Ilustrasi Karya Tulis Ilmiah

Click here to load reader

  • date post

    25-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.029
  • download

    7

Embed Size (px)

Transcript of Ilustrasi Karya Tulis Ilmiah

BAB I

PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Rumusan Masalah 1.1.1 Latar belakang 1.1.2 Rumusan masalah 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 Ruang Lingkup Kajian Tujuan Penulisan Anggapan Dasar Hipotesis Metode dan Teknik Pengumpulan Data

1.6.1 Metode 1.6.2 Teknik pengumpulan data 1.7 Sistematika Penulisan

BAB II TEORI DASAR MENTARI 2.1 Definisi Mentari 2.2 Jenis Layanan Mentari 2.3 Ciri Khas Mentari 2.4 Manfaat Mentari 2.5 Pengolahan 2.6 Pengaruh BAB III ANALISIS PERBEDAAN TARIF XL, MENTARI, SIMPATI, DAN FREND 3.1 Gambaran Umum Ciamis 3.2 Jenis Tanaman Herbal di Ciamis 3.3 Penolahan Tanaman Herbal di Ciamis 3.3.1 Bahan 3.3.2 Alat 3.3.3 Waktu 3.3.4 Pengelolaan 3.4 Dampak 3.5 Pemanfaatan

3.6 Pemasaran 3.7 Minat Petani 3.8 Promosi BAB IV SIMPULAN DAN SARAN 4.1 Simpulan 4.2 Saran

PERANAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI BAGI MAHASISWA TEKNIK KIMIA ITB ANGKATAN 2009

LAPORAN PENELITIANDiajukan sebagai salah satu syarat kelulusan mata kuliah Tata Tulis Karya Ilmiah pada Semester I Tahun Akademik 2009-2010

oleh

Rangga Malela Julius Sitanggang Hamzah Haz

1205007 1205033 1205369

PROGRAM D3 METROLOGI DAN INSTRUMENTASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BANDUNG 2009

PERANAN TEKNOLOGI KOMUNIKASIBAGI MAHASISWA TPB-ITB ANGKATAN 2009

LAPORAN PENELITIANDiajukan sebagai salah satu syarat kelulusan mata kuliah Tata Tulis Karya Ilmiah pada Semester I Tahun Akademik 2009-2010

oleh

Rangga Malela Julius Sitanggang Hamzah Haz

1205007 1205033 1205369

PROGRAM STUDI FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG BANDUNG 2009

ABSTRAK

Sedikit latar belakang (topik, tema, judul, rumusan masalah, tujuan) Cara memperoleh dan pengolahan data (data) Analisis data, hasil, simpulan (pembahasan)

iii

PRAKATA

Puji Syukur Judul Dalam rangka apa laporan penelitian dibuat

Tujuan penulisan, manfaat, harapan Kelebihan dan kekurangan

Proses terbentuknya Kendala Cara menangulang masalah pembuatan laporan penelitian

Ucapan terima kasih iv

DAFTAR ISIABSTRAK ........................................................................................................... iii KATA PENGANTAR ........................................................................................ iv PRAKATA ........................................................................................................... iv DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN viii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang dan Rumusan Masalah 1 1 2 3 4 1.1.1 Latar belakang 1.1.2 Rumusan masalah 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 Ruang Lingkup Kajian Tujuan Penulisan Anggapan Dasar Hipotesis Metode dan Teknik Pengumpulan Data 5 vii v vi

1.6.1 Metode 7 1.6.2 Teknik pengumpulan data 8 1.7 Sistematika Penulisan 200

BAB II LANDASAN TEORI/TEORI DASAR/GAMBARAN UMUM . 2.1 Sejarah Singkat (2.2 Denah ) 2.3 Visi dan Misi Kkkkkkkk 750 2.5 Struktur Organisasi 12 2.4 Kedudukan, Tugas, dan Fungsi da teman ks ke holrjhgfsdf lkl ek 10

2.6 Sarana dan Prasarana 2.7 Sumber Daya Manusia BAB III ANALISIS (judul lengkap) 3.1 Penerapan Ergonomi di Perkantoran 3.1.1 Kriteria fisik 3.1.2 Kriteria lingkungan fisik kerja 3.1.3 Kriteria fsikosial 3.2 Perancangan Tata Letak Ruang Kantor 3.3 Perancangan Tata Letak Perabotan 3.4 Perancangan Tata Letak Antardepartemen BAB IV SIMPULAN DAN SARAN 4.1 Simpulan 4.2 Saran 514

DAFTAR PUSTAKA 421 INDEKS LAMPIRAN 475 RIWAYAT HIDUP 500 450

DAFTAR TABELHalaman TABEL Tabel I II III Sarana Umum yang Tersedia SARANA UMUM YANG TERSEDIA. PENGGUNAAN TANAH DI RANCABALI.. PEMILIKAN TANAH DI RANCABALU.... 8 10 12 17 20

IV JARINGAN JALAN DI RANCABALI.. V PENDUDUK MENURUT UMUR.

