BAB 5 Epidemiologi Penyakit Menular CAMPAK (Measles)

of 14 /14
CAMPAK (MEASLES) Najmah, SKM, MPH. Faculty of Public Health, Sriwijaya University [email protected]

Embed Size (px)

Transcript of BAB 5 Epidemiologi Penyakit Menular CAMPAK (Measles)

C A M P A K (MEASLES)

CAMPAK (MEASLES) Najmah, SKM, MPH.Faculty of Public Health, Sriwijaya [email protected]

1

You may encounter many defeats, but you must not be defeated. In fact, it may be necessary to encounter the defeats, so you can know who you are, what you can rise from, how you can still come out of it. Maya Angelou

Todays Topics

Analisa SituasiVaksin campak selama tahun 2000 hingga 2013 menurunkan angka kematian akibat campak hingga 75 % atau sekitar 15,6 juta jiwa. Campak masih menjadi salah satu penyebab kematian pada anak-anak, 16 kematian setiap jam atau 400 kematian per hari atau 145700 kematian karena campak didunia tahun 2013.

Campak, penyakit yang paling menular bahkan dapat menyebabkan komplikasi seumur hidup dan kematian. Sebelum adanya vaksin campak, campak menginfeksi lebih dari 90% anak-anak sebelum mereka mencapai usia 15 tahun.

Incidence Rate (IR) Campak per 100.000 Penduduk Menurut Provinsi di Indonesia Tahun 2013 Sumber : Profil Kesehatan Indonesia

1. Agen (Agent) Virus campak genus Morbillivirus golongan Paramyxovirus.

Triad Epidemiologi2. Pejamu (Host)Hostnya adalah manusia. Semua orang yang belum pernah menderita campak dan belum pernah imunisasi campak.

3. Lingkungan (Environment) Daerah tertutup, pada daerah iklim sedang campak timbul terutama pada akhir musim dingin dan pada awal musim semi. Di daerah tropis campak timbul biasanya pada musim panas.

Riwayat Alamiah Penyakit

1. Tahap Prepatogenesis Terjadi interaksi antara host dan agen Paramyxovirus yang terdapat pada ludah (droplet), hidung, atau tenggorokan dari orang-orang yang terinfeksi. Jika imunitas host rendah, mengalami kurang gizi, dan keadaan lingkungan tidak menguntungkan maka Paramyxovirus akan melanjutkan riwayat alamiahnya ke tahap Patogenesis.

2. Tahap Patogenesis

Masa inkubasi berlangsung sekitar 10 hari, tapi bisa berkisar antara 7-18 hari dari saat terpajan sampai timbul gejala demam, biasanya 14 hari sampai timbul ruam.Gejala awal muncul 10-12 hari setelah infeksi, termasuk demam tinggi, pilek, mata merah, dan bintik-bintik putih kecil di bagian dalam mulut. Tidak ada pengobatan khusus untuk campak dan kebanyakan orang sembuh dalam 2-3 minggu. Pada anak-anak yang kekurangan gizi dan orang-orang dengan kekebalan berkurang, campak dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kebutaan, ensefalitis, diare berat, infeksi telinga.

PenularanMelalui udara dengan penyebaran droplet, batuk, bersin, kontak langsung, sekret hidung atau tenggorokan dari orang-orang yang terinfeksi dan agak jarang melalui benda-benda yang terkena sekresi hidung atau sekresi tenggorokan yang telah terkontaminasi oleh droplet (ludah) orang yang telah terinfeksi.

Masa penularan berlangsung mulai dari hari pertama sebelum munculnya gejala prodromal (sekitar 4 hari sebelum timbulnya ruam) sampai 4 hari setelah timbul ruam; minimal setelah hari kedua timbulnya ruam.

Pencegahan

Slides designed by Desy Indah Permatasari

https://www.facebook.com/desy.i.permatasariORDER KE PENERBIT TIMhttp://transinfotim.blogspot.co.nz/2016/01/epidemiologi-penyakit-menular.htmlOR

PENULISNAJMAH

[email protected]

Najmah. 2016. Epidemiologi Penyakit Menular. Jakarta: TIM.

REFERENCEdesyindahps