Artikel karya ilmiah samsul

download Artikel karya ilmiah samsul

of 29

  • date post

    27-Jun-2015
  • Category

    Design

  • view

    305
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Artikel karya ilmiah samsul

  • 1. 1 MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KOPETENSI DASAR MENGIDENTIFIKASI SIFAT SIFAT BANGUN RUANG SEDERHANA MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA MODEL BANGUN RUANG PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 MALIGANO KABUPATEN MUNA ABSTRAK SAMSUL, 2013 meningkatkan hasil belajar matematika kopetensi Dasar mengidentifikasi sifat sifat bangun ruang sederhana melalui penggunaan Alat peraga model bangun ruang pada Siswa kelas v sd negeri 5 maligano Kabupaten muna . Laporan PKP Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan , FKIP Universitas Terbuka. Latar belakang : Model pembelajaran alat peraga, Pembelajaran matematika merupakan salah satu model pembelajaran dimana siswa belajar dalam kelompok-kelompok kecil yang memiliki tingkat maupun perbedaan dalam menyelesaikan tugas kelompok. Data dari SDN 5 Maligano TAHUN 2013 menunjukkan kelas V mata pelajaran IPA dengan jumlah siswa 14 orang (terdiri dari 10 orang laki- laki dan 4 orang perempuan) masih perlu bimbingan guru kelas dari model pembelajaran eksperimen. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran dengan menggunakan alat peraga. Hasil : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskripsi per siklus (rencana, pelaksanaan, pengamatan/pengumpulan data instrumen, refleksi) Simpulan : Menerapkan model pembelajaran dengan menggunakan alat peraga dalam upaya meningkatkan hasil belajar Matematika karena model pembelajaran alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata Kunci :Alat peraga, bangun ruang , Matematika

2. 2 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembelajaran matematika merupakan pengetahuan yang mempunyai ciri ciri antara lain : abstrak, konsisten, hierakis dan logis. Menurut Soedjadi (1999) bahwa keabstrakan matematika karena objek dasarnya abstrak, yaitu fakta, konsep, operasi dan prinsip. Kesemuanya ini tidak sederhana dan menyebabkan matematika tidak mudah untuk dipelajari. Berdasarkan pandangan umum dari tahun tahun sebelumnya sampai sekarang ini ilmu matematika dengan berbagai bagian bidang ilmunya banyak kalangan siswa yang kurang tertarik terhadap bidang ilmu matematika bahkan lebih dari membenci atau alergi. Untuk mengurangi efek negative ataupun masalah baru yang akan muncul perlu adanya pembaruan ilmu matematika dari berbagai bagian. Pendidikan matematika di berbagai Negara, terutama dinegara Negara maju, telah berkembang dengan cepat, disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang bernuansa kemajuan social dan teknologi. Amerika serikat sejak tahun 1980 telah mulai perbaruan Ilmu matematika (NCTM, 1985). melalui suatu gerakan yang disebut An legend for action yang memuat berbagai rekomendasi yang terkait langsung dengan pembelejaran dan isi kurikulum. Terkait dengan pembelajaran matematika, banyak kecenderungan baru tumbuh dan berkembang sebagai inovasi dan reformasi model pembelajaran yang diharapkan sesuai dengan tantangan sekarang yang akan datang. Model pembelajaran matematika yang berkembang semestinya didasarkan pada teori teori belajar yang harus dipahami dan sungguh sungguh dalam menerapkan. Dalam menentukan model dan teori haruslah efektif dan dapat menolong guru menjadi professional, yaitu meningkatkan kesadaran guru bahwa guru wajib menolong siswa mengintegrasikan konsep konsep baru bahwa dengan yang sudah ada serta dapat mengembangkan kreativitas siswa untuk dapat membangun dirinya sendiri. Di sekolah banyak komponen yang harus diolah dengan baik oleh semua stake holder yang ada di lingkungan sekolah, menurut (Muh. Joko Susilo, 2007) dari sekian banyak komponenen yang harus dikelola dengan sebaik baiknya dalam proses 3. 3 pembelajaran adalah sarana dan prasarana pembelajaran. Kaitannya dengan peningkatan hasil belajar maka pengelola sarana dan prasarana yang baik dan maksimal secara rasional diharapkan dapat menciptakan hasil belajar yang maksimal dan dapat memberikan kepuasaan semua pihak Sarana belajar yang paling banyak bersentuhan langsung dan dapat bermanfaat bagi siswa adalah penggunaan alat peraga yang sesuai. Penggunaan alat peraga dengan baik sering kali dapat menarik minat belajar bagi semua siswa walaupun diantara mata pelajaran matematika terutama pokok pokok bahasan terutama tentang bagi bangun ruang dibutuhkan alat peraga dan model bangun ruang sederhana dalam pembelajaran matematika dapat menimbulkan dan meningkatkan perkembangan hasil belajar siswa dan dapat memberikan pengertian dan pengetahuan yang positif dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari B. Rumusan Masalah Sesuai dengan latar belakang yang diuraikan diatas, maka peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut : Apakah penggunaan alat peraga model bangun ruang sederhana pada pembelajaran kompetensi dasar mengidentifikasi sifat sifat bangun ruang dalam kehidupan sehari hari dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada SD Negeri 5 Maligano Kecamatan Maligano Kabupaten Muna ? C. Tujuan Perbaikan Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman siswa kelas V SDN 5 Maligano dengan menggunakan alat peraga dan model bangun ruang sederhana. D. Manfaat Perbaikan Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini terdiri atas dua sisi manfaat yaitu : a. Sisi manfaat teoritis : secara teoritis diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa terhadap pemahaman dan pengertian yang diperolehnya dan dapat menerapkan atau mengoptimalisasikannya dalam kehidupan sehari hari sebagai dampak positif dari pembelajaran yang mereka terima di sekolah ataupun dikelas. b. Sisi manfaat praktis 4. 4 Peningkatan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika (geometri) dengan menggunakan alat peraga dan model bangun ruang dan bangun ruang yang dikembangkan melalui Penelitian Tindak Kelas (PTK) ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai berikut : 1) Bagi siswa diharapkan dapat memahami dan mengidentifikasi berbagai bentuk bangun ruang dan dapat menentukan perbedaan beberapa bentuk bangun ruang dari segi definisi BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kajian Pustaka 1. Pengertian Bangun Ruang Dalam pembelajaran matematika salah satu bagiannya adalah geometriddan geometri salah satu bagiannya adalah bangun ruang. Bangun ruang persyaratannya adalah bangun datar, namun secara umum bangun ruang terdiri dari beberapa bangun datar diantaranya : persegi panjang, persegi empat, segitiga, lingakaran dan sebagainya. Dari berbagai bangun datar ciri khas pada umumnya hanya merupakan bangun dua dimensi yang secara sederhana dapat dikatakan memiliki dimensi panjang dan dimensi lebar namun dibalik semua itu ada bagian bagian yang lebih rinci lagi seperti titik, garis, sudut ruas garis dan sebagainya. Dari rangkaian atau gabungan beberapa bentuk bangun datar yang dapat membentuk suatu model ruang sederhana yang memiliki unsur unsur diantaranya, titik, garis dan bidang. a. Titik tidak mempunyai ukuran atau dimensi namun titik itu dapat mewujudtidak mempunyai ukuran atau dimensi namun dari titik itu dapat terwujud suatu model. Untuk mempermudah pemahaman siswa kita dapat memberi nama bagi setiap titik yang menjadi perhatiannya kita. b. Selain titik unsur unsur bangun ruang lainnya adalah garis. Selain garis ada juga yang disebut ruas garis. Jika ruas garis diperpanjang terus menerus kesalahan satu arah yang lurus dapat membentuk sinar. Ruas garis adalah patahan dari sebuah garis. Garis tidak mempunyai ujung maupun pangkal. Oleh sebab itu gambar sebuah garis diberi tanda panah pada kedua ujungnya. Nama garis terdiri atas dua huruf yang merupakan nama sembarang dan dapat ditulis dengan huruf kecil. c. Bidang merupakan unsur daripada ruang, bidang identik dengan permukaan. Bidang datar meluas terus menerus ke segala arah. Rangkaian dari bidang bidang tertentu 5. 5 akan membentuk sebuah model. Sesuai dengan dasar dan ruang apa yang dikehendaki. Untuk memudahkan pemahaman tentang bentuk dan model bangun ruang sederhana biasanya dapat dibentuk dan rangkai dari bidang datar sederhana pula, misalnya : persegi panjang, persegi empat, jajaran genjang, dan lain sebagainya. 2. Jenis Jenis Bangun Ruang Sederhana Ada banyak jenis ruang sederhana yang sering berhubungan langsung dengan kehidupan sehari hari, baik itu disekolah maupun dirumah : misalnya : a. Balok : Bangun ruang sederhana ini dapat diidentifikasikan dari bidang bidang datar pembentuknya antara lain berupa persegi panjang dan ataupun persegi empatdengan ukuran tertentu. b. Kubus : Bangun ruang sederhana ini dapat diidentifikasikan dari bidang bidang datar pembentuknya antara lain berupa persegi empat dengan ukuran tertentu c. Tabung : Bangun ruang sederhana ini dapat diidentifikasikan dari bidang bidang datar pembentuknya antara lain berupa dua bangun datar lingkaran dan satu persegi panjang ataupun persegi empat yang ukurannya tertentu d. Limas : Bangun ruang sederhana ini terdiri atas beberapa model dan bentuk lagi tergantung pada bidang datar dari pada alasnya, dapat diidentifikasi dari bidang bidang pokoknya antara lain model alas dan beberapa segitiga pembentuk sisi sisinya. e. Prisma tegak segitiga : Bangun ruang sederhana ini dapat didentifikasikan dari bidang bidang datar pembentuknya yang terdiri dari beberapa persegi panjang dan atau persegi empat dan dua segitiga sesuai ukuran tertentu f. Kerucut : Bangun ruang sederhana ini dapat diidentifikasikan dari bidang bidang datar pembentuknya antara lain berupa satu bidang lingkaran dan satu bidang segitiga . lingkaran berlaku sebagai alasnya sedangkan segi tiga berlaku sebagai selimutnya dengan ukuran tertentu. 3. Hasil Belajar a. Pengertian Hasil Belajar Hasil belajar adalah hasil pekerjaan yang menyenangkan hati yang diperoleh dengan jalan keuletan dalam menyajikan tugas. (Djamarah, 2000) hasil belajar adalah penilaian 6. 6 tentang kemajuan dan perkembangan siswa yang berkenaan dengan penugasan bahan yang disajikan kepada siswa serta memiliki nilai nilai dalam kurikulum. Hasil belajar adalah pemeriksaan/penilaian pekerjaan siswa yang diber