Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

9
Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Pertemuan : 1 A. Tujuan Umum : Klien dapat berinteraksi dengan orang lain Khusus: a. Klien dapat membina hubungan saling percaya b. Klien dapat menyebutkan penyebab isolasi sosial c. Klien mampu menyebutkan keuntungan dan kerugian hubungan dengan orang lain d. Klien dapat melaksanakan hubungan social secara bertahap e. Klien mampu menjelaskan perasaan setelah berhubungan dengan orang lain f. Klien mendapat dukungan keluarga dalam memperluas hubungan sosial g. Klien dapat memanfaatkan obat dengan baik - Tindakan Keperawatan a.Membina hubungan saling percaya b.Mengidentifikasi penyebab isolasi sosial pasien c.Berdiskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain. d.Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian berinteraksi dengan orang lain e.Mengajarkan pasien cara berkenalan dengan satu orang f.Menganjurkan pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang- bincang dengan orang lain dalam kegiatan harian B. Strategi Pelaksanaan

description

gkgkg

Transcript of Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

Page 1: Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial

Pertemuan : 1

A. Tujuan Umum : Klien dapat berinteraksi dengan orang lain

Khusus:

a. Klien dapat membina hubungan saling percaya

b. Klien dapat menyebutkan penyebab isolasi sosial

c. Klien mampu menyebutkan keuntungan dan kerugian hubungan dengan orang lain

d. Klien dapat melaksanakan hubungan social secara bertahap

e. Klien mampu menjelaskan perasaan setelah berhubungan dengan orang lain

f. Klien mendapat dukungan keluarga dalam memperluas hubungan sosial

g. Klien dapat memanfaatkan obat dengan baik

- Tindakan Keperawatan

a.Membina hubungan saling percaya

b.Mengidentifikasi penyebab isolasi sosial pasien

c.Berdiskusi dengan pasien tentang keuntungan berinteraksi dengan orang lain.

d.Berdiskusi dengan pasien tentang kerugian berinteraksi dengan orang lain

e.Mengajarkan pasien cara berkenalan dengan satu orang

f.Menganjurkan pasien memasukkan kegiatan latihan berbincang-bincang dengan orang lain

dalam kegiatan harian

B. Strategi Pelaksanaan

1. Fase Orentasi

a. Salam Terapeutik

“ Selamat Pagi Bu!” Perkenalkan nama saya “ “, biasa di panggil “ ”, saya mahasiswa. Saya

praktek disini mulai dari hari ini sampai tanggal “”, Nama ibu siapa? Senang di panggil apa?

b. Validasi

“ Bagaimana perasaan ibu hari ini ?”

c. Kontrak

- Topik

“ Senang ya bisa berkenalan dengan ibu hari ini, bagaimana kalau kita berbincang-bincang untuk

lebih saling mengenal sekaligus agar ibu dapat mengetahui keuntungan dan kerugian berinteraksi

Page 2: Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

dengan orang lain?

-Waktu

“ berapa lama ibu punya waktu untuk berbincang-bincang dengan saya? Bagaimana kalau 15

menit saja?

- Tempat

“ di mana ibu mau berbincang-bincang dengan saya? Ya sudah... di ruangan ini saja kita

berbincang-bincang...”

- Tujuan

“Agar ibu dengan saya dapat saling mengenal sekaligus ibu dapat mengetahui keuntungan

berinteraksi dengan orang lain dan kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain.”

2. Fase kerja

“Ibu”, kalau boleh saya tau orang yang paling dekat dengan ibu siapa? Menurut ibu apa

keuntungann berinteraksi dengan orang lain dan kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain?

Kalau ibu tidak tahu saya akan memberitahukan keuntungan dari berinteraksi dengan orang lain

yaitu bapak punya banyak teman, saling menolong, saling bercerita, dan tidak selalu sendirian.

Sekarang saya akan mengajarkan ibu berkenalan. Bagus... ibu dapat mempraktekkan apa yang

saya ajarkan tadi.. bagaiman kalau kegiatan berbincang-bincang dengan orang lain di masukkan

kedalam jadwal kegiatan harian?

3. Fase Terminasi

a. Evaluasi

1. Evaluasi Subyektif

“Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang tadi?”

2. Evaluasi Objektif

“coba ibu ceritakan kembali keuntungan berinteraksi dan kerugian tidak berinteraksi dengan

orang lain?”

b. Tindak Lanjut

“tadi saya sudah menjelaskan keuntungan dan kerugian tidak berinteraksi dengan orang lain dan

cara berkenalan yang benar. Saya harap ibu dapat mencobanya bagaimana berinteraksi dengan

orang lain!“

Page 3: Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

c. Kontrak yang akan datang

- Topik

“baiklah... pertemuan kita cukup sampai disini. Besok kita akan berbincang-bincang lagi tentang

jadwal yang telah kita buat dan mempraktekkan cara berkenalan dengan orang lain?

-Waktu

“berapa lama ibu punya waktu untuk berbincang-bincang dengan saya besok? Bagaimana kalau

15 menit saja?”

- Tempat

“ di mana ibu mau berbincang-bincang dengan saya besok? Ya sudah... bagaimana kalau besok

kita melakukannya di teras depan saja?...

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Pertemuan : 2

A. Tujuan

a.Klien dapat mempraktekkan cara berkenalan denagn orang lain

b.Klien memiliki keinginan untuk melakukan kegiatan berbincang-bincang dengan orang lain

- Tindakan Keperawatan

a.Mengevaluasi jadwal kegiatan harian pasien

b.Memberikan kesempatan kepada pasien mempraktekkan cara berkenalan dengan satu orang

c.Membenatu pasien memasukkan kegiatan berbincang-bincang dengan orang lain sebagai salah

satu kegiatan harian

B. Strategi Pelaksanaan

1. Fase Orentasi

a. Salam Terapeutik

“ Selamat Pagi Bu!” masih ingat dengan saya? Benar ibu! “ “

b. Validasi

“ Bagaimana perasaan ibu hari ini ? masih ingat dengan yang kemarin saya ajarkan?”

c. Kontrak

- Topik

“ sesuai dengan janji kita kemarin, hari ini kita akan mempraktekkan bagaimana cara berkenalan

dengan satu...”

Page 4: Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

-Waktu

“ sesuai dengan kesepakatan kita kemarin, kita akan melakukannya selama 15 menit...

bagaimana menurut ibu?

- Tempat

“kesepakatan kita kemarin!! Kita akan melakukannya di teras depan... apakah ibu setuju?”

- Tujuan

“Agar ibu dengan orang lain dapat saling kenal”

2. Fase kerja

“sebelum kita berkenalan dengan orang lain, coba ibu perlihatkan kepada saya bagaimana cara

berkenalan dengan orang lain? Hebat... ibu dapat melakukannya dengan baik... sekarang, mari

kita melakukannya dengan satu orang yang ibu belum kenal!! Bagus... ibu dapat mempraktekkan

dengan baik dan sesuai dengan apa yang saya ajarkan.. bagaimana kalau kegiatan berkenalan

dengan orang lain yang baru dikenal di masukkan kedalam jadwal kegiatan harian?

3. Fase Terminasi

a. Evaluasi

1. Evaluasi Subyektif

“Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang tadi?

Siapa nama orang yang ibu ajak berkenalan tadi?”

2. Evaluasi Objektif

“klien terlihat berkenalan dengan orang yang baru di kenalnya sebanyak 1 orang”

b. Tindak Lanjut

“ibu saat saya tidak ada ibu dapat melakukan hal seperti yang ibu lakukan tadi dengan orang

yang belum ibu kenal... kemudian ibu ingat nama yang pernah ibu ajak kenalan atau bisa ibu

catat di buku saat berkenalan.”

c. Kontrak yang akan datang

- Topik

“baiklah... pertemuan kita cukup sampai disini. Besok kita akan melakukan interaksi/ berkenalan

dengan orang lain sebanyak 2 orang atau lebih?

-W aktu

“berapa lama ibu punya waktu untuk interaksi dengan orang lain? Bagaimana kalau besok kita

melakukannya selama 15 menit?”

Page 5: Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

- Tempat

“ di mana ibu bisa melakukannya besok? Ya sudah... bagaimana kalau besok kita melakukannya

di tempat ini lagi?...

selamat siang ibu!!!”

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

Pertemuan : 3

A. Tujuan

•Klien mempu berkenalan dengan dua orang atau lebih

•Klien dapat memasukkan kedalam jadwal kegiatan harian

- Tindakan Keperawatan

a. mengevaluasi jadwal kegitan harian pasien

b. memberikan kesempatan pada klien berkenalan

c. menganjurkan pasien memasukkan kedalam jadwal kegiatan harian.

B. Strategi Pelaksanaan

1. Fase Orentasi

a. Salam Terapeutik

“ Selamat Pagi Bu!” masih ingat dengan saya? Benar ibu! saya suster zian...

b. Validasi

“ Bagaimana perasaan ibu hari ini ? masih ingat dengan yang kemarin ibu lakukan?”

c. Kontrak

- Topik

“ sesuai dengan janji kita kemarin, hari ini ibu akan melakukan interaksi dengan orang lain

sebanyak 2 orang atau lebih pada orang yang tidak ibu kenal atau orang baru...”

-W aktu

“ sesuai dengan kesepakatan kita kemarin, kita akan melakukannya selama 15 menit...

bagaimana menurut ibu?

- Tempat

“kesepakatan kita kemarin!! Kita akan melakukannya di teras... apakah ibu setuju?”

- Tujuan

“Agar ibu dengan orang lain dapat saling kenal dan mempunyai teman yang banyak”

Page 6: Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Pada Pasien Dengan Isolasi Sosial Ori

2. Fase kerja

“sebelum kita berkenalan dengan orang lain, coba ibu perlihatkan kepada saya bagaimana cara

berkenalan dengan orang lain? Hebat... ibu dapat melakukannya dengan baik... sekarang, mari

kita melakukannya dengan orang lain yang ibu tidak kenal sebanyak 2 orang atau lebih!! Bagus...

ibu dapat mempraktekkan dengan baik dan mulai berkembang dalam berinteraksi dengan orang

lain.. bagaimana kalau kegiatan berkenalan dengan orang lain yang baru dikenal di masukkan

kedalam jadwal kegiatan harian?

3. Fase Terminasi

a. Evaluasi

1. Evaluasi Subyektif

“Bagaimana perasaan ibu setelah kita berbincang-bincang tadi?

Siapa-siapa saja nama orang yang ibu ajak berkenalan tadi?”

2. Evaluasi Objektif

“klien terlihat berkenalan dengan orang yang baru di kenalnya sebanyak 3 orang”

b. Tindak Lanjut

“nah.. saat saya tidak ada, ibu dapat melakukannya hal seperti yang ibu lakukan tadi dengan

orang yang baru ibu kenal... kemudian ibu ingat nama yang pernah ibu ajak kenalan atau bisa ibu

catat di buku saat berkenalan.”

c. Kontrak yang akan datang

- Topik

“baiklah... pertemuan hari ini kita akhiri. Besok kita ulangi apa yang telah kita pelajari dari

kemarin ya bu.. apakah ibu bersedia?

-Waktu

“berapa lama ibu mau melakukannya? Bagaimana kalau besok kita melakukannya selama 15

menit?”

- Tempat

“ di mana ibu bisa melakukannya besok? Baiklah kita melakukannya di sini saja....

selamat siang ibu!!!”