DAFTAR GAMBARGambar 1 Pola Wilayah Administrasi Kodya Bandung. 9 GAMBAR POLA WILAYAH ADMINISTRASI KODYA BANDUNG 2 Rute Perjalanan Angkot Bandung . 3 Kondisi Jalan Kodya Bandung.. 4 Kompleks Permukiman. 5 Lokasi Pusat Kegiatan... 12 15 20 35

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A JADWAL KEGIATAN AKADEMIK ITB Jadwal Kegiatan Akademik ITB

.

67

B DAFTAR KOORDINATOR MATA KULIAH TPB 2003/2004 C DAFTAR NAMA DOSEN WALI TPB 2003

69 70

D DAFTAR KELAS TPB DAN KELAS MATA KULIAH BERSAMA SEMESTER II MAHASISWA ANGKATAN 2003 75

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang dan Rumusan Masalah 1.1.1 Latar belakangLatar belakang berisi hal-hal yang melatarbelakangi

munculnya masalah, pentingnya masalah itu dibahas, pembatasan masalah dan tujuan yang hendak dicapai. Latar belakang yang baik minimal terdiri atas tiga paragraf. Paragraf pertama berisi topik, paragraf kedua berisi tema, dan paragraf ketiga berisi pentingnya masalah itu dibahas, pembatasan masalah dan tujuan yang hendak dicapai.

1

2 1.1.2 Rumusan masalahBerdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah yang penulis ajukan adalah bagaimana .

1.2 Ruang Lingkup KajianUntuk menjawab rumusan masalah di atas, akan penulis kaji hal-hal berikut. 1. 2. 3.4.

fitur sinyal layanan aspek-aspek yang akan diteliti pembahasan (kerangka)

5.

I. 1. 1) (1)

A. a. a) (a)

I. A. 1. a. 1) a) (1) (a)

3 1.3 Tujuan PenulisanTujuan yang hendak dicapai memalui penulisan laporan penelitian ini adalah untuk mengetahui . bagaimana rumusan masalah (tuliskan rumusan masalah)

1.4Anggapan DasarAnggapan dasar berisi teori, hukum, dalil, rumus, atau aksioma KUTIPAN Menurut (Anton) Rorres (2002: 35) elemen linear adalah llllllll mmm kkk nn

Elemen linear adalah kkkk kkkkk kkkkkkkkkkkkkkkk kkkkkkk kkkkk (Rorres, 2002: 35) Gempa bumi merupajan kondisi wlaky ei dmre4ik ak ep ks ehg salejebhfd ((URL:http://www.Cybercorp.net/

1.5

Hipotesis

Dugaan penulis sehubungan dengan anggapan dasar dan hasil pengamatan selintas atas penelitian

1.6

Metode dan Teknik Pengumpulan Data

1.6.1 Metode Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis karena penelitian ini bertujuan mendeskripsikan data yang diperoleh baik dari berbagai rujukan maupun dari lapangan kemudian dianalisis

1.6.2 Teknik pengumpulan dataTeknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah 1. studi kepustakaan 2. observasil lapangan 3. wawancara 4. penyebaran angket 5. studi kasus 6. kerja praktik

1.7

Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan adalah kerangka yang diparagrafkan Dalam hal ini perlu diperhatikan cara pemaparannya yang dituangkan dalam bentuk kalimat (tidak perlu menyusun kerangka). contoh berikut: misalnya judul karangan ilmiah Peningkatan Produksi Pertanian di Lembang Jawa Barat. Penulisan laporan penelitian ini terbagi atas empat bab. Pembicaraan dimulai dengan pendahuluan sebagai bab pertama memuat latar belakang dan rumusan masalah. Ruang lingkup kajian, tujuan yang hendak dicapai, anggapan dasar, hipotesis, metode dan teknik pengumpulan data serta sitematika pembahasan. Selanjutnya, pada bab dua dijabarkan teori-teori pertanian (studi kepustakaan) dan keadaan daerah Lembang terutama keadaan masyarakat / petani.

