2 pengenalan matlab

Post on 09-Apr-2017

74 views 1 download

Transcript of 2 pengenalan matlab

PENGENALAN MATLAB

Simon Patabang, ST., MT.

Fak. Teknik

Jurusan Teknik Elektro

Universitas Atma Jaya

Makassar

Apa Matlab itu?

• Matlab merupakan kepanjangan dari MatrixLaboratory

• Adalah bahasa pemrograman dalam bidangkomputasi dengan kemampuan tinggi.

• Memiliki kemampuan mengintegrasikan komputasi,visualisasi, dan pemrograman.

• Banyak digunakan dalam bidang riset-riset yangmemerlukan komputasi numerik yang kompleks.

Penggunaan Matlab :

• Matematika dan Komputasi

• Pembentukan Algorithm

• Pemodelan dan simulasi

• Pembuatan prototype

• Analisa data, explorasi, dan visualisasi

• Grafik Keilmuan dan bidang Rekayasa

Memulai MATLAB

• Mulailah MATLAB dengan melakukan double-clickingpada shortcut icon MATLAB.

• Selanjutnya akan muncul tampilan seperti padaGambar berikut ini.

Tampilan Program Matlab

Keterangan :

1. Current Folder – Menampilkan folder yang aktif. untukmengakses file-file pada folder aktif.

2. Command Window – untuk menuliskan perintah (sintakprogram).

3. Workspace – untuk mengeksplorasi data yang dibuatatau diimport dari file lain.

4. Command History – untuk melihat atau menjalankankembali perintah yang pernah digunakan sebelumnyapada command line.

Variabel Dalam Matlab

• Matlab hanya memiliki dua jenis tipe data yaituNumeric dan String.

• Setiap variabel akan disimpan dalam bentukmatriks.

• Penggunaan variabel tidak perlu dideklarasikanlebih dahulu.

• Semua variabel dituliskan dalam layar commandwindow pada promt >>

Layar Command Window

Operator Matematika

>> a=3a =

3>> b=9b =

9>> c=a+bc =

12

>> d=b-ad =

6>> x=a*bx =

27 >> y=a/by =

0.3333

Setiap baris perintah diketik pada promt ƒx>>.

Perintah akan dieksekusi secara langsung baris perbaris.

Contoh :>> z=a\bz =

3

>> p=a^2p =

9

Aturan Penulisan kode atau perintah Matlab

1. Variabel yang akan digunakan langsungdidefinisikan tanpa harus dideklarasikan lebihdahulu. Misalnya a = 10.

2. Huruf besar dan kecil dibedakan atau casesensitif. Huruf A dan a adalah 2 variabel yangberbeda.

3. Apabila terdapat nama variabel lama samadengan nama variable baru maka matlab secaraotomatis akan menghapus variabel lamatersebut dengan variabel baru yang dibuat.

4. Nama file tidak boleh digunakan sebagaivariabel dalam file yang bersangkutan. Misalnyanama file luas.m, maka dalam file luas.m tidakboleh mengandung variabel dengan nama luas.

Setiap perintah langsung dieksekusi dan menampilkanhasilnya. Jika ingin hasilnya tidak ditampilkan, makatambahkan tanda titik koma(;) di akhir perintah.

Membuat File M

• Program yang dibuat dengan menggunakanMatlab disimpan dengan nama yang berakhiranm.

• File m terdiri dari urutan perintah-perintahmatlab.

Contoh :

Buatlah program penjumlahan c= a + b menjadisebuah file m dengan nama contoh1.m

Langkah 1 :

• Tentukan folder kerja (tempat menyimpan filem) lebih dahulu dengan mengklik tombol BrowsFor Folder pada toolbar, seperti pada gambarberikut.

Langkah 2 :

• Cara pertama, ketik perintah edit pada promt matlabsebagai berikut : >>edit (enter). Hasilnya akanmenampilkan layar editor.

• Cara kedua, pilih menu File, New, dan Script.

Langkah 3:

• Ketik baris perintah (kode program) dalam layareditor. Misalnya perintah untuk menjumlahan nilaia dan b.

Langkah 4 : Simpan file dengan cara :

• Cara pertama : Klik tombol Save pada toolbar,kemudian ketik nama file : contoh1.m

• Cara kedua : Pilih menu file, Save, kemudian ketiknama file : contoh1.m

Langkah 5 : Jalankan program dengan cara :

• Cara pertama : Klik tombol Run pada toolbar.

• Cara kedua : Ketik nama file pada promt dicommand window. Misalnya >>contoh1 lalu enter.Hasilnya seperti pada gambar berikut :

Membuka File M

Ketika sebuah file sudah dibuat dan belum aktif tetapi akandigunakan kembali, maka perlu dibuka atau diaktifkan lebihdahulu. Langkah untuk membuka file yang belum aktifadalah sebagai berikut :

• Aktifkan folder dimana file tersebut disimpan

• Lakukan klik ganda pada nama file dalam window Current Folder

Latihan :

• Buatlah program untuk menghitung luas persegipanjang dimana panjangnya 4m dan lebarnya 6 m.

• Buatlah program untuk volume balok yang panjangnya 12 m, lebar 6cm, dang tingginya 8 cm.

%Nama file luas.m

% Program Menghitung Luas

Persegipanjang

p=4;

l=6;

Luas=p*l

Jawab :1. Rumus luas persegipanjang. Luas = p x l

Tanda % digunakan untuk menuliskan keterangan dalam program

%Nama file volume.m

% Program Menghitung Volume Balok

p=1200;

l=6;

t=8;

volume=p*l*t

2. Rumus Volume balok. V = p x l x t

Input dan OutputUntuk meminta input dari pengguna, MATLABmenyediakan fungsi input.

1. Input Data Numerik/Angkan = input (‘Masukkan nilai n’);

2. Input Data String/Teksn = input (‘Masukkan Teks’,’s’);

Untuk menampilkan informasi (output) dilayar, gunakanperintah disp.

Sintaks : disp (‘Hasil program adalah :’)

%Nama file volume.m

% Program Menghitung Volume Balok

clc; clear all;

p= input ('Panjang Balok = ');

l= input ('Lebar Balok = ');

t= input ('Tinggi Balok = ');

v=p*l*t;

disp('Volume balok adalah :')

v

Contoh :

• clc : perintah untuk menghapus teks pada layar output• clear all : perintah untuk menghapus semua data dalam

variabel di memori RAM.

Output :

Fungsi Trigonometri

Menghitung nilai sudut x, dimana x dalam satuan derajat.

>> x=sind(30)

x =

0.5000

>> x=cosd(30)

x =

0.8660

>> x=tand(45)

x =

1.0000

Contoh :

>> x=cosd(30)

x =

0.8660

>> x=secd(45)

x =

1.4142

>> x=cscd(90)

x =

1

Menghitung nilai sudut x, dimana x dalam satuanradian.

Rumus :

pi radian = 180 derajat1 derajat = pi/180 radianJadi : x derajat = pi. x/180 radian

Contoh : Hitunglah konversi 30 derajat menjadi satuanradian.30 derajat = 30 .pi/180 radian

= pi. 1/6 radian

Contoh :1. y=sin(60)

>> y=sin(pi/3)y =

0.8660

2. y= cos(45)>> y=cos(pi/4)y =

0.7071

3. Y=sin(30)>> y=sin(pi/6)y =

0.5000

4. y=tan(90)>> y=tan(pi/2)y =

1.6331e+016

5. y= acos(45)>> y=acos(pi/4)y =

0.6675

6. Y=asin(30)>> y=asin(pi/6)y =

0.5511

Grafik

• Matlab mempunyai bermacam-macam fungsi untukmenampilkan grafik.

• Besarnya skala akan diatur secara otomatis.

• Setiap data input berupa vektor atau matriks.

• Perintah atau Fungsi untuk membuat grafik :

1. Plot

2. Plo3

3. Bar

4. Bar3

5. Pie

6. Stem

1. Fungsi plot digunakan untuk menggambar grafik2D dengan skala linear pada kedua sumbunya.

Contoh:

>> x=-10:10; %menuliskan data antara -10 s/d 10

>> y=x.^2; % memangkatkan tiap nilai x dgn 2

>> plot(x,y) % menggambarkan grafik

2. plot3

Fungsi plot3 digunakan untuk menampilkan grafik 3dimensi. Plot3 memerlukan 3 argumen denganbentuk plot3(x,y,z), dimana x, y, z merupakan 3bagian vector yang sama panjang.

Contoh:

>> t=0:pi/100:10*pi; >> plot3(sin(2*t), cos(2*t), t)

3. Bar

Fungsi bar digunakan untuk menampilkan datayang berbentuk vector maupun matriks. Cocokuntuk menampilkan data dalam bentuk diskrit.

Contoh:

>> t=[10 30 21 52; 34 67 12 23; 90, 23, 45, 26; 58 9430 20];

>> bar(t)

>> grid on

Grafik Bar 2 dimensi

4. Bar3.

Digunakan untuk menampilkan grafik batang dalambentuk 3 dimensi.

Contoh:

>> t=[10 30 21 52; 34 67 12 23; 90, 23, 45, 26;58 94 30 20];

>> bar3(t)

>> grid on

Grafik Bar 3 dimensi

5. Pie

Fungsi pie digunakan untuk menampilkan datasecara prosentase, dimana setiap elemen dataakan dibandingkan dengan penjumlahan seluruhdata yang ada. Grafik pie dapat disajikan dalambentuk 2 dimensi maupun 3 dimensi.

Contoh:

>> x=[10 20 45 25];

>> pie(x, {'A', 'B', 'C', 'D') untuk pie 2 dimensi

>> pie3(x, {'A', 'B', 'C', 'D') untuk pie 3 dimensi

Grafik pie 2 dimensi Grafik pie 3 dimensi

6. StemFungsi stem cocok digunakan untuk menampilkandata dalam bentuk diskrit.

Contoh:

>> x=1:10;

>> y=rand(1,10);

>> stem(x,y)

• Fungsi Rand digunakan untuk membangkitkan bilangan acakantara 0 dan 1 berdasarkan distribusi statistik.

• Bentuk umum: >>rand(n,m)

• Hasilnya ditampilkan dalam bentuk matriks dengan ukuran n xm.

• Contoh :

>> rand(2,3)

ans =

0.8147 0.1270 0.6324

0.9058 0.9134 0.0975

Tugas : Hasilnya diprint, kumpulkan minggu depan

Buatlah grafik dari soal berikut:

1. y= sin 2x, -2 x 2

2. y= sin (2x + /2), -2 x 2

3. y= x³ , -10 x 10

4. y= { -3, -2, 4, 3, 3, 1, 2, 5}

5. y = 3sin x + cos 3x, - x

Sekian