PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

Click here to load reader

  • date post

    05-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    122
  • download

    10

Embed Size (px)

description

PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH. A. TOPIK. Topoi = pokok pembicaraan landasan untuk menyampaikan maksud seorang pengarang BENTUK2 TOPIK 1. Kisahan (Narasi) 2. Perian (Deskripsi) 3. Paparan (Eksposisi) 4. Bahasan (Argumentasi). SYARAT2 PERUMUSAN TOPIK - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*PENULISAN KARYA TULIS ILMIAH

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*A. TOPIK

    Topoi = pokok pembicaraanlandasan untuk menyampaikan maksud seorang pengarang

    BENTUK2 TOPIK 1. Kisahan (Narasi) 2. Perian (Deskripsi) 3. Paparan (Eksposisi) 4. Bahasan (Argumentasi)

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    SYARAT2 PERUMUSAN TOPIK

    Menarik perhatian penulisDiketahui oleh PenulisTopik yg dipilih seyogyanyaa. Tidak terlalu barub. Tidak terlalu teknisc. Tidak terlalu kontroversial

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* B. T E M A1. Berasal dari kata tithenai2. Punya dua pengertian: a. Suatu pesan utama yg disampaikan oleh penulis melalui tulisannya b. Perumusan dari topik yg akan dijadikan landasan pembicaraan dan tujuan yg ingin dicapai

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* C. J U D U LJudul dirumuskan:Harus relevanMenimbulkan keinginan untuk membaca (provokatif)Jangan terlalu panjang, jika panjang, dibuat judul utama dan judul tambahanPada penulisan yang menggambarkan hubungan sebab akibat, harus ada variabel bebas dan variabel terikat

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*D. KERANGKA KARANGAN (OUT LINE) KEGUNAAN:Menyusun karangan secara teraturMembantu menciptakan klimaks yg berbeda Menghindari penguraian topik secara berulangMemudahkan mencari materi pembantu

    CARA MERUMUSKAN KERANGKA KARANGANKerangka kalimatKerangka topik

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*E. BENTUK LAHIRIAH SKRIPSI/TESIS1. BAGIAN PELENGKAP PENDAHULUAN a. Halaman judul b. Halaman pengesahan c. Halaman persembahan d. Kata pengantar e. Abstrak f. Daftar isi g. Daftar tabel, daftar singkatan, daftar gambar (kalau ada)

    2. BAGIAN ISI a. Pendahuluan b.Isi skripsi/tesis (jumlah bab tergantung ruang lingkup penulisan) c. Penutup: simpulan (dan saran)3. BAGIAN PELENGKAP PENUTUP a. Daftar pustaka b. Lampiran

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    F. TEKNIK PENULISANUkuran kertas Mesin tulisPita dan KarbonMargin/piasPemisahan/pemenggalan kataSpasi/kaitNomor halamanJudulHuruf miringPenulisan angkaPenulisan kutipanPenulisan sumber kutipanPenulisan daftar pustaka

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*Penulisan Kutipan

    Bila naskah asli ada kesalahan beri tanda [sic!]Bila ada yang dihilangkan ganti dengan tanda elipsis ()

    CARA MENGUTIPKutipan langsung: 3 baris atau kurangKutipan langsung: lebih dari 3 barisKutipan tidak langsung

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*1. KUTIPAN LANGSUNG 3 BARIS ATAU KURANG KUTIPAN LANGSUNG ADALAH KUTIPAN YANG DIKUTIP SEBAGAIMANA ASLINYACARA MENGUTIP: - KUTIPAN DIINTEGRASIKAN DENGAN NASKAH - KUTIPAN HARUS DIAPIT TANDA KUTIP - JARAK TETAP 2 SPASI - SETELAH TANDA KUTIP TUTUP DIBERI NOMOR URUT KUTIPAN

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*2. KUTIPAN LANGSUNG LEBIH DARI 3 BARISCARA MENGUTIP: - PISAHKAN KUTIPAN DARI NASKAH DENGAN JARAK 3 SPASI - DIKETIK MENJOROK KE DALAM SEJAJAR DENGAN AWAL ALINEA BARU - JARAK KETIK 1 SPASI - KUTIPAN TIDAK PERLU DIAPIT TANDA KUTIP - SETELAH KUTIPAN DIBERI NOMOR URUT KUTIPAN - JARAK DARI BARIS TERAKHIR KUTIPAN KE NASKAH 3 SPASI

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*3. KUTIPAN TIDAK LANGSUNGDISEBUT KUTIPAN TIDAK LANGSUNG APABILA PENULIS TELAH MEMODIFIKASI KUTIPANCARA MENGUTIP: - KUTIPAN DIINTEGRASIKAN DENGAN NASKAH - JARAK TETAP 2 SPASI - KUTIPAN TIDAK DIAPIT TANDA KUTIP - AKHIR KUTIPAN DIBERI NOMOR URUT KUTIPAN

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* PENULISAN SUMBER KUTIPANAmerican Psychological Association Manual (APA)Modern Language Association Handbook (MLA)Chicago Manual of Style (Kate L. Turabian)

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*CONTOH PENULISAN CATATAN KAKI DAN BIBLIOGRAFIB U K USatu orang pengarang:

    1Ismail Suny, Pembagian Kekua-saan Negara, cet.II,(Jakarta: Aksa-ra Baru, 1978), hlm.41.

    Suny, Ismail. Pembagian Kekuasaan Negara. Cet. II. Jakarta: Aksara Baru, 1978.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    B. Dua orang pengarang:

    2Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto, Perundang-undangan dan Yurisprudensi (Bandung: Alumni, 1979), hlm. 32.

    Purbacaraka, Purnadi dan Soerjono Soekanto. Perundang-undangan dan Yurisprudensi. Bandung: Alumni, 1979.

    Tiga orang pengarang: 3Arif Budijanto, Siswandi Sudiono, dan Agus Purwadianto, Kejahatan Seks dan Aspek Medikolegal Gangguan Psikoseksual (Jakarta: Kalman Media Pusaka, 1982), hal. 14-15). Budijanto, Arif; Siswandi Sudiono, dan Agus Purwadianto, Kejahatan Seks dan Aspek Medikolegal Gangguan Psikoseksual. Jakarta: Kalman Media Pusaka, 1982), hal. 14-15. Lebih dari tiga orang pengarang:4Padmo Wahyono et. al., Kerangka Landasan Pembangunan Hukum (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1989). Wahyono, Padmo et. al., Kerangka Landasan Pembangunan Hukum. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 1989. Editor (penyunting)/penghimpun: 5Soerjono Soekanto, ed., Identifikasi Hukum Positif Tidak Tertulis Melalui Penelitian Hukum Normatif dan Empiris (Jakarta: Ind. Hill-Co, 1988) hal. 105. Soekanto, Soerjono ed., Identifikasi Hukum Positif Tidak Tertulis Melalui Penelitian Hukum Normatif dan Empiris. Jakarta: Ind. Hill-Co, 1988. Terjemahan/Sanduran:6J.G. Starke, Pengantar Hukum Internasional [An Introduction to International Law], diterjemahkan oleh F. Isjwara (Bandung: Alumni, 1972), hal. 21.Starke, J.G. Pengantar Hukum Internasional [An Introduction to International Law], diterjemah-kan oleh F. Isjwara. Bandung: Alumni, 1972.Bab/chapter dari buku yang merupakan kumpulan karangan: 7Marian Gold Gallagher, Legal Encylopedias dalam How to Find the Law, 7th ed. Edited by Morriss L. Cohen. (St. Paul, Minnesota: West Publishing, 1976), p. 272. Gallagher, Marian Gold, Legal Encylopedias dalam How to Find the Law, 7th ed. Edited by Morriss L. Cohen. St. Paul, Minnesota: West Publishing, 1976, p. 272. Badan Korporasi:8Badan Pembinaan Hukum Nasional, Lokakarya Sistim Penyebarluasan Peraturan Perundang-undangan (Bandung: Binacipta, 1977), hal. 51. Badan Pembinaan Hukum Nasional, Lokakarya Sistim Penyebarluasan Peraturan Perundang-undangan. Bandung: Binacipta, 1977, hal. 51. ARTIKEL Majalah:9I Nyoman Nurjaya, Azas Presumption of Innocence di Negara Hukum Indonesia (Suatu Pemahaman Empirik), Hukum dan Pembangunan 1 (Januari 1982): 63. Nurjaya, I Nyoman. Azas Presumption of Innocence di Negara Hukum Indonesia (Suatu Pemahaman Empirik), Hukum dan Pembangunan 1 (Januari 1982): 60-67.Harian: 10Satjipto Rahardjo, Batas-batas Kemampuan dan Bekerjanya hukum, Suara Pembaharuan (30 Desember 1988): 6. Rahardjo, Satjipto. Batas-batas Kemampuan dan Bekerjanya hukum, Suara Pembaharuan (30 Desember 1988): 6. SKRIPSI/TESIS/DISERTASI11Soerjono Soekanto, Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum (Suatu Percobaan Penterapan Metode Yuridis-Empiris untuk Mengukur Kesadaran Hukum Mahasiswa Hukum terhadap Peraturan Lalu-lintas), (Disertasi doktor Universitas Indonesia, Jakarta, 1977), hal. 113. Soekanto, Soerjono. Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum (Suatu Percobaan Penterapan Metode Yuridis-Empiris untuk Mengukur Kesadaran Hukum Mahasiswa Hukum terhadap Peraturan Lalu-lintas). (Disertasi doktor Universitas Indonesia, Jakarta, 1977), hal. 113. MAKALAH 12Mardjono Reksodiputro, Usul Ke arah Sistim Penemuan Kembali Peraturan Perundang-undangan Ri, (Makalah disampaikan pada Lokakarya Sistim Penemuan kembali Peraturan Perundang-undangan, Malang, 24-26 Maret 1977. Reksodiputro, Mardjono. Usul Kearah Sistim Penemuan Kembali Peraturan Perundang-undangan RI. (Makalah disampaikan pada Lokakarya Sistim Penemuan kembali Peraturan Perundang-undangan, Malang, 24-26 Maret 1977. PERATURAN PERUNDANG-UDANGAN 13Indonesia, Undang-undang Dasar 1945, ps. 2. Indonesia. Undang-undang Dasar 1945. 14Indonesia, Undang-undang Tentang Penanaman Modal Asing, UU No. 1, LN No. 1 tahun 1967, TLN. No. 2818, ps. 4. Indonesia Undang-undang Tentang Penanaman Modal Asing. UU No. 1, LN No. 1 Tahun 1967, TLN No. 2818. 15Kitab Undang-undang Hukum Perdata [Burgerlijk Wetboek], diterjemahkan oleh R. Subekti dan R. Tjitrosudibio, cet. 8, (Jakarta: Pradnya Paramita, 1976), ps. 1338. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Bulgerlijk Wetboek]. Diterjemahkan oleh R. Subekti dan R. Tjitrosudibio. Cet. 8. Jakarta: Pradnya Paramita, 1976. (Untuk lebih jelasnya diberikan contoh pada lampiran di halaman 27-29). INTERNET 16Penegakan Hukum bagi Pelestarian Lingkungan Masih Lemah, http://www.balitoday.com/berita/200007/ 11/2223.htm>, 11 Juli 2000.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*C. Tiga orang pengarang:

    3Arif Budijanto; Siswandi Sudiono; dan Agus Purwadianto, Kejahatan Seks dan Aspek Medikolegal Gangguan Psikoseksual (Jakarta: Kalman Media Pusaka, 1982), hlm. 14-15.

    Budijanto, Arif; Siswandi Sudiono; dan Agus Purwadianto, Kejahatan Seks dan Aspek Medikolegal Gangguan Psikoseksual. Jakarta: Kalman Media Pusaka, 1982.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*D. Lebih dari tiga pengarang:

    4Padmo Wahjono, et al.,Kerang-ka Landasan Pembangunan Hukum (Ja-karta: Pustaka Sinar Harapan, 1989), hlm. 15.

    Wahjono, Padmo. Et al. Kerangka Landasan Pembangunan Hukum. Ja- karta: Pustaka Sinar Harapan, 1989.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* E. Editor (penyunting)/ penghimpun:

    5Soerjono Soekanto, ed., Iden-tifikasi Hukum Positif Tidak Ter-tulis Melalui Penelitian Hukum Nor-matif dan EmpiriS (Jakarta: IndHill-Co, 1988), hlm.105. Soekanto, Soerjono. Ed. Identifikasi Hukum Positif Tidak Tertulis Melalui Penelitian Hukum Nor- matif dan Empiris. Jakarta: Ind.Hill-Co,1988.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*F. Terjemahan/Saduran:

    6J.G. Starke, Pengantar Hukum Internasional [An Introduction to International Law], diterjemahkan oleh F.Isjwara (Bandung: Alumni, 1972), hlm. 34.Starke,J.G. Pengantar Hukum Interna- sional [An Introduction to In- ternational Law]. Diterjemahkan oleh F. Isjwara. Bandung: Alumni, 1972.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*G.Bab/chapter dari buku yang merupakan kumpulan karangan:

    7Marian Gold Gallagher, "Legal Encyclopedias" dalam How to Find the Law, 7th ed., edited by Morris L. Cohen, (St. Paul, Minnesota: West Publishing Co., 1976), p.272.

    Gallagher, Marian Gold. "Legal Encyclo- pedias" dalam How to Find the Law. 7th ed. Edited by Morris L. Cohen. St. Paul, Minnesota: West Publish- ing Co., 1976. Pp. 264-284.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*H. Badan Korporasi:

    8Badan Pembinaan Hukum Nasio-nal, Lokakarya Sistim Penyebarluasan Peraturan Perundang-undangan (Ban-dung: Binacipta, 1977), hlm. 1.

    Badan Pembinaan Hukum Nasional. Lokakarya Sistim Penyebar- luasan Peraturan Perundang- undangan. Bandung: Binacipta, 1977.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    II. ARTIKEL:A. Majalah:

    9I Nyoman Nurjaya, "Azas Presumtion of Innocence di Negara Hukum Indonesia (Suatu Pemahaman Empirik)," Hukum dan Pembangunan 1 (Januari 1982): 63.

    Nurjaya,I Nyoman. "Azas Presumtion of Innocence di Negara Hukum In- donesia (Suatu Pemahaman Empirik). Hukum dan Pembangunan 1 (Januari 1982): 60-67.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*B. Harian:

    10Satjipto Rahardjo, "Batas-batas Kemampuan dan Bekerjanya Hukum," Suara Pembaharuan, (30 Desember 1988): 6.

    Rahardjo, Satjipto. "Batas-batas Kemampuan dan Bekerjanya Hukum." Suara Pembaharuan.(30 Desember 1988): 6.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*III. SKRIPSI / TESIS / DISERTASI:

    11Soerjono Soekanto, "Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum (Suatu Percobaan Penterapan Metode Yuridis-Empiris untuk Mengukur Kesadaran Hukum Mahasiswa Hukum terhadap Peraturan Lalu-Lintas), (Disertasi Doktor Universitas Indonesia, Jakarta, 1977), hlm.113.

    Soekanto, Soerjono. "Kesadaran Hukum dan Ke- patuhan Hukum (Suatu Percobaan Penterapan Metode Yuridis-Empiris untuk Mengukur Ke- sadaran Hukum Mahasiswa Hukum terhadap Per- aturan Lalu-Lintas). Disertasi Doktor Universitas Indonesia, Jakarta, 1977.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* IV. M A K A L A H:

    12Mardjono Reksodiputro, "Usul ke Arah Sistim Penemuan Kembali Peraturan Perundang-undangan RI," (Makalah disampaikan pada Lokakarya Sistim Penemuan Kembali Peraturan Perundang-undangan, Malang, 24-26 Maret 1977), hlm.88.

    Reksodiputro, Mardjono. "Usul ke Arah Sistim Penemu- an Kembali Peraturan Perundang-undangan RI. Makalah disampaikan pada Lokakarya Sistim Pe- nemuan Kembali Peraturan Perundang-undangan, Malang, 24-26 Maret 1977.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* V. PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN:

    13Indonesia, Undang-undang Dasar 1945, ps. 2.

    Indonesia. Undang-undang Dasar 1945.

    14Indonesia, Undang-undang Penana-man Modal Asing, UU No.1 Tahun 1967, LN No.1 Tahun 1967, TLN No. 2818, ps. 4.

    Indonesia. Undang-undang Penanaman Modal Asing. UU No.1 Tahun 1967. LN No. 1 Tahun 1967, TLN No. 2818.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* 15Kitab Undang-Undang Hukum Per-data [Burgerlijk Wetboek], diterje-mahkan oleh R. Subekti dan R.Tjitro-sudibio, cet.8, (Jakarta: Pradnya Paramita, 1976), ps. 1338.

    Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Burgerlijk Wetboek]. Diterjemah- kan oleh R.Subekti dan R.Tjitro- sudibio. Cet.8. Jakarta: Pradnya Paramita, 1976.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*VI. I N T E R N E T:

    16Penegakan Hukum bagi Pelestarian Lingkungan Masih Lemah, , 11 Juli 2000.

    Penegakan Hukum bagi Pelestarian Ling-kungan Masih Lemah. . 11 Juli 2000.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    17Melvin E. Page, A Brief Citation Guide for Internet Sources in History and the Humanities. , 20 Februari 1996.

    Page, Malvin E. A Brief Citation Guide for Internet Sources in History and the Humanities. . 20 Februari 1996.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*18Ramlan Surbakti, Harus Diper-timbangkan Munculnya Partai di Era Otonomi, , 15 November 2000.

    Surbakti, Ramlan. Harus Dipertim-bangkan Munculnya Partai di Era Otonomi. . 15 November 2000.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    19Alit Kelakan, Otonomi Khusus dalam Perspektif Bali, , diakses 15 November 2000.

    Kelakan, Alit. Otonomi Khusus dalam Perspektif Bali. . Diakses 15 November 2000.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    20Sri Mamudji , Satuan Acara Perkuliahan Metode Penelitian Hukum, e-mail kepada Daly Erni, 1 September 2000.

    Mamudji, Sri. . Satuan Acara Perkuliahan Metode Pe- nelitian Hukum. E-mail kepada Daly Erni. 1 September 2000.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*

    21Maurice Crouse , Citing Electroning Information in History Papers, rev.ed. , 10 Februari 1996.

    Crouse, Mourice. Citing Electronic Infor- mation in History Papers. Rev. ed. . 10 Fe- bruari 1996.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI* PENGULANGAN:

    I. Ibid. singkatan dari ibidem artinya pada tempat yang sama (digunakan jika kutipan diambil dari sumber yang sama dengan sumber kutipan sebelumnya, tanpa disisipi sumber lain)

    Contoh: 1Dedi Soemardi, Sumber-Sumber Hukum Positif(Bandung: Alumni, 1980), hal. 10. 2Ibid. 3Ibid., hal.34.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*II. Op. cit.singkatan dari opere citato artinya pada karya yang telah dikutip, jika sumber kutipan sama dengan sumber kutipan sebelum-nya yang sudah disisipi sumber lainContoh:1Wirjono Prodjodikoro, Azaz-Azaz Hukum Perdata (Tanpa tempat: Sinar Bandung, 1981), hlm. 20.

    2Ismail Suny, Mekanisme Demokrasi Pancasila (Jakarta: Aksara Baru, 1980), hlm.60.

    3Prodjodikoro, op. cit., hlm.51.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*III. Loc. cit.singkatan dari loco citato, artinya pada tempat yang telah dikutip, 1) loc. cit. menggantikan op. cit. apabila sumber kutipan berasal dari artikel majalah atau surat kabar (lihat no. 1 & 3);2) loc. cit. digunakan apabila sumber kutipan dari buku dengan ha-laman yang sama (lihat no. 2 & 4)Contoh: 1Komar Kantaatmadja, "Hukum Perusahaan bagi Per-usahaan-perusahaan Asean," Hukum Nasional 1 (1984): 45.

    2R.M. Suryodiningrat, Azaz-azaz Hukum Perikatan (Bandung: Tarsito, 1982), hal. 59.

    3Kantaatmadja, loc. cit., hal. 46.

    4Suryodiningrat, loc. cit.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*CatatanJika pada mesin ketik ada fasilitas huruf miring (italic), maka garis bawah dapat diganti dengan huruf miring.Contoh:

    Salim, Emil. Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 1985.dapat ditulis

    Salim, Emil. Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya, 1985.

    SRI MAMUDJI-FHUI

  • *SRI MAMUDJI-FHUI*PENULISANDAFTAR PUSTAKAModel Kate L. Turabian dan M.L.A.

    Cohen, Morris Raphael. Reason and Law. New York: Collier Book, 1961.

    Indonesia. Undang-Undang Penanaman Modal Asing. UU No. 1 Tahun 1967. LN No. 1 Tahun 1967. TLN No.2818.

    Mardjana, Ketut. "Untung Rugi Swastanisasi BUMN 9," Tempo 44. (Januari 1944): 80-84.

    Soedarso. Sistem Membaca Cepat. Jakarta: Gramedia, 1986.

    Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: UI Press, 1981.

    ______ . Pengantar Penelitian Hukum. Cet. III. Jakarta: UI Press, 1984.

    SRI MAMUDJI-FHUI