Pada bab tiga dikemukakan pembuktian-pembuktian hipotesis beserta pembahasannya dalam hal ini keadaan pertanian di Lembang misalnya jenis pertanian, cara penggarapan, tingkat produksi yang dicapai, potensi yang ada. Kemudian, semua keadaan ini dibahas dengan menggunakan teori sebagai alat ukur untuk mengkaji kemungkinan peningkatan produksi hal ini menyangkut sumber alam, sarana dan pengetahuan / keterampilan, serta kehidupan sosial para petani. Bab tiga ini merupakan bab inti.

Bab empat, bab terakhir merupakan simpulan dari pembuktian-pembuktian hipotesis dan hasil pembahasan. Pada bab ini dikemukakan juga saran-saran peningkatan produksi pertanian di Lembang yang diperoleh dari hasil pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya (bab tiga).

BAB II TEORI DASAR

(BAB III) DESKRIPSI MASALAH ATAU TINJAUAN PUSTAKA

GAMBARAN UMUMOrgan ini memuat pemerian masalah, artinya memuat gambaran mengenai masalah itu berdasarkan data yang telah diperoleh. Gambaran tersebut dapat ditampilkan baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Sudah tentu gambaran ini harus objektif artinya seperti apa adanya memuat data yang diperoleh melalui penelitian lapangan/laboratorium. Untuk laporan penelitian, deskripsi itu berupa kompilasi (kumpulan) data yang diperoleh dari rujukan-rujukan, sedangkan untuk laporan penelitian, deskripsi itu berupa kompilasi data yang diperoleh dari penelitian lapangan/laboratorium. Teori yang akan digunakan sebagai

alat ukur untuk membahas masalah diuraikan juga pada bagian ini.

24 25

BAB II TEORI DASAR BLA BLA BLA2.1 Definisi X Y ZLANGKAH PENULISAN TEORI DASAR

1.menentukan referensi (min 5)2. 3.

menentukan sumber utama (1) menentukan sumber pembanding (4)

4.ringkasan 5.(manfaat)

BAB II TEORI DASAR STRUKTUR(mengumpulkan referensi minimal 5)

5.1 Definisi Struktur 5.2 Jenis struktur

A Menurut B Kimia murni adalah kkkkkkkkk kkkkkkk kkkkkkk kkkkkk kkkkkkk (Brady, 1999: 117) C Kimia murni adalah kkkkkkk kkkkkkk kkkkkkkkk menentukan sumber utama 6. menentukan sumber pembanding 7. ringkasan8.

Brady

(1999:

117)

kimia

murni

adalah

........kkkkk kkkkkkk.

(manfaat)(1)

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI JALAN GANESA 2.1 Letak Geografi

BAB III (BAB IV) PEMBAHASAN ANALISIS (TULIS JUDUL DENGAN LENGKAP) BAB III ANALISIS BIO GAS SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI LPGDi sini penulis mengemukakan komentar, pendapat, tafsiran, atau penilaian mengenai segala sesuatu yang dideskripsikan itu. Arah pembahasan harus tertuju kepada terjawabnya persoalan yang diajukan dalam rumusan masalah. Di sini akan terlihat seberapa jauh bobot karangan itu. Kuncinya adalah kecanggihan penalaran penulis (keruntutan, kemakulan, dan ketuntasan) dalam membahas deskripsi itu.

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN4.1 Simpulan Dalam bab terakhir ini, pertama penulis merangkumkan hasil-hasil pembahasan. Setelah itu, penulis menarik simpulan secara keseluruhan, yang dalam hal ini merupakan jawaban atas persoalan yang dikemukakan dalam rumusan masalah. Untuk laporan penelitian yang mengajukan hipotesis, simpulan itu merupakan jawaban apakah hipotesis itu terbukti kebenarannya atau tidak. 4.2 Saran Saran adalah pendapat penulis yang muncul sebagai konsekuensi atau implikasi dari adanya simpulan tersebut. Biasanya hipotesis itu). penulis menganjurkan tindakan-tindakan selanjutnya setelah terjawab persoalan itu (setelah terbukti

DAFTAR PUSTAKAData mengenai sumber itu pada bagian tersendiri disusun secara alfabetis berdasarkan nama pengarangnya. Pencatatan data sumber itu banyak kesamaannya dengