan Masalah 51.3.Tujuan 51.4.Manfaat 51.5.Metode Penulisan ............................................................................................6BAB II ISI72.1. Pancasila Sebagai Sistem Filsafat7

2.2. Kesatuan Sila-Sila Dalam Pancasila Sebagai Sistem Filsafat82.3. Apakah Peran Pancasila dalam pendidikan di Indonesia92.4. Penerapan Sila Keempat Pancasila Dalam Proses Pendidikan Di Indonesia11BAB III PEMBAHASAN....................................................................................13

BAB IV PENUTUP 17

IV.1. Kesimpulan 17IV.2. Saran17DAFTAR PUSTAKA 18

BAB IPENDAHULUANI.1. Latar Belakang

Pendidikanharus dilaksanakankarena memberikan peranan yang sangat penting baik itu untuk diri sendiri, oang lain ataupun Negara. Untuk diri sendiri keuntungan yang didapat adalah ilmu, untuk orang lain kita bias mengajarkan ilmu yang kita ketahui kepada orang yang masih awam dan untuk Negara jika kita pintar maka kita akan mengangkat nama baik Negara kita di dunia internasional.Pancasila sebagai pedomanpelaksanaan pembaharuan sistem pendidikan memeiliki peranan yang sangat penting yaitu diharapkan mampu mendukung upaya mewujudkan kualitas masyarakat Indonesia yang maju dan mampu menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.Wajib Belajar Sembilan Tahun merupakan implementasi dari pancasila sebagai ideologi negara yang merupakan program bersama antara pemerintah, swasta dan lembaga-lembaga sosial serta masyarakat.Penuntasan Wajib Belajar Sembilan Tahun adalah program nasional. Oleh karena itu, untuk mensukseskan program itu perlu kerjasama yang menyeluruh antara antara pemerintah, swasta dan lembaga-lembaga sosial serta masyarakat,karena program ini sangat baik untuk meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab kita semua terhadap masa depan generasi penerus bangsa yang berkualitas serta upaya mencerdaskan kehidupan bangsa.Peran Pancasila dalam kehidupan di Indonesia sangat dibutuhkan untuk saat ini karena kehidupan di Indonesia saat ini sudah semakin memprihatinkan. Implementasi fungsi Pancasila sebagai pandangan hidup, juga akan menentukan keberhasilan fungsi Pancasila sebagai dasar Negara. Jika setiap warga negara telah melaksanakan Pancasila sebagai pandangan hidup (mempunyai karakter/moral Pancasila), ketika yang bersangkutan diberi amanah menjadi penyelenggara Negara tentu akan menjadi penyelenggara Negara yang baik, paling tidak akan berusaha untuk menghindari tindakan-tindakan yang melanggar norma-norma hukum maupun norma moral.Dalam sila ke-4 Pancasila yang berbunyi Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam perwakilan, terkandung butir butir nilai antara lain (1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama. (2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain. (3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama. (4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan. (5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah. (6) Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah. (7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. (8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur. (9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama. (10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan. Namun butir nilai yang terkandung dalam sila tersebut semakin hilang dan tersamarkan artinya. Contoh kecil adalah semakin berkurangnya sistem demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai Negara Indonesia, kita menganut sistem Demokrasi Pancasila.Demokrasi Pancasila merupakan demokrasi konstitusional dengan mekanisme kedaulatan rakyat dalam penyelenggaraan negara dan penyelengaraan pemerintahan berdasarkan konstitusi yaitu Undang-undang Dasar 1945. Sebagai demokrasi pancasila terikat dengan UUD 1945 dan pelaksanaannya harus sesuai denganUUD 1945.

I.2. Rumusan Masalah1. Apakah yang dimaksud dengan pancasila sebagai sistem filsafat. ?

2. Bagaimana kesatuan sila-sila dalam pancasila sebagai sistem filsafat. ?

3. Apakah Peran Pancasila dalam pendidikan di Indonesia.?4. Bagaimana penerapan sila keempat Pancasila dalam proses pendidikan di Indonesia.?I.3. Tujuan Pembuatan Makalah

1. Mengetahui maksud dari pancasila sebagai sistem filsafat.2. Mengetahui bagaimana kesatuan sila-sila pancasila sebagai sistem filsafat.

3. Mengetahui peran pancasil dalam pendidikan di Indonesia.

4. Mengetahui penerapan sila keempat Pancasila dalam proses pendidikan di Indonesia.

I.4. Manfaat Pembuatan Makalah

Adapun manfaat pembuatan makalah ini yaitu untuk menambah wawasan mahasiswa terutama mahasiswa jurusan Fisika mengenai penerapan pancasila khususnya sila keempat dalam proses pendidikan.

I.5. Metode pembuatan makalah

Dalam mengumpulkan data data yang berkenaan dengan pembuatan makalah ini, kami mencari dari berbagai sumber antara lain dari buku dan internet .BAB IIISI

II.1. Pancasila Sebagai Sistem FilsafatIstilah sistem sering digunakan dalam menyebutkan sesuatu, misalnya sistem pemerintahan, sistem pendidikan dan lain sebagainya. Namun dalam hal ini pengertian sistem dikaitkan dengan sistem pancasila. Sistem adalah bekerjanya masing-masing unsure atau elemen yang berbeda dalam suatu kelompok dimana yang satu dan yang lainya saling terkait dan saling bergantungan untuk mencapai tujuan tertentu demi mencapai kesuksesan bersama.

Pancasila sebagai suatu sistem memiliki unsur-unsur yang berbeda, hal ini dapat kita lihat dalam sila-sila pancasila yang memiliki ragam makna yang berbeda, namun sistem dalam pancasila mempunyai suatu kesatuan yang utuh dan bulat. Sila-sila dalam pancasila saling berhubungan satu dengan yang lain untuk mencapai tujuan tertentu. Diantaranya pancasila sebagai dasar Negara mempunyai fungsi sepagai pedoman di dalam berbangsa dan bernegara juga sebagai moral bangsa Indonesia dalam membentuk suatu Negara.

Berkaitan dengan hal tersebut di atas pancasila sebagai suatu sistem yang dimana sila-silanya mencakup seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila sudah diatur sedemikian rupa sehingga membentuk suatu susunan yang teratur dan tidak bisa dibolak balik. Dalam sila pancasila memiliki suatu makna yang beruntun. Artinya, sila pertama lebih luas makanya sehinga menjiwai sila-sila dibawahnya. Itulah makna pancasila sebagai suatu sistem.

Pancasila sebagai sistem filsafat yaitu suatu konsep tentang dasar negara yang terdiri dari lima sila sebagai unsur yang mempunyai fungsi masing-masing dan satu tujuan yang sama untuk mengatur dan menyelenggarakan kehidupan bernegara di Indonesia. Pancasila sebagai sistem filsafat atau sebagai dasar negara kita merupakan sumber dari segala sumber hukum yang berlaku di negara kita. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa indonesia dapat mempersatukan kita, serta memberi petunjuk dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan bathin dalam masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya. Filsafat Pancasila adalah filsafat yang mempunyai obyek Pancasila, yaitu obyek Pancasila yang benar dan sah sebagaimana tercantum didalam pembukaan UUD 1945 alenia ke-4.

II.2. Kesatuan Sila-Sila Pancasila Sebagai Suatu Sistem Filsafat

Pancasila yang dikukuhkan dalam sidang I dari PPKI pada tanggal 1 Juni 1945 adalah di kandung maksud untuk dijadikan dasar bagi negara Indonesia merdeka. Adapun dasar itu haruslah berupa suatu filsafat yang menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan negara Indonesa yang merdeka. Di atas dasar itulah akan didirikan Negara Republik Indonesia sebagai perwujudan kemerdekaan politik yang menuju kepada kemerdekaan ekonomi, sosial dan budaya.

Sidang PPKI telah menerima secara bulat Pancasila itu sebagai dasar negara Indonesia merdeka. Dalam keputusan sidang PPKI kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 Pancasila tercantum secara resmi dalam Pembukaan UUD RI, Undang-Undang Dasar yang menjadi sumber ketatanegaraan harus mengandung unsur-unsur pokok yang kuat yang menjadi landasan hidup bagi seluruh bangsa dan negara, agar peraturan dasar itu tahan uji sepanjang masa.

Karena Pancasila tercantum dalam UUD