Penyakit Menular HIV AIDS

download Penyakit Menular HIV AIDS

of 18

  • date post

    08-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    236
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Penyakit Menular HIV AIDS

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    1/46

    \\\\Penyakit Menular.

     I. AIDS 

    Pengertian

    Adalah Penyakit akibat menurunnya daya tahan tubuh yang didapat karena terinfeksiHIV( human Imunodefisiency Virus).

    Penyebab

    Virus HIV tergolong retrovirus yang terdiri atas 2 tipe tipe ! (HIV"!) dan tipe 2 (HIV"2)

    #$A%I&I#A%I I'&#%I AI%

    !. Infeksi Akut.

    a. Hampir *+",+ - pasien sudah terinfeksi HIV.

     b. pasien sudah teradi pemaparan virus dan dapat berlangsung / minggu setelah kontak.

    c. patogenesis kurang elas tetapi sangat mungkin teradi reaksi imunitas terhadap

    masuknya HIV.%aat ini pemeriksaaan terhadap antibodi terhadap virus HIV masih ( " )

    tetapi pemeriksaan Ag p20 sudah (1) sangat infeksius.

    2. INFEKSI KRONIK ASIMTOMATIK 

    a. $amanya dapat bertahun tahun .

     b. anpa geala kemungkinan tubuh masih dapat mengkompensasi

    3. PGL( PERSISTREN GENERALIE! L"MP#A!ENOPAT#"$

    a. eradi pembesaran kelenar getah bening yang semetris.sering teradi pembesaran limpa

    di leher posterior dan anterior.#elompok ini berkembang menadi AI% kira2 !+"*+ -

    dalam angka 3aktu 20" /+ bulan.

    a. %ARA PEN&LARAN #I'.

    !. Penularan melalui hubungan seksual

    2. Penularan melalui darah.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    2/46

    *. Penularan secara perinatal.

    4airan tubuh yang dapat mengandung HIV yaitu5

    • 4airan vagina.

    • A%I.

    • Air mata.

    • Air liur.

    • Air seni.

    • Air ketuban.

    • an cairan cerebrospinal..

    b. Geala )an tan)a

    6iasanya tidak ada geala klinis yang khusus pada orang yang terinfeksi HIV dalam

    3aktu , sampai !+ tahun %etelah teradi penurunan sel 4 0 secara bermakna baru AI%

    mulai berkembang dan menunukan geala 7 geala spt 8

    • iare yang berkelanutan .

    • Penuunan berat badan secara drastic.

    • Pembesaran kelenar limfe leher dan atau ketiak.• 6atuk terus menerus.

    2. Flu burung.

    ibagi menadi 0 sbb 8

    a) %eseorang dalam penyelidikan

     b) #asus suspek.

    c) #asus probabel

    d) #asus konfirmasi

    !. %eseorang dalam penyelidikan

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    3/46

    iputuskan oleh peabat ber3enang untuk dilakukanpenyelidikan epidemiologi

    kemungkinan terinfeksi H,'!mis orang sehat namun kontak erat dengan kasus atau

     penduduk sehat namun tinggal didaerah flu burung adapun geala yang ditimbulkan 8

    • 6atuk • %akit tenggorokan

    • Pilek 

    • %esak napas dan terdapat satu atau lebih keadaan diba3ah ini 8

    !. alam 9 hari terakhir sebelum timbul geala mempunyai ri3ayat kontak erat dengan

     penderita(suspekprobabelatau konfirm) seperti mera3atberbicara atau bersentuhan

    dengan pasien dalam arak ≤ ! meter.

    2. alam 9 hari terakhir sebelum timbul geala mempunyai ri3ayat kontak erat dengan

     penderita(suspekprobabelatau konfirm) seperti memasakmenyembelih atau

    membersihkan bulu ).

    *. alam 9 hari terakhir sebelum timbul geala mempunyai ri3ayat kontak erat dengan

     penderita(suspekprobabelatau konfirm) seperti membersihkan kotoran bahan atau

     produk lain.

    0. alam 9 hari terakhir sebelum timbul geala mempunyai ri3ayat kontak erat dengan

     penderita(suspekprobabelatau konfirm) mengkonsumsi produk unggas mentah atau

    yang tidak dimasak dengan sempurna.

    ,. alam 9 hari terakhir sebelum timbul geala mempunyai ri3ayat kontak erat dengan

     penderita(suspekprobabelatau konfirm) memegang atau menangani sampel he3an

    atau manusia yang dicurigai mengandung H,'!.

    /. alam 9 hari terakhir sebelum timbul geala mempunyai ri3ayat kontak erat dengan penderita(suspekprobabelatau konfirm) atau binatang selain unggas yang terinfeksi

    (babi atau kucing.)

    9. itemukan leukopeni.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    4/46

    :. itemukan titer antibodi terhadap H, dengan pemeriksaan ui HI menggunakan

    eritrosit kuda atau ui $I%A untuk influensa A tanpa subtipe.

    ;. &oto a H, (terdeteksi antibodi spesifik H,dalam

    spesimen serum tunggal )menggunakan ui netralisasi(dikirim kelab ruukan

    #asus &lu burung terkonfirmasi.

    engan kriteria 8

    !. Isolasi virus H,'! positif 

    2. Hasil P4< H,'! positif.*. Peningkatan ≥ 0 = lipat titer antibodi netralisasi untuk H,'! dari spesimen.

    0. #onvalesen dibandingkan dengan spesimen akut (diambil ≤ 9 hari setelah a3itan

    geala penyakit) dan titer antibodi metralisasi konvalesen harus pula ≥ !?:+ .

    ,. iter antibodi mikronetralisasi H,'! ≥ !?:+ pada spesimen serum yang diambil

     pada hari ke ≥ stelah a3itan disertai hasil positif ui serologi lainmis titer HI sel

    darah merah kuda ≥ !?!/+ atau 3estern blot spesifik H, positif.

    Pencegahan 8

    !. @enghindari kontak dengan benda terkontaminasiatau burung terinfeksi.

    2. @enghindari peternakan unggas.

    *. Hati hati ketika menangani unggas.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    5/46

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    6/46

    4ara penularan.

    @enular dari orang ke orang melalui droplet atau percikan dahak.

    Ma*a Inkuba*i

    %eak masuknya kuman sampai timbul geala lesi primer atau reaksi tes

    tuberculosis positif memerlukan 3aktu antara 2 "!+ minggu .

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    7/46

    Pen-batan ,

    • Pengobatan spesifik dengan kombinasi obat anti tuberculosis (A) dengan

    metoda % (directly observed treatment shourtcore ) dia3asi poleh

     penga3as minum obat.Dntuk pasien baru 6 6A (1) EH menganurkan pemberian 0 macam

    obat setiap hari selama 2 bulan berturut terdiri rif inhp>adan etambutol

    diikuti inh dan rif * kali seminggu selama 0 bulan.

    Pen/e-a0an.

    • Penemuan dan pengobatan 6

    Imunisasi 64C sedini mungkin terhadap mereka yang belum terinfeksi.• Perbaikan lingkungan dan status gi>i dan kondisi sosial ekonomi.

    4. MRSA (Meth!ln Re""tent St#$%l&!&!!u! Aereu")

    Adalah salah satu tipe bakteri stayloccus yang ditemukan pada kulit dan hidung

    dan kebal terhadap antibiotika.umlah kematian @

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    8/46

    dengan menimbulkan infeksi ditulangsendialiran darahantung dan paru yang

     bias mengancam i3a.

    Penyebaran @

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    9/46

    !. #ebersihan tangansesering mungkin terutama setelah menyentuh hidung anda.

    2. 6ila batuk terapkan etika batuk 

    *. Gika anda mengalami infeksi kulit aga daerah yang terinfeksi dengan ditutup

    kain kasa ganti ferban sesering mungkin terutama ika basah.

    0. 6ersihkan kamar mandi dengan baik karena penularan uda melalui feces dan

    urine

    ,. Isolasikan peralatan mandi dan peralatan makan khusus untuk penderita

    @

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    10/46

    A)a 2 kea)aan yan- bukan )i*ebut in1ek*i ,

    !. #olonisasi 8 yaitu adanya mikroorganisme (pada kulitselaput lenderluka terbuka )yangtidak memberikan geala dan tanda klinis.

    2. Imflamasi yaitu suatu kondisi respon aringan terhadap eas atau rangsangan >at non infeksiseperti >at kimia.

    In1ek*i n*kial u)a0 tera)i karena a)anya bebera+a kn)i*i antara lain,

    !.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    11/46

    (koma tidak sadar tracheostomirefluk gaster).

    2. VAP adalah infeksi saluran napas ba3ah yang mengenai parenkim paru setelah pemakaian

    ventilasi mekanik lebih dari 0: am dan sebelumnnya tidak ditemukan tanda 7 tanda infeksi

    saluran napas.

    #riteri pneumonia 8

    !. 6unyi pernapasan yang menurun ?pekakronchi basah pada daerah paru.

    2. Produksi sputum banyak dan purulen.

    *. Hasil 7 ray adanya densitas paru (infiltrate).

    0. emam J*: ° 4 dan batuk.

    ,. Pemeriksaan cedKan sputum ditemukan peningkatan lekosit (J2,?$P#)

    Pada orang de3asa dan anak J!2 bulan didapatkan 8

    !. 6unyi napas menurun pekakronkhi basah pada daerah paru.

    • %putum purulens baru dan perubahan 3arna sputum.

    • 6iakan kuman dan biakan darah (+)

    • Isolasi kuman patogen atau aspirasi trakea.

      2.Hasil 7

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    12/46

    !. produksi sputum atau sekresi pernapasan meningkat dan purulen.

    2. Isolasi kuman dan biakan kuman (1).

    *. Isolasi kuman aspirasi tracea ?brokus?biopsi (1).

    0. Isolasi?antigen virus (1) dalam sekresi saluran pernapasan.

    ,. iter [email protected] dan IgC spesifik meningkat 0= .

    /. anda pneumonia pada pemeriksaan hispatologi.

    Faktr +enyebab ,

    !. $ingkungan .

    " legionellaklebsiellaP aerogenesaAmuba baumi.

    " @akanan [email protected]

    2. Peralatan .

    " 'C

    "

    " %uktion kateter.

    Peralatan bronchospi

    " Peralatan pernapasan.

    *. @anusia.

    " Haemofilus influen>a.

    " %tapilococus Aereus

    " %tapilococcus pnemonia.

    " @< stains.

    Faktr1aktr re*ik ,

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    13/46

    !. #ondisi pasien sendiri.

    " Dsia J 9+ tahun.

    " Pembedahan (thorakotomiabdomen)

    " penyakit kronis.

    " Penyakit antung kongestif.

    " Penyakit paru obstruksi kronis.

    " Perokok.

    " koma.

    " 4V.

    2. &aktor pengobatan .

    " %edasi.

    "Anestesi umum.

    " intubasi tracea.

    " Pemakaian ventilator mekanik yang lama.

    " Penggunaan antibiotika .

    " penggunaan imunosupresif dan citostatika.

    Prin*i+ )a*ar +en/e-a0an ,

    • 6ila memungkinkan obati penyakit parunya baru melakukan tindakan operasi.

    • inggikan posisi kepala *+°" 0, °.

    • 6ila tidak diperlukan hindari pembersihan alan napas menggunakan suction kateter.

    • $akukan oral higiene menggunakan chlorhe=idine +2 - setiap ganti shif.

    • Aarkan latihan batuk efektif dan napas dalam sebelum dan sesudah operasi.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    14/46

    • $akukan perkusi dan postural drainage untuk merangsang batuk dan mengeluarkan lendir .

    • @obilisasi dini setelah operasi..

    2. Peralatan ventilator.

    • 6ersihkan permukaan alat secara rutine dengan menggunakan detergent netral.

    • Penggunaan close suction diganti setiap 9 hari atau ika kotor.

    • 6reathing sirkuithumidifier dan bakterial filter diganti 9 hari sekali atau ika kotor.

    • ermovent hepafilter diganti setiap hari.

    Populasi beresiko HAP .

    !. %emua pasien tirah baring lama yang dira3at dirumah sakit.

    2. 'umerator adalah umlah kasus HAP perbulan.*. enominator adalah umlah hari ra3at pasien tirah baring perbulan.

    Infeksi rate HAP L

     'umerator = !+++L.....-

    enominator 

    Σ kasus HAP perbulan = !+++L.......-

    Σ Hari ra3at tirah baring perbulan.

    Populasi beresiko VAP 8

    !. erfokus spesifik diruang H4D?I4D.

    2. %emua pasien yang terpasang ventilasi mekanik.

    *. 'umerator adalah umlah kasus yang terpasang ventilasi mekanik perbulan.

    0. enominator adalah umlah hari pemasangan ventilasi mekanik perbulan.

      4linical Pulmonari Infection score ( 4PI%)

    Indikator %core

    ! 2 *

    %ekresi trakea %edikit sedang banyak  

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    15/46

    Infiltrat idak ada ifus erlokalisir  

    %uhu J*/., MN*:.0 J*:., M :.; J*; MN*/

    $ekosit ?mm J0+++ MN!!.+++ N0+++ atau !!.+++ "

    Pa 2 ?&i2 J20+ ?A

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    16/46

    • #ultur semikuantitatif dari uung kanula intravaskulartumbuh J!, koloni mikroba• #ultur tidak dilakukan atau hasil negatif 

    Petunuk pelaporan I$I 8

    • I$I purulen dikonfirmasi dengan hasil positif kultur semikuantitatif dari uung

    katetertetapi bila hasil kultur negatif atau tidak ada kultur darah maka dilaporkan

    sebagai I$I bukan sebagai IAP.• Pelaporan mikroba dari hasil kultur darah sebagai IAP bila tidak ditemukan infeksi

    lain dari bagian tubuh.• Infeksi intravaskular dengan hasil kultur darah positif dilaporkan sebagai IAP• Penggantian IV $I' untuk de3asa dilakukan setiap * (tiga) hari sekali sedangkan

    IV $I' untuk bayi dan anak"anak setiap , (lima) hari sekali.A. %urvey dilakukan *+ - dari populasi setiap ruangan pera3atan.6. Gika pasien terpasang infus dari luar rumah sakit tidak dilakukan survey.4. %urvey dilakukan pada pasien baru sampai beberapa hari hingga umlah responden

    terpenuhi.. Colden standart penegakan kasus infeksi adalah melalui kultur darah setiap * bulan sekali

    dilakukan kultur * responden setiap ruangan.

    %ara en-0itun- ILI

     'umerator = !+++ L ..........-

    enominator 

    Gumlah kasus I$I = !+++ L ........ -

    Gumlah hari pemakaian alat

    Populasi beresiko I$I 8

    !) %emua pasien yang menggunakan iv line dengan kurun 3aktu 2=20 am.2) $ama penggunaan kateter lama hari ra3at pasien dengan immunocompromise

    malnutrisi luka bakar atau luka operasi tertentu.

    Pencegahan I$I 8!) $akukan kebersihan tangan aseptik sebelum melakukan tindakan.

    2) Cunakan teknik aseptik saat melakukan tindakan.

    *) Canti set infus dan dressing setiap * hari sekali atau setiap kali diperlukan (lembab atau

    kotor )

    $epas atau hentikan akses pemasangan kateter vena sentral sesegera mungkin ika tidak 

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    17/46

    diperlukan lagi.

    0. I%# (Infeksi %aluran kemih)

     Pen-ertian

    Infeksi saluran kemih nosokomial ialah infeksi saluran kemih yang pada pasien masuk rumah sakit belum ada atau tidak dalam masa inkubasi dan didapat se3aktu dira3at atau sesudah dira3at.

    Kebiakan

    . %urvey dilakukan *+ - dari populasi setiap ruangan pera3atan.

    . Gika pasien terpasang #ateter urine dari luar rumah sakit tidak dilakukan survey.

    . %urvey dilakukan pada pasien baru sampai beberapa hari hingga umlah responden terpenuhi.

     In'e" "#lur#n eh *#$#t *"eb#b#n 8a. ndogen 8 " perubahan flora normal. b. ksogen 8 " prosedur yang tidak bersih ? steril" tangan yang tidak dicuci sebelum prosedur.2.!. Infeksi %aluran #emih %imtomatik.engan salah satu kriteria diba3ah ini 8Q %alah satu geala ini 8" emam J *:+4" isuria" 'ikuria ( urgency )

    " Polakisuria" 'yeri %uprapubik.an biakan urin J !++.+++ kuman ? ml dengan tidak lebih dari dua enis mikroorganisme 8Q ua dari geala 8" emam *:+4" isuria" 'ikuria" Polakisuria" 'yeri %uprapubik Q dan salah satu tanda 8

    " es carik celup ( dipstick ) positif untuk leukosit esterase dan atau nitrit." Pluria ( !+ lekosit?ml atau J * lekosit ?$P6 pada urine yang tidak disentrifus." @ikroorganisme positif pada pe3arnaan gram pada urine yang tidak disentlifus." 6iakan urine dua kali dengan hasil kuman uropatogen yang sama dengan umlah J !++.+++kuman?ml dari urin yang diambil secara steril." 6iakan urin dengan hasil satu enis kuman uropatogen dengan umlah !++.+++ kuman?ml dan pasien diberi antibiotic yang sesuai.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    18/46

    " iagnosis oleh dokter." okter memberikan terapi antibiotika yang sesuai.2.2. Infeksi saluran kemih asimtomatik engan salah satu criteria diba3ah ini 8Q memakai kateter do3er selama 9 hari sebelum biakan urin dan tak ada geala 8

    " emam *:+4" isuria" 'ikuria" Polakisuria" 'yeri suprapubik 6iakan urin dengan umlah J !++.+++ kuman?ml urin dengan tak lebih dari dua enis kuman.Q tidak memakai kateter do3er selama 9 hari sebelum biakan urin dengan dua kali hasil biakan J!++.+++?ml dengan mikroorganisme yang sama yang tak lebih dari dua enis dan tak ada geala 8" emam *:+4

    " isuria" 'ikuria" Polakisuria" 'yeri %uprapubik 2.*. Infeksi %aluran #emih lain.( dari ginal ureter kandung kemih uretra atau aringan retroperito neal atau rongga perinefrik )dengan salah satu criteria diba3ah ini 8R 6iakan positif dari cairan atau aringan yang diambil dari lokasi yang dicurigai.R itemukan abses atau tanda infeksi pada pemeriksaan atau operasi atau secara hispatologis.R ua dari geala 8

    " emam *:+4" 'yeri local pada daerah yang dicurigai." 'yeri tekan pada daerah yang bersangkutan.R an salah satu dari tanda 8" renase purulen dari daerah yang dicurigai." 6iakan darah positif "

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    19/46

    R an salah satu dari tanda 8" renase purulen dari daerah yang dicurigai." 6iakan darah positif "

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    20/46

    4AAA' 8" %uhu badan diukur secara aksiler selama , menit dan diulang setiap * am" Apabila pasien menunukkan geala suhu tubuh diukur secara oral atau rectal.

    2). Dntuk bayi umur !2 bulan. itemukan salah satu geala ? tanda berikut tanpa penyebab lain 8" emam J *:+4" Hipotermi N *9+4" Apnea" 6radikardi N !++=?mntan%emua geala ? tanda di ba3ah ini 8" idak terdapat tanda 7 tanda infeksi ditempat lain." iberikan terapi antimikroba sesuai dengan sepsis.

    *) Dntuk 'eonatusinyatakan menderita infeksi aliran darah primer apabila terdapat * atau lebih diantara enam geala berikut 8" #eadaan umum menurun antara lain 8 malas minum hipotermi (N *9+4) hipertermi ( *:+4 ) dansklerema." %istem kardiovaskuler antara lain 8tanda renatan yaitu takikardi !/+?mnt atau bradikardi !++?mnt dan sirkulasi perifer buruk." %istem pencernaan antara lain 8 distensi lambung mencret muntah dan hepatomegali." %istem pernafasan antara lain 8 nafas tak teratur sesak apnea dan takipnea." %istem saraf dan pusat antara lain 8 hipertermi otot iritabel keang dan letargi.

    " @anifestasi hematology antara lain 8 pucat kuning splenomegali dan perdarahan.an%emua geala ? tanda di ba3ah ini 8" 6iakan darah tidak dikerakan atau dikerakan tetapi tidak ada pertumbuhan kuman." idak terdapat tanda 7 tanda infeksi ditempat lain." iberikan terapi antimikroba sesuai dengan sepsis.*.!.2. $aboratorik Dntuk orang de3asa dan anak umur J !2 bulan.itemukan satu diantara 2 kriteria berikut 8!). #uman pathogen dari biakan darah dan kuman tersebut tidak ada hubungannya dengan infeksiditempat lain.2). itemukan satu diantara geala klinis berikut 8" emam J *:+4." @enggigil" Hipotensi" liguri%atu diantara tanda berikut 8

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    21/46

    " erdapat kontaminan kulit dari 2 biakan berturut 7 turut dan kuman tersebut tidak adahubungannya dengan infeksi ditempat ( organ ? aringan ) lain." erdapat kontaminan kulit dari biakan darah pasien yang menggunakan alat intravascular ( kateterintravena ) dan dokter telah memberikan antimikroba yang sesuai dengan sepsis.Dntuk bayi N !2 bulan ditemukan satu diantara gealaberikut 8

    " emam J *:+4" Hipotermi N *9+4" Apnea" 6radikardi N !++?mnt%atu diantara tanda berikut 8" erdapat kontaminan kulit dari 2 biakan berturut 7 turut dan kuman tersebut tidak adahubungannya dengan infeksi ditempat ( organ ? aringan lain )" erdapat kontaminan kulit dari biakan darah pasien yang menggunakan alat intravaskuler ( kateterintravena ) dan dokter telah memberikan antimikroba yang sesuai dengan infeksi

    4AAA' 8Dntuk neonatus digolongkan infeksi nosokomial apabila 8!. Pada partus normal di rumah sakit infeksi teradi setelah lebih dari * hari.2. eradi * hari setelah partus patologik tanpa didapatkan pintu masuk kuman.*. Pintu masuk kuman elas misalnya luka infuse.

    4ara penghitungan 8

     'umerator = !+++ L ..........-

    enominator 

    Gumlah kasus I%# = !+++ L ........ -

    Gumlah hari pemakaian alat kateter urine

    ,. I$ (Infeksi $uka perasi)

    Pen-ertian SSI

    a. I$ superfisial teradi bila insisi hanya pada kulit dan aringan ba3ah kulit (subkutan )

     b. I$ profunda bila insisi teradi mengenai aringan lunak yang lebih dalam (fasia dan

    lapisan otot)

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    22/46

    c. I$ organ bila insisi dilakukan pada organ atau mencapai rongga dalam tubuh.

      #ategori operasi 8

    !) perasi bersihadalah operasi dilakukan pada daerah ?kulit yang pada kondisi pra

     bedah tidak terdapat peradangan dan tidak membuka traktus

    respiratoriusgastroinestinalorofaringurinariusatau traktus biliaris atau operasi

    terencana dengan penutupan kulit primer atau tanpa pemakaian drain tertutup.

    Kebiakan

    a. #riteria I$ superfisial 8

    " Infeksi yang teradi dalam kurun 3aktu *+ hari setelah tindakan operasi.

    " mengenai hanya pada kulit dan aringan ba3ah kulit (subkutan)"

    " eradi hal 2 sbb8

    • rainase bahan purulen dari insisi superficial

    • apat diisolasi kuman penyebab dari biakan cairan atau aringan yang diambil secara aseptic

    dari tempat insisi superficial.

    • %ekurang kurangnya terdapat 8

    " satu tanda atau geala infeksi sbb8 rasa nyeri pembengkakan yang terlokalisir kemerahan

    atau hangat pada perabaan.

    " insisi superficial terpaksa harus dibuka oleh dr bedah dan hasil biakan positif atau tidak 

    dilakukan biakan. Hasil biakan yang negatif tidak memenuhi kriteria ini.• iagnosi I$ superficial oleh dokter bedah atau dokter yang menanggani pasien tersebut.

     b. &aktor

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    23/46

    • $uka bersih dan bersih kontaminasi skor 8 +

    • $uka bersih kontaminasi dan kotor skor 8 !

    #eterangan 8

    " luka bersih 8 nontrauma operasi luka tidak infeksitidak membuka saluran pernapasan dan genitourinari.

    " 6ersih kontaminasi 8 operasi yang membuka saluran pernapasan dan

    genitourinari .

    " #ontaminasi luka terbuka 8 trauma terbuka .

    " kotor dan infeksi 8 trauma terbukakontaminasi fecal.

    2. $ama operasi 8 3aktu mulai dibuka insisi sampai penutupan kulit.

    %etiap enis operasi berbeda lama opearasinya

    • $ama operasi sesuai atau kurang dengan 3aktu yang ditentukan. %kor +

    • 6ila lebih dari 3aktu yang ditentukan skor 8 !.

    *. A%A score .

    • A%A !"2skor 8+

    • A%A *", skor 8!

    L ?F = !++-

    8 umlah kasus infeksi yang teradi dalam 3aktu tertentu.

    F 8 umlah pasien operasi pada 3aktu tertentu.

    Pencegahan I$ 8

    !. Pra bedah..

    a. Persiapan pasien sebelum operasi.

    • Gika ditemukan tanda "tanda sembuhkan dulu infeksinya sebelum hari operasielektif dan

     ika perlu ditunda sampai tidak ada infeksi.

    • Gangan mencukur rambut pencukuran hanya dilakukan bila daerah sekitar operasi terdapat

    rambut yang dapat mengganggu alannya operasi (pencukuran dilakukan ! am sebelum

    operasi dengan menggunakan alat cukur elektric.

    • #endalikan kadar gula darah pada pasn diabetes dan hindari kadar gula darah yang terlalu

    rendah sebelum operasi.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    24/46

    • %arankan pasien untuk berhenti merokok min *+ hari sebelum hari elektif operasi.

    • @andikan pasien dengan cairan sabun yang mengandung chlorhe=idine 2 - min ! am

    sebelum operasi.

     b. Antiseptik tangan dan lengan untuk tim bedah 8

    • #uku harus pendek dan angan menggunakan kuku palsu.

    • $akukan kebersihan tangan bedah dengan chlorhe=idine 0 - setelah kebersihan tangan

    tangan harus tetap mengarah ke atas dan diauhkan dari tubuh agar air mengalir dari uung

     ari menuu sikukeringkan tangan dengan handuk steril pakai saung tangan dan gaun steril.

    c. im bedah yang terinfeksi atau terkolonisasi.

    • Anurkan agar melapor ika terdapat tanda infeksi agar mendapatkan pengobatan.

    d. Profilaksis anti mikroba .

    • Pemberian anti mikroba hanya bila diindikasikan dan pilihlah yang paling efektif terhadap

     patogen yang umum yang menyebabkan I$ pada operasi enis tersebut yang

    direkomendasikan.

    • 6erikan dosis profilaksi a3al melalui intravena ! am sebelum operasi sehingga sat

    dioperasi konsentrasi bakterisida pada serum dan aringan ma=imal.

    2. Intra 6edah.

    a. Ventilasi .

    • Pertahankan tekanan (1) ruangan kamar bedah .

    • Gangan menggunakan fogging dan sinar DV dikamar operasiuntuk mencegah I$.

    • Pintu kamar bedah harus selalu tertutup kecuali diperlukan untuk le3atnya peralatan bedah.

    • 6atasi umlah orang yang masuk kamar bedah.

     b. @embersihkan dan desinfeksi permukaan lingkungan.

    • 6ila tampak darah atau cairan tubuh lain gunakan chlorine +, - dan biarkan !+ menit

    kemudian bersihkan cairan tadi .

    • idak perlu pembersihan khusus ?penutupan kamar bedah setelah selesai operasi kotor.

    • Pel dan keringkan lantai kamar bedah dengan menggunakan detergennt normal.

    c. %terilisasi instrumen bedah.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    25/46

    • %terilisasikan instrumen bedah sesuai petunuk.

    • $aksanakan sterilisasi kilat hanya untuk instrumen yang harus digunakan segera seperti

    instrumen atuh saat operasi.

    d. Pakaian bedah ?drapes .

    • Pakai masker bedah dan tutupi mulut dan hidung bila memasuki kamar bedah saat operasi

     beralan .

    • Pakai tutup kepala untuk menutupi rambut dikepala.

    • Gangan menggunakan caver shoes untuk mencegah I$ Canti gaun bila tampak kotor dan

    terkontaminasi percikan cairan tubuh pasien.

    • Cunakan gaun dan drape yang kedap air.

    e. eknik aseptik dan bedah.• $akukan teknik aseptik saat melakukan pemasangan 4VPkateter anestesi spinal ? epidural?

    dan bila menyiapkan obat" obatan steril.

    • %iapkan peralatan dan larutan steril sasaat sebelum digunakan.

    • Perlakukan aringan dengan lembut dan lakukan homeostasis yang efektifminimalkan

     aringanyang mati atau ruang kosong (dead space) pada lokasi operasi.

    • 6ila diperlukan drainage gunakan drain penghisap tertutupletakan drain pd lokasi tubuh

    yang terpisahdari insisi tubuhlepas drain sesegera mingkin bila sudah tidahk dibutuhkan.*. Paska 6edah5

    • Gika teradi rembesan darah atau cairan pada daerah operasi segera laukakan penggantian

    verban.

    • $akukan mobilisasi sedini mungkin.

    • Pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga untuk mengkonsumsi makanan bergi>i

     II. Keber"h#n t#ng#n.

    Pedoman menkebersihan tangan telah memberikan anuran tentang kapan dan bagaimana melakukan kebersihan tangan atau menggosok tangan untuk pembedahantelah mengalami perubahan secara cepat pada masa !, tahun terakhir dengan munculnyaAI% pada tahun !;:+ an.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    26/46

    #ebersihan tangan dengan sabun biasa dan air sama efektifnya dengan kebersihantangan memakai sabun antimicrobial (Pereira $ee dan Eade !;;+).

    Pittet dan ka3an"ka3an pada tahun 2+++ melaporkan hasil penelitian tentangkepatuhan tenaga kesehatan dalam menkebersihan tangan bah3a ada 0 alasan mengapa

    kepatuhan menkebersihan tangan masih kurang yaitu8

    %kin irritation Inaccessible hand3ashing supplies 6eing too bussy  'o thinking abut it

    #epatuhan menkebersihan tangan di I4D (%praot IG !;;0) kurang dari ,+- sedangkanCalleger !;;; melaporkan bah3a kepatuhan menkebersihan tangan tersebut 8

    Individu Patuh - idak Patuh -

    okter ** /9Pera3at */ /0enaga kesehatan lainya 0* ,[email protected] pera3at + !++

    #egagalan untuk melakukan kebersihan dan kesehatan tangan yang tepatdianggap sebagai sebab utama infeksi nosokomial yang menular dan penyebaran

    mikroorganisme multiresisten serta diakui sebagai kontributor yang penting terhadaptimbulnya 3abah (6oyce dan Pittet 2++2) hal ini disebabkan karena pada lapisan kulitterdapat flora tetap dan sementara yang umlahnya sangat banyak.

    &lora tetap hidup pada lapisan kulit yang lebih dalam dan uga akar rambut tidak dapat dihilangkan sepenuhnya 3alaupun dengan dicuci dan digosok keras. &lora tetap berkemungkinan kecil menyebabkan infeksi nosokomial namun lapisan dalam tangandan kuku ari tangan sebagian besar petugas dapat berkolonisasi dengan organisme yangdapat menyebabkan infeksi seperti 8  s.Auresus, Basili Gram Negative, dan ragi.%edangkan flora sementara ditularkan melalui kontak dengan pasien petugas kesehatan

    lainya atau permukaan yang terkontaminasi. rganisme ini hidup pula pada permukaanatas kulit dan sebagian besar dapat dihilangkan dengan mencucinta memakai sabun biasadan air. rganisme inilah yang sering menyebabkan infeksi nosokomial (GHPIC2++0).

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    27/46

    • Keber*i0an tan-an  adalah Proses membuang kotoran dan debris secara

    mekanis dari kulit kedua belah tangan dan mereduksi umlah mikroorganisme

    transient dengan menggunakan bahan tertentu.

    • &lora transien dan flora residen pada kulit .

    &lora transien pada tangan diperoleh melalui kontak dengan pasien petugas

    lainatau permukaan lingkungan (meatensistetoskop atau toilet)organisme ini

    tinggal dilapisan luar kulit dan terangkat saat kebersihan tangan.&lora residen

    tinggal dilapisan kulit yang lebih dalam serta didalam folikel rambut dan tidak 

    hilang seluruhnya saat dilakukan pencucian dan pembilasan keras dengan

    sabun dan air mengalirDntungnya pada sebagian kasus flora residen

    kemungkinan kecil terkait dengan penyakit infeksi menular melalui udara

    seperti flu burung .angan atau kuku petugas kesehatan dapat terkolonisasi pada lapisan dalam oleh organisme yang menyebabkan infeksi seperti %

    .Aureusbatang gram negatif.

    • %abun

    Produk pembersih yang bergua untuk menurunkan tegangan permukaan

    sehingga membantu melepaskan kotorandebris dan mikroorganisme yang

    meempel sementara di tangan.sabun biasa memerlukan gosokan untuk 

    melepaskan mikroorganisme secara mekaniksementara sabun anti septik disamping membersihkan uga dapat membunuh kuman

    • Agen antiseptik 

    6ahan kimia yang digunakan untuk menghambat atau membunuh

    mikroorganisme baik yang transien atau residen.

    • molient

    4airan organik seperti gliserolpropilen glikol atau sorbitol yang ditambahkan

     pada handrub berguna sebagai melunakkan kulit dan membantu mencegahkerusakan kulit.

    • Air mengalirAir yang secara alami atau kimia yang digunakan untuk kebersihan tangan

    merupakan air bersih bebas mikroorganisme memiliki turbiditas rendah

    (ernih tidak berbau )

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    28/46

    uuan.

    !. @embersihkan kedua tangan dari kotoran

    2. @ereduksi umlah microorganisme transient

    • Genis kebersihan tangan ada 0 macam5!. #ebersihan tangan surgical.2. #ebersihan tangan Aseptik *. #ebersihan tangan sosial0. #ebersihan tangan handrub

    • , moment kebersihan tangan 8!. %ebelum menyentuh pasien.2. %ebelum melakukan tindakan aseptik.*. %etelah tersentuh cairan tubuh pasien.0. %etelah menyentuh pasien.,. %etelah menyentuh lingkungan disekitar pasien

    • @enggunakan / langkah kebersihan tangan!. Petugas menggosok punggungdan sela"sela ari tangan kiri dengan tangan

    kanan dan sebaliknya.sebanyak 0=2. Petugas menggosok keduatelapak tangan dan sela"sela ari sebanyak 0=.*. Gari 7ari sisi dalam dari keduatangan petugas salingmengunci sebanyak 0=0. Petugas menggosok ibuari berputardalam genggaman tangankanan dan

    lakukan sebaliknya sebanyak 0=,. Petugas menggosok dengan memutaruungari7 ari di telapak tangan kiri

    dansebaliknya sebanyak 0=/. Petugas menggosok dengan memutaruungari7 ari di telapak tangan kiridansebaliknya sebanyak 

    Hal yang perlu diperhatikan dalam kebersihan tangan8

    !. #uku harus seuung ari tangan.2. 4at kuku tidak diperkenankan*. 6ila tangan luka atau tidak intak harus diobati dan dibalut

    dengan balutan yang kedap air.0. Gam tangan dan cicncin tidak diperkenankan dipakai

     III. ALAT +ELI,DU,- DIRI 

     Protective barrier   umumnya diacu sebagai Alat Pelindung iri (AP) telah digunak bertahun"tahun lamanya untuk melindungi pasien dari mikroorganisme yang terdapat p

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    29/46

    staf yang bekera pada suatu unit  pera3atan kesehatan. Akhir"akhir ini adanya AI% H4V dan resurgence  tuberkulosis di banyak negara memicu penggunaan AP mensangat penting untuk melindungi staf .

    ermasuk Alat pelindung iri a.l8 sarung tangan masker?respirator pelindung mata (per

    muka kacamata) kap gaun apron dan barang lainnya. i banyak negara kap masker gadan tirai terbuat dari kain atau kertas. Penahan yang sangat efektif bagaimanapun terbdari kain yang diolah atau bahan sintetik yang menahan air atau cairan lain (darah acairan tubuh) menembusnya. 6ahan"bahan tahan cairan ini bagaimanapun tidak tersesecara luas karena mahal. i banyak negara kain katun yang enteng (dengan hitung benang !0+?inS) adalah bahan yang sering dipakai untuk pakaian bedah (masker kap gaun) dan tirai. %ayangnya katun enteng itu tidak memberikan tahanan efektif karcairan dapat menembusnya dengan mudah yang membuat kontaminasi. #ain dril kandan kain dril yang berat sebaliknya terlalu rapat untuk ditembus uap (yaitu sdisterilkan) sangat sukar dicuci dan makan 3aktu untuk dikeringkan. 6ila bahan ka

    3arnanya harus putih atau terang agar kotoran dan kontaminasi dapat terlihat.

    @acam AP 8

    !. @asker  

    2. %arung tangan

    *. #aca mata

    0. opi

    ,. Apron?celemek 

    /. Pelindung kaki

    9. Caun pelindung:. Helm

    !. %arung tangan.

    uuan memakai sarung tangan 8

    • @elindungi tangan dari kontak dengan darahcairantubuhsecreteksekretamukosakulit yang utuh dan benda"benda yang terkontaminasi.

    Genis sarung tangan 8

      a) %arung tangan steril8

    • igunakan di I# poli gigi atau poli bedah

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    30/46

    • igunakan saat pembedahan atau prosedur invasif 

    • Penggunaanya sekali pakai.

     b) %arung tangan tidak steril

    • igunakan di ra3at inap IP%i IPA$

    • igunakan untuk menyentuh bahan bahan yang memerlukan perlakuan khusus

    (piring yg licin mencuci linen yang tebal dll)

      * saat petugas menggunakan sarung tangan 8

    !) %ebagai barieer protekif dan mencegah kontaminasi yang berat (*aat akan menyentuhcairan tubuhsekresiekskresimukosa membran dan kulit yang tidak utuh.

    2) Dntuk menghindari transmisi mikroba ditangan petugas ke pada pasien (*aat akanmelakukan tindakan aseptik atau menangani benda 7 benda yang terkontaminasi .

    *) Dntuk mencegah tangan petugas terkontaminasi mikroba dari pasien lain(*aat 

     penggunaan sarung tangan yang benarkrn sarung tangan belum tentu tidak berlubang3alaupun kecil)

    Hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan sarung tangan5

    " #ebersihan tangan sebelum dan sesudah melepas sarung tangan.

    " Cunakan sarung tangan berbeda untuk setiap pasien .

    " Hindari amahan pada benda"benda lain.

    " eknik menggunakan dan melepas sarung tangan harus dipahami.

    2. Pelindung 3aah.

    " uuan 8 melindungi selaput lendir hidungmulutdan mata .

    Genis alat 8

    " @asker.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    31/46

    " #aca mata.

    " &ace sheild.

    *. @asker 

    Genis masker8

    a. @asker bedah

    • @asker yang digunakan saat pembedahan di kamar operasi poli gigi poli bedahV# 

    • i ganti bila basah atau selesai pembedahan

    • @asker harus bisa menutupi hidung muka bagian ba3ah rahang dan semuarambut muka

    • igunakan untuk menahan tetesan keringat yang keluar se3aktu bekera bicara batuk atau bersin dan uga untuk mencegah cipratan darah atau cairan tubuh yangterkontaminasi masuk ke dalam hidung atau mulut.

     b. @asker khusus

    • igunakan pada saat penanganan pasien air bone disease pasien yang mendapatkanimunosupresan atau petugas atau pasien yang sakit batuk.

    igunakan untuk pencegahan penyakit H,'!64 di ruang isolasi.• #arena saat ini rumah sakit belum memiliki masker ';, maka untuk penggunakan

    diruang isolasi 64 menggunakan masker bedah rangkap 2.

    c. @asker biasa.

    • igunakan dalam keiatan sehari" hari kegiatan yang menimbulkan bau (saat pengelolaansampahkamar mandiipal dll)

    • igunakan saat menderita batuk pilek..

    • igunakan saat tindakan pera3atan yang menimbulkan bau

    (personal higiene @embantu 6ab 6ak pera3atan luka)

    0. Cogless (kacamata)

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    32/46

    • igunakan untuk melindungi dari cipratan darah atau cairan tubuh lainnya yangterkontaminasi. Pelindung mata termasuk pelindung plastik yang ernih kacamata pengaman pelindung muka dan visor.

    •  Digunakan untuk prosedur bedah dan kemoterapi,mengosongkan drinage.

    ,. Apron (4lemek)

    • Apron steril digunakan untuk prosedur pembedahan atau yang beresiko teradi cipratanatau kontak dengan cairan tubuh pasien.

    • igunakan untuk melindungi dari cairan atau bahan kimia di ruang linen dapur IPA$$aboratorium V#.

    • %aat menangani pencucian peralatan bekas digunakan pasien (instrumen urinal pispot bengkok dll)

    /. Caun.

    uuan 8

    " @elindungi petugas dari kemungkinan genangan atau percikan darah atau cairan tubuhlainnya yang dapat mencemari bau.

    Genis Caun 8

    " Caun pelindung tidak kedap air.

    " Caun pelindung kedap air.

    " Caun steril.

    " Caun non steril.

    Indikasi penggunaan gaun 8

    " indakan atau penanganan alat yang memungkinkan pencemaran ?kontaminasi pada pakaian petugas seperti 5

    • %eperti membersihkan luka bakar.

    • indakan drainage.

    • @enuangkan cairan terkontaminasi ke dalam lubang pembuangan E4 atau oilet.

    • @enangani pasien perdarahan masif.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    33/46

    • indakan bedah.

    • Pera3atan gigi.

    " gaun segera diganti ika terkontaminasi cairan tubuh pasien.

    /. Pelindung kaki

    uuan 8

    " @elindungi kaki petugas dari tumpahan ?percikan darah atau cairan tubuh lainnya danmencegah dari kemungkinan tusukan benda taam atau keatuhannalkes.

    " igunakan dalam operasi dan menolong persalinanJ

    • erbuat dari plastik yang menutupi seluruh uung dan telapak kaki digunakanuntuk melindungi kaki dari8

    a. 4airan atau bahan kimia yang berbahaya

      b. 6ahan atau peralatan yang taam

    9. opi (penutup kepala)

    • igunakan untuk melindungi rambut dan kepala dari cairan tubuh atau bahan berbahaya.

    • @encegah atuhnya mikroorganisme yang ada di rambut dan kulit kepala petugasterhadap alat"alat di daerah steril dan uga sebaliknya melindingi kepala petugas dari

     bahan 7 bahan berbahaya dari pasien.

    • igunakan saat melakukan tindakan yang memerlukan area steril yang luas(operasipemasangan kateter vena sentral.)

    :. Helm

    • erbuat dari plastik 

    • igunakan untuk melindungi kepala dan digunakan pekeraan yang berhubungan dengan bangunan.

    ;. #egiatan lainya tentang kapan kebersihan tangan dan penggunaan alat pelindungdilakukan

     'o. #egiatan 4ucitangan

    %arungtangan

    Gubah?4elemek 

    @asker?Coogle

    %teril biasa

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    34/46

    Pera3atan umum

    !. anpa luka @emandikan ?

     beddingT T

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    35/46

    20. Punksi arteri T $ebih baik 

    T #?P #?P

    2,. Penyuntikan [email protected] ? IV ? %4 T T2/. Penggantian botol infuse T29. Pelesapan dan penggantian

    selang infuse

    T T

    2:. Percikan darah ? cairan tubuh T T T2;. @embuang sampah medis T T T*+. Penanganan alat tenun. T T T #?P

     I. Sterl"#"

    Adalah membunuh semua mikroorganisme termasuk endospora bakterial

    AdalaPenguapan bertekanan tinggi yang menggunakan suatu otoklaf atau dry heat 

    dengan menggunakan oven adalah metode yang paling tersedia saat ini yang digunakan

    untuk proses sterilisasi.

    Sterili*a*i ua+ tekanan tin--i adalah metode sterilisasi yang paling murah dan efektif

    tetapi uga paling sulit untuk dilakukan secara benar (Cruen demann dan @angum 2++!).

    Pada umumnya sterilisasi ini adalah metode pilihan untuk mensterilisasi instrumen dan

    alat"alat lain yang digunakan pada berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. 6ila aliran

    listrik bermasalah instrumen"instrumen dapat disterilisasi dengan sebuah sterilisator uap

    nonelektrik dengan menggunakan minyak tanah atau bahan bakar lainnya sebagai sumber  panas.

     Kn)i*i Stan)ar Sterili*a*i Pana*

    Sterili*a*i ua+ (Cravitas)8 %uhu harus berada pada !2!U45 tekanan harus berada pada !+/kPa5 2+ menit untuk alat tidak terbungkus *+ menit untuk alat terbungkus. Atau padasuhu yang lebih tinggi pada !*2U4 tekanan harus berada pada *+ lbs?inS5 !, menit untuk alat terbungkus.

    %atatan, %etting tekanan (#pa atau lbs?inS) dapat agak berbeda bergantung padasterilisator yang digunakan. 6ila mungkin ikuti anuran pabrik.

    Pana* kerin-,

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    36/46

    !9+U4 selama ! am (total  cycletime"meletakkan instrumen"instrumen dioven pemanasan hingga !9+U4 selama ! am dan kemudian proses pendinginan 2"2, am) atau

    !/+U4 selama 2 am (total cycle time dari *"*., am).

    In-at,

    Eaktu paparan mulai hanya setelah sterilisator telah mencapai target

    Gangan memuat sterilisator untuk alat tidak terbungkus dengan metode inilebih pendek hanya butuh 3aktu 0 menit. @etode kilat ini biasanya digunakan untuk alat"alat individual.

    #egiatan di unit 4% 8

    !. Dnit 4%% berada diinstalasi kamar operasi2. Gam penerimaan bahan yang akan disteril lagi dari ruangan• Pagi pukul !+.++"!!.++ EI6• %etiap hari setelah tindakan operasi.*.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    37/46

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    38/46

    4. Are# +en%$#n#n Sterl #t#u DTT

    %impanlah pak"pak yang sudah disterilisasi dan 3adah tertutup yang steril atau DTT  di area

    ini pisahkan dari daerah suplai steril pusat .

    • 6atasi akses ke area penyimpanan ini dan?atau simpanlah peralatan di kabinet atau rak"

    rak yang tertutup. (

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    39/46

    • @enyegel pak"pak steril di kantong"kantong plastik dapat mencegah kerusakan dan

    kontaminasi.• %ebagian besar peristi3a yang berkontaminasi terkait dengan penanganan pak secara

     berlebihan atau kurang tepat. Idealnya sebuah peralatan harus ditangani tiga kali8 (!)

    ketika mengeluarkan dari sterili"er cart  dan menempatkan di rak penyimpanan (2) ketika

    mengangkutnya ke tempat peralatan itu akan digunakan dan (*) ketika memilihnya

    dibuka untuk digunakan.

    Lia 1aktr yan- keun-kinan be*ar en-0an/urkan *terilita* atau eba0ayakan

    e1i*ien*i barier bakterial ata* ateri yan- *e)an- )i+ak a)ala0,

    • 6akteri di udara• ebu• #elembaban• 6erlubang pecah atau terkoyak segelnya• erbukanya pak tersebut.• %ebelum menggunakan peralatan yang telah disimpan periksalah pak tersebut untuk 

    memastikannya tidak terkontaminasi.

    Penan-anan )an Pen-an-kutan In*truen )an Peralatan Lainnya

    • Pisahkan instrumen dan peralatan lain yang bersih steril dan dari peralatan kotor 

    dan peralatan yang harus dibuang. Gangan memindahkan atau menyimpan peralatan ini

     bersama"sama.• @emindahkan instrumen dan peralatan lain yang steril dan ke prosedur atau ruang

    operasi dengan kereta tertutup atau 3adah dengan +enutu+  untuk mencegah

    kontaminasi.• Pindahkan suplai dari seluruh karton dan kotak pengiriman sebelum memba3a suplai ini

    ke dalam ruang prosedur ruang operasi atau area kera 4% yang bersih. (!hipping 

    bo#es  mengeluarkan debu dan menadi tempat bersarang serangga yang dapat

    mengontaminasi area ini.)• @engangkut suplai dan instrumen kotor ke area penerimaan?pembersihan di 4% dengan

    tong sampah tertutup dan antibocor.• @engangkut sampah yang terkontaminasi ke tempat pembuangan dengan tong sampah

    tertutup dan antibocor.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    40/46

    • (Dntuk informasi tambahan berkenaan dengan penanganan dan pengelolaan peralatan

    yang akan dibuang

    Pemeriksaan indikator mutu sterilisasi 8

    !. Indikator mekanik 

    2. Indikator #imia

    *. Indikator biologi

    0. Indikator mikrobiologi

    !umber 8 Perkins !;:*

    '. !ekntaina*i

    merupakan langkah pertama dalam menangani alat bedah dan sarung tangan yang telah tercemar.

    Hal penting sebelum membersihkan adalah mendekontaminasi alat dan benda lain yang mungkin

    terkena darah atau duh tubuh. %egera setelah digunakan alat harus direndam di larutan klorin

    +,- selama !+ menit. $angkah ini dapat menginaktivasi H6V H4V dan HIV serta dapat

    mengamankan petugas yang membersihkan alat tersebut (A

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    41/46

    #ritis Alat ygmasukpenetrasidalam aringansterilronggaalirandarah

    %terilisasisteamsteradatau

    %terilisasi harusdiaga 8"bungkusan alatharus kering."kemasan tidak

    robek "6ungkusanharus dibuatdenganmenghambat bioefektifselama penyimpanan..simpan alatsteril pada areasteril guna

    melindungi darikontaminasilingkungan."Alat steril yangtidak dibungkusharus segeradipakai

    "Alat yangdigunakanuntuktindakaninvasif.

    %emikritis

    Alat yang kontakdengan selaputlendir

    %terilsasisteam?termaldan dengan

    cairandesinfektantingkat tinggi

    %impan padadaerah bersihdan kering guna

    melindungi darikontaminasilingkungan

    Alat yang berhubungandengan

    respiratori 8"[email protected]"Vaginalspeculum."endotrakealnon kinkin."probeinvasifultrasonic(trans vaginal probe)."&leksibleQcolonoscope" 6reast pump

     'onkritis

    Alat yang kontakdengan kulit

    6ersihkanalat dengan

    %impan dalamkeadaan bersih

    "alatnoninvasif

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    42/46

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    43/46

    " Praktek untuk lumbal punksi.

    #@P'' [email protected] A' P'CCD'AA''FA

    #omponen utama Pencegahan 6aku dan penggunaannya terdapat dalam Tabel 27.

    Penggunaan pelindung (barier) fisik mekanik atau kimia3i di antara mikroorganisme

    dan individu misalnya ketika pemeriksaan kehamilan pasien ra3at inap atau petugas

    layanan kesehatan merupakan alat yang sangat efektif untuk mencegah penularan infeksi

    (barier membantu memutuskan rantai penyebaran penyakit). 4ontohnya tindakan

     berikut memberikan perlindungan bagi pencegahan infeksi pada klien pasien dan petugas

    layanan kesehatan serta menyediakan sarana bagi pelaksanaan Pencegahan 6aku yang

     baru8

    • Setia+ ran- (pasien atau petugas layanan kesehatan) sangat berpotensi

    menularkan infeksi.• Keber*i0an tan-an8  prosedur yang paling penting dalam pencegahan

    kontaminasi silang (orang ke orang atau benda terkontaminasi ke orang).• Pakai Sarun- Tan-an (kedua tangan) sebelum menyentuh kulit yang terluka

    selaput lendir (mukosa) darah atau duh tubuh lainnya atau instrumen yang

    kotor dan sampah yang terkontaminasi atau sebelum melakukan prosedur 

    invasif.I. M#n#geent Re"& ++I  

    Pengelolaan rumah sakit yang begitu komplek permasalahan memerlukan

     perhatian dan tindakan yang baik .erutama pencegahan dan pegendalian infeksi yang

    merupakan acuan mutu rumah sakitsehingga memerlukan tindakan yang baik.

    leh sebab itu kita harus tahu dulu 8

    !.

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    44/46

    • 6udaya proses dan struktur yang diarahkan untuk me3uudkan peluang 7peluang sambil

    mengelola efek yang tidak diharapkan. (A%?'B% 0*/+82++0)

    • #egiatan terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan

    dengan resiko (I% *!++82++;)

    II. Identifikasi

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    45/46

  • 8/19/2019 Penyakit Menular HIV AIDS

    46/46