Strategi Dots Tb

download Strategi Dots Tb

of 68

  • date post

    10-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    49
  • download

    18

Embed Size (px)

description

strategi tb dots

Transcript of Strategi Dots Tb

  • Berbentuk batang,panjang 1-10 mikron, lebar 0,2-0,6 mikronBersifat tahan asam dengan pewarnaan Ziehl Neelon.Tahan terhadap Suhu rendah 4 derajat sampai -70 derajat celciusSensitif terhadap Sinar matahari dan sinar UltravioletKuman dapat bersifat dormant

    *

  • Inhalasi Mycobacterium tuberculosisKuman matiFagositosis oleh makrofag alveolus paruKuman hidupberkembang biakPembentukan fokus primerPenyebaran limfogenPenyebaran hematogenKompleks primerTerbentuk imunitas seluler spesifikUji tuberkulin (+)Masa inkubasi(2-12 minggu)Sakit TBInfeksi TBKomplikasi kompleks primerKomplikasi penyebaran hematogenKomplikasi penyebaran limfogenImunitas optimalMeninggal Imunitas turunReaktivasi / reinfeksiSembuh Sakit TB

    Gambar . patogenesis tuberkulodid (dibuat berdasarkan beberapa sumber)Primary tuberculosisIn a non immunized individual children* adult*Lesion in subpleural zone of lung Other sites*

    Post Primary in immunized individuals. Cavitary Granulomatous response.Reactivation or Reinfection 10-15% patientsApical lobes or upper part of lower lobes O2Pulmonary or extra-pulmonary Local or systemic Miliary spread ; Vein via left ventricle to whole body, Artery miliary spread within the lungSlowly Progressive (several months)

    *

  • *Kompleks PrimerSebagian besar sembuh sendiri(3-24 bulan)Pleural effusion(3-6 bulanErosi Bronkus(3-9 bulan)MeningitisTB Milier(dalam 12 bulan)TB Tulang(dalam 3 tahun)TB Ginjal (setelah 5 tahun)INFEKSIHIPERSENSIVITASKEKEBALAN2-12 minggu(6-8 minggu)Risiko tertinggi untuk1 tahunKomplikasi Lokal dan DiseminasiRisiko menurun

  • Infeksi TB organisme ada, tetapi bersifat dormant (tidur), tidak dapat menginfeksi orang lainPenyakit TB orang tsb sakit dan dapat menularkan penyakitnya ke orang lain10% orang dgn infeksi TB akan menjadi penyakit TBSetiap orang dgn TB aktif dapat menginfeksi 10-15 orang/tahun

  • SEJARAH TUBERKULOSIS

    *

  • Sanatorium TB :Istirahat, Nutrisi, Iklim Kering, Ketinggian cukupSEJARAH PENGOBATAN TUBERKULOSISPEMBEDAHAN ; Pneumothorak (1882),Thorakoplasti (1907) , Lobektomi (1929)

  • *WHO 2014

  • BEBAN TUBERKULOSIS GLOBALTuberkulosis sebagai penyebab kematian no 2 di dunia dari penyakit infeksi setelah HIV Tanpa pengobatan, dalam 10 tahun TB BTA positif non HIV 70 % meninggal, pada TB BTA negatif (kultur positif) 20 % (Tiemersma EW et al. Natural history of tuberculosis: duration and fatality of untreated pulmonary tuberculosis in HIV-negative patients: A systematic review. PLoS ONE, 2011, 6(4): e17601)Prevalensi Tuberkulosis tinggi di negara miskin dan berkembangTuberkulosis menyerang usia produktif mengurangi pendapatan (50% )Tiga Juta penderita Tuberkulosis belum dapat mengakses pengobatan yang adekuat

    Global TB report 2014;WHO

  • BEBAN TUBERKULOSIS GLOBAL

  • BEBAN TUBERKULOSIS GLOBAL

  • PENATALAKSANAAN TUBERKULOSIS MENJADI TARGET MDGsRPJMN ke II Standar pelayanan Minimal RS Akreditasi RS

  • Target pengendalian Tuberkulosis Global

    2005: World Health Assembly:- To detect at least 70% of infectious TB cases- To treat successfully at least 85% of detected cases2015: 50% reduction in TB prevalence and death rates by 20152015: Goal 6: Combat HIV/AIDS, malaria and other diseases Target 8: to have halted by 2015 and begun to reverse the incidence Indicator 23: prevalence and deaths associated with TB Indicator 24: proportion of TB cases detected and cured under DOTS

    *

  • The DOTS Strategy(directly observed treatment shortcourse) directly observed --> PMO short course chemotherapy --> 6 bulan

  • TB control targetsBy end of 2005 (World Health Assembly targets)Full coverage with DOTSSustain/surpass the 70/85 case-detection and treatment success targets By 2010 (SEA Region specific targets)Halve TB prevalenceHalve TB deathsBy 2015 (Millennium Development Goals)to have halted and begun to reverse the incidence of TBBy 2050Eliminate TB (< 1 case per million population)

    Masalah di komitmen dapat kita runut kembali melalui 5 komponen strategi DOTS, di mana dipersyaratkan untuk keberhasilan program penanggulangan TB melalui strtaegi DOTS dimulai dari adanya komitmen politis yang cukup kuat. Tanpa komitmen yang kuat program penanggulangan TB akan sulit berakselerasi dan mencapai target yang ditetapkan. Hal ini dikarenakan pengobatan Tuberkulosis akan dimulai dari penemuan penderita melalui strategi pasif promotif yaitu UPK atau petugas kesehatan akan menunggu masyarakat yang benar-benar sadar dan mau diobati. Sehingga dari penemuan penderita sendiri akan melibatkan sektor-sektor di luar ksektor kesehatan. Program penanggulangan TB sendiri membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga bila tidak ada komitmen yang kuat tentunya juga tidak ada dukungan pembiayaan.*

  • Sosialisasi MDR TB IDi/Dinihari/30-31 Juli 2010STRATEGI DOTS DAN ISTC

  • DOTSNON DOTSRS (38 %)PUSK (98 %)BP-4 (100%)Penemuan dan TatalaksanaRSPrakt.SWASTAKLINIK/BPLAIN21/3 Pasien tidakM eminum obat secara benar tanpa Pengawasan

  • Sejarah DOTS (di Indonesia)1993: KNCV memperkenalkan DOTS di Indonesia: uji coba di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara1994: Ekspansi ke 4 Propinsi di Sulawesi1994 Uji coba di Jambi & Jawa Timur ; dengan bantuan dari NTP, WHO, KNCV1995: DOTS menjadi strategi Program Nasional

  • Sejarah DOTS (di Indonesia)..

  • KOMITMEN POLITIKOleh : direktur RSKa PkmKa BP4

  • STRATEGIDOTS

    ISTCTIM DOTSDokter, Perawat, Analis, Apoteker, Staf PromkesProses : Pelayanan Pasien TBISTC : International Standard for Tuberculosis Care

  • KOMITMEN POLITIS.GerdunasGerdudaPembentukan Tim DotsPenyediaan SarprasPenyediaan danaJejaring internalJejaring eksternal

    Diganti Stop TB Patnership sejak 2013

  • Diagnosa Tuberkulosis dengan Pemeriksaan MikroskopisFasilitas Laboratorium :Mikroskop BinocularZN Reagent A,B,C Lampu spiritusOseSlidePot SputumMetode : Pengecatan dg pewarnaan Ziehl NeelsenCros cek oleh Lab. Dinkes Prov tiap triwulan

  • Pemeriksaan tiga sputum adalah optimal

    81%93%100%0%50%100%PertamaKeduaKetigaKumulatif PositifitasSpot-early morning-spot specimen collection will detect 90% of smear-positive cases

  • Microscopy is a more specific test than X-ray for TB diagnosisSpecificityX-ray-based evaluation causes over-diagnosis of TBNTI, Ind J Tuberc, 1974Over-diagnosisSPESIFITAS PEMERIKSAAN MIKROSKOIS

  • PENGOBATAN TUBERKULOSISTUJUAN : menyembuhkan pasien, memutuskan rantai penularan dan mencegah resistensi kumanPRINSIP PENGOBATAN :OAT diberikan dalam bentuk kombinasi beberapa obat (FDC),dlm jumlah cukup dan dosis yang tepat sesuai kategori pengobatan (K I ,K II dan K anak)Untuk menjamin kepatuhan pasien minum obat dilakukan pengawasan langsung (DOT=Directly Observed Treatment) oleh seorang PMOOAT digunakan sesuai Diagnosa klasifikasi dan Tipe TBPMO : Petugas kesehatan, Kader, Toma, Teman atau keluargaPromosi/Penyuluhan TB : Untuk PMO dan pasienSatu paket OAT untuk 1 orangEvaluasi sesuai jadwal

  • 8. Pengobatan TB diberikan dalam 2 tahap :a. Tahap Intensif b. Tahap Lanjutan 9. Panduan OAT yang digunakan di Indonesia PENGOBATAN TB.......

    Kategori pengobatan TBPasien TBPaduan OATKATEGORI IPasien Baru TB Paru BTA PositifPasien TB Paru BTA Negatif , foto thorax s positifPasien TB ekstraparu 2(HRZE) / 4( HR )3KATEGORI IIPasien KambuhPasien GagalPasien dengan pengobatan setelah default2(HRZE)S / (HRZE) / 5(HR)3E3KATEGORI ANAKTB pada Anak2(HRZ) / 4(HR)

  • Mencegah Drop Out (do)

    Kunjungan rumahMenelpon PasienKerjasama dg Puskesmas dan Wasor TB kab.

    TRACING Jika pasien terlambat mengambil obat (2 hari intensif, 7 hr lanjutan)

  • FOLLOW UP PASIEN TB

    Tipe PasienUraianHasil BTATindak Lanjut

    Px baru BTA (+ ) kat. 1

    Akhir tahap intensif

    Negatif

    Tahap Lanjutan

    Positif

    OAT Sisipan 1 bln tahap lanjutan

    Sebulan sblm AP

    Negatif

    Positif

    OAT dilanjutkan

    GAGAL Kategori 2 mulai dari awal

    Akhir Pengobatan

    Negatif & minimal 1 px sebelumnya Negatif

    Positif

    SEMBUH

    Ganti kategori 2 dimulai dari awal

    Pasien baru BTA (-) Rontgen (+)

    Px BTA (+ ) kat. 2

    Sebulan sblm AP

    Positif

    GAGALKasus KRONIK, rujuk uji kepekaan obat/unit Spesialistik

    Akhir tahap intensif

    Akhir tahap intensif

    Akhir tahap intensif

    Negatif

    Negatif

    Positif

    Positif

    Negatif

    GAGALKasus KRONIK, rujuk uji kepekaan obat/unit Spesialistik

    Tahap Lanjutan

    OAT dilanjutkan

    OAT Sisipan 1 bln tahap lanjutan, rujuk uji kepekaan obat

    Tahap Lanjutan s/d selesaiPengobatan Lengkap

    GAGAL Kategori 2 mulai dari awal

    Negatif

    Positif

    SEMBUH

  • FOLLOW UP PASIEN TB.......

  • KETERSEDIAAN OAT Perencanaan OAT : Oleh Tim DOTS, Apoteker, Asisten Apoteker, Staf gudang TahunanKlasifikasi obat, Rejimen obat dan Sumber

  • Obat Anti tuberculosisDiberikan gratisJangan sampai terputus1 paket untuk 1 pasienK1,K2,Sisipan, OAT anakDisediakan di Pojok DOTs atau di ApotikTanggung jawab pemerintah atau bantuan

  • LOGISTIK OAT DAN NON OAT

  • *PENCATATAN PELAPORANMengisi Form TB : TB 01 s/d TB 12Validasi dan evaluasi secara rutin

  • *PENCATATAN DAN PELAPORAN

  • *PENCATATAN DAN PELAPORAN

  • PENCATATAN DAN PELAPORAN

  • Indikator Program Penanggulangan TB1. Proporsi Pasien TB BTA Positif diantara Suspek : Persentase penderita BTA (+) yg ditemukan diantara semua suspek yg diperiksa dahaknya.

    Angka ini sekitar 5-15%

    Jml pasien TB BTA (+) yg ditemukan x 100%Jml seluruh suspek yg diperik