Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

7
5/26/2016 T auhi d Menghapuskan Sel uruh Dosa https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 1/7                                     ﺍﷲ       ﺍﺕ   ﺍﻟﻨ      ﻠﻴ               : ﺍﷲ      .     :     Kaum muslimin rahimakumullah,  Apa rahasia kehebatan t auhid, sehingga mampu mengh apus segala dosa, sebesar apap un? S eora ng Umar bin Khathab radhiyallahu anhumisalnya, tokoh yang sebelum masuk Islam terkenal paling menentang ajaran Islam dan terkenal dengan kekafirannya serta pernah mengubur putrinya hidup-hidup. Namun dengan masuk Islam, mentauhidkan peribadatan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala saja, maka terhapuslah segala dosa dan kesalahannya yang menggunung. Bahkan menjadi tokoh paling mulia di sisi Allah sesudah Abu Bakar radhiyallahu anhu.  Apalagi jik a kes alaha n seseorang l ebih k ecil, tentu akan lebih mudah t erha pus deng an tauhid. Bahkan jika kesalahan serta kekufurannya lebih besar dari Umar radhiyallahu anhu sekalipun, tetap semua itu akan hapus dan sirna dengan tauhid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:         ﺍﺏ  …“    Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “…Dan barangsiapa menjumpai-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi dalam keadaan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Aku, maka Aku akan menjumpainya dengan ampunan yang sepenuh bumi pula”. (HR. Muslim). Dalam Sunan Tirmidzi, dari Anas radhiyallahu anhu , beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman :            !  ﺍﺑ

Transcript of Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

Page 1: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 1/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 1/7

:

. :

Kaum muslimin rahimakumullah,

Apa rahasia kehebatan tauhid, sehingga mampu menghapus segala dosa, sebesar apapun? Seorang Umar bin

Khathab radhiyallahu anhu misalnya, tokoh yang sebelum masuk Islam terkenal paling menentang ajaran Islam dan

terkenal dengan kekafirannya serta pernah mengubur putrinya hidup-hidup. Namun dengan masuk Islam, mentauhidkanperibadatan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala saja, maka terhapuslah segala dosa dan kesalahannya yang

menggunung. Bahkan menjadi tokoh paling mulia di sisi Allah sesudah Abu Bakar radhiyallahu anhu .

Apalagi jika kesalahan seseorang lebih kecil, tentu akan lebih mudah terhapus dengan tauhid. Bahkan jika kesalahan

serta kekufurannya lebih besar dari Umar radhiyallahu anhu sekalipun, tetap semua itu akan hapus dan sirna dengan

tauhid.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

…“ ”

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “…Dan barangsiapa menjumpai-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi dalam

keadaan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Aku, maka Aku akan menjumpainya dengan ampunan yang

sepenuh bumi pula”. (HR. Muslim).

Dalam Sunan Tirmidzi, dari Anas radhiyallahu anhu , beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman :

!

Page 2: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 2/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 2/7

Wahai anak Adam! Sesungguhnya jika engkau datang menghadap kepada-Ku dengan membawa kesalahan-kesalahan

sepenuh bumi, kemudian engkau datang kepada-Ku dalam keadaan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Ku,

maka Aku akan datang kepadanya dengan membawa ampunah sepenuh bumi pula.

Syaikh Abdur Rahman bin Hasan Aal asy-Syaikh (wafat th. 1285 H) menyebutkan bahwa al-Hafizh Ibnu Rajab al-

Hanbali rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa yang datang dengan membawa tauhid (kepada Allah), meskipun

memiliki kesalahan sepenuh bumi, niscaya Allah akan menemuinya dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula”.

Maksudnya, hadits di atas menegaskan bahwa siapa yang bertauhid dengan sempurna, maka bisa mendapat ampunan

dari dosa-dosanya meskipun dosa-dosa itu memenuhi bumi. Bukan hanya itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa

sallam juga menegaskan bahwa orang yang sempurna tauhidnya, tidak akan diadzab oleh Allah di akhirat.

Dalam hadits Mu’adz bin Jabal radhiyallahu anhu tentang hak dan kewajiban hamba kepada Allah Subhanahu wa

Ta’ala , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

:

: : .

.

Hak Allah yang menjadi kewajiban para hamba ialah agar mereka beribadah kepada Allah saja dan tidakmempersekutukan sesuatupun (syirik) dengan Allah. Sedangkan hak hamba yang akan diperoleh dari Allah ialah bahwa

Allah tidak akan mengadzab siapapun yang t idak mempersekutukan (syirik) sesuatu dengan Allah.” Aku (mu’adz)

berkata, ‘Wahai Rasulullah, tidakkah kabar gembira ini aku sampaikan kepada orang banyak ?’ Beliau menjawab,

“Jangan engkau kabarkan kepada mereka, sebab mereka akan bergantung (dengan mengatakan: yang penting tidak

syirik-pen) (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan, orang yang sama sekali tidak berbuat syirik dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa

Ta’ala , ia tidak akan di adzab.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pula :

)

.( :

Siapa yang berkata: Aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah saja, tidak ada sekutu

bagi-Nya, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, juga bersaksi bahwa Isa adalah hamba Allah dan

anak hamba (perempuan) Allah, ia adalah manusia yang dicipta dengan kalimat-Nya, lalu dimasukkan ke dalam diri

Page 3: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 3/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 3/7

Maryam, dan ia adalah ruh yang dicipta oleh Allah. Juga bersaksi bahwa sorga adalah benar adanya, dan nerakapun

benar adanya, maka Allah pasti akan memasukannya ke dalam sorga, melalui pintu mana saja yang dia kehendaki dari

pintu-pintunya yang delapan. (Dalam riwayat lain: maka Allah pasti akan memasukannya ke dalam sorga, sesuai

dengan amal perbuatan yang dilakukannya). (HR. Bukhari dan Muslim).

Masih banyak nash lain yang menceritakan kehebatan tauhid. Apa Rahasianya?

Di sini perlu dikaji beberapa hal di antaranya:

Pengertian Tauhid

Tauhid ialah meng-Esakan Allah ‘Azza wa Jalla dengan hanya memberikan peribadatan kepada-Nya saja.[6] Artinya,

agar orang beribadah (menyembah) hanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla saja serta tidak mempersekutukan sesuatupun

dengan-Nya (tidak syirik kepada-Nya). Dia beribadah hanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan mencurahkan

kecintaan, pengagungan, harapan dan rasa cemas.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menerangkan bahwa kata tauhid merupakan mashdar dari

wahhada, yuwahhidu, artinya menjadikan sesuatu menjadi satu-satunya. Dan ini tidak akan terjadi kecuali dengan

menggabungkan antara nafi (peniadaan) dan itsbat (penetapan). Meniadakan (peribadatan) dari selain yang di Esakan,serta menetapkan (peribadatan) hanya pada yang di Esakan.

Sementara Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Tauhid yang di bawa Rasul Allah sebagai

ajarannya tidak lain berisi penetapan bahwa sifat Uluhiyah (berhak disembah) hanyalah milik Allah ‘Azza wa Jalla saja.

Yaitu, ikrar bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah ‘Azza wa Jalla , tidak ada yang boleh

diibadahi kecuali Dia, tidak diserahkan sikap tawakal kecuali hanya kepada-Nya, tidak ada kecintaan kecuali karena-

Nya, tidak dilakukan permusuhan kecuali karena-Nya dan tidak dilakukan amal perbuatan kecuali dalam rangka ridha-

Nya. Dan itu semua mencakup penetapan nama-nama serta sifat-sifat-Nya sesuai dengan apa yang telah Dia

tetapkannya sendiri bagi diriNya”.

Selanjutnya beliau rahimahullah mengatakan, “Bukanlah tauhid yang dimaksud sekedar Tauhid Rububiyah. Yaitu

meyakini bahwa Allah adalah pencipta alam semesta satu-satunya”.

Itulah hakikat tauhid yang menjadi intisari dakwah serta ajaran setiap Rasul Allah, yaitu yang berisi dua hal pokok:

Pertama, penolakan terhadap setiap sesembahan selain Allah, dan kedua, penetapan bahwa sesembahan yang benar

hanyalah Allah ‘Azza wa Jalla saja.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :

Sesungguhnya Kami telah mengutus seorang Rasul pada setiap umat untuk menyeru kepada umat masing-masing,

“Beribadahlah kalian kepada Allah saja, dan jauhilah thaghut. [an-Nahl/16:36]

Dan banyak firman Allah yang senada dengan ayat ini.

Tujuan Diciptakan Manusia

Adalah sangat naif dan dangkal jika orang berprasangka bahwa hidup di dunia ini hanyalah untuk tujuan dunia, untukmembangun dunia dengan segala gebyar serta teknologinya, dan untuk melakukan kebaikan-kebaikan duniawi hanya

demi kebaikan serta kesejahteraan dunia.

Orang hidup pasti akan mati dan meninggalkan dunia fana ini menuju kehidupan lain. Dan pasti akan ada pertanggung

jawaban dalam kehidupan lain itu. Karenanya Allah Subhanahu wa Ta’ala menjelaskan, bahwa hidup di dunia ini

memiliki tujuan agung yang bukan sekedar hidup, kemudian mati, lalu selesai. Tujuan agung itu adalah peribadatan

Page 4: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 4/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 4/7

kepada Allah ‘Azza wa Jalla . Firman-Nya :

Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepadaKu. [adz-Dzariyat/51:56]

Ibadah yang dimaksud adalah ibadah murni yang tidak terkotori dengan peribadatan kepada selain Allah ‘Azza waJalla . Jika seseorang dalam peribadatannya melakukan perbuatan syirik, mempersekutukan makhluk dengan Allah,

maka pasti Allah Subhanahu wa Ta’ala akan murka dan tidak akan ridha.

Di antara dalilnya ialah, firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik (mempersukutukan) kepadaNya, dan Dia mengampuni dosa

yang selain syirik itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia

telah mengadakan dosa yang sangat besar. [an-Nisa’/4:48]

Juga firman-Nya :

Sesungguhnya (dosa) syirik (mempersekutukan Allah), benar-benar merupakan kezaliman yang sangat besar.

[Luqman/31:13]

Demikian pula firman-Nya :

Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah untuk Allah, maka janganlah kamu memohon di dalamnya kepada

siapapun, di samping kepada Allah. [al-Jin/72:18]

Jadi, bagaimana mungkin Allah ‘Azza wa Jalla tidak murka jika Dia Yang Maha Perkasa dan Sempurna disejajarkan

dengan makhluk-Nya yang serba lemah dan kurang. Karena itulah, larangan terbesar dalam Islam adalah syirik.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :

Dan beribadahlah kepada Allah dan janganlah mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun [An-Nisa/4:36]

Demikian juga maksud diturunkannya kitab-kitab Allah ‘Azza wa Jalla serta diutusnya para rasul ialah agar para manusia

beribadah hanya kepada Allah ‘Azza wa Jalla saja. Dalilnya sangat banyak, di antaranya firman Allah Subhanahu wa

Ta’ala :

Page 5: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 5/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 5/7

Dan kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan kami wahyukan kepadanya, “Bahwasanya tidak

ada Tuhan (yang hak) melainkan aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan aku”. [Al-Anbiya’/21:25]

Nah, agar orang tidak kecewa kelak dalam kehidupan di alam lain, ia harus tunduk pada aturan yang ditetapkan oleh

Penciptanya. Dan Penciptanya ini telah menunjuk utusan kepercayaan-Nya untuk menyampaikan risalah-Nya. Ia adalah

Rasulullah, utusan-Nya.

Semoga Allah menganugerahkan kita pemahaman tauhid yang benar dan memberi taufik kepada kita untuk

mengamalkannya.

. .

Khutbah Kedua:

,

, .

:

Kaumu muslimin rahimani wa rahimakumllah,

Bagaimana Cara Bertauhid?

Setelah mengetahui pengertian tauhid dan bahwa ia adalah alasan mengapa Allah mengutus para rasul-Nya. Timbul

pertanyaan, bagaimanakah cara bertauhid kepada Allah. Adalah jelas bahwa Islam dibangun berdasarkan pondasi

tauhid. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya apa yang diwahyukan kepadaku ialah bahwasanya sesembahan kamu adalah

sesembahan yang Esa, maka apakah kamu telah Islam (berserah diri) kepada-Nya”? [al-Anbiya’/21:108]

Maka agar keislaman seseorang itu benar dan diterima di sisi Allah ‘Azza wa Jalla , ia harus bertauhid dengan benar,

yaitu hanya memberikan peribadatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan ikhlas dan tidak memberikan sedikitpun dari

Page 6: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 6/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 6/7

macam-macam ibadah kepada selain Allah Subhanahu wa Ta’ala . Tidak berdoa dan tidak memohon kepada selain

Allah Subhanahu wa Ta’ala , hal-hal yang hanya menjadi kekuasaan Allah untuk memberinya; tidak kepada malaikat,

tidak kepada Nabi, tidak kepada wali, tidak kepada ‘orang pintar’, tidak kepada pohon, batu, matahari, bulan, kuburan

dan lain sebagainya.

Jadi dalam bertauhid, orang harus menolak dan menyingkiri segala yang disembah selain Allah ‘Azza wa Jalla , dan

hanya mengakui, menetapkan serta menjalankan bahwa peribadatan hanya merupakan hak Allah saja, Pencipta alam

semesta.

Bertauhid bukan sekedar mengikrarkan bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pemberi rizki, Pengatur serta

Pemilik alam semesta. Sebab tauhid semacam ini telah diikrarkan pula oleh kaum musyrikin Arab pada zaman

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam . Tetapi bertauhid harus direalisasikan dengan memberikan peribadatan hanya kepada

Allah ‘Azza wa Jalla , permohonan, doa dan kegiatan-kegiatan lain yang semakna, hanya kepada Allah saja.

Dengan demikian, agar tauhid berfungsi menghapus segala dosa dan menghalangi masuk neraka, maka seseorang

harus memurnikan tauhidnya kepada Allah ‘Azza wa Jalla serta berupaya menyempurnakannya. Ia harus memenuhi

syarat-syarat tauhid, baik dengan hati, lidah maupun anggauta badannya. Atau –minimal- dengan hati dan lidahnya pada

saat meninggal dunia.

Intinya, menyerahkan peribadatan, kehidupan dan kematian hanya kepada Allah, meninggalkan segala bentuk

kemusyrikan serta segala pintu yang dapat menjerumuskan ke dalam kemusyrikan, sebagaimana telah diterangkan

dalam ayat-ayat atau hadits-hadits di atas.

Demikian secara sangat ringkas gambaran tentang kehebatan tauhid yang memiliki daya hapus luar biasa terhadap

dosa-dosa. Karena itu mengapa orang tidak tertarik memanfaatkan kesempatan ini ? yaitu dengan bertaubat, kembali

bertauhid serta memurnikan tauhidnya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala ? Dan mengapa tidak takut kepada

Allah Subhanahu wa Ta’ala ?

Perlu disadari oleh setiap insan, bahwa kelak masing-masing akan datang sendiri dan mempertanggung jawabkan

dirinya sendiri dihadapan Allah yang Maha adil keputusan hukumNya.

Dan setiap orang dari mereka akan datang kepada Allah sendiri-sendiri pada hari Kiamat. [Maryam/19:95]

Kaum muslimin rahimani wa rahimakumullah,

Mudah-mudahan khutbah yang singkat ini dapat membuka sedikit wawasan kita tentang tauhid dan mengenalkan kita

kepada inti dari ajaran Islam ini. Kita memohon kepada-Nya agar menjadikan kita ahlut tauhid.

:

)) : [56: ] .((

Page 7: Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

8/16/2019 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

http://slidepdf.com/reader/full/tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa 7/7

5/26/2016 Tauhid Menghapuskan Seluruh Dosa

https://khotbahjumat.com/2935-tauhid-menghapuskan-seluruh-dosa.html 7/7

.

.

.

.

.

.

.

.

Ustadz Ahmas Faiz Asifuddin

Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 07/Tahun XV/1432H/2011.

www.KhotbahJumat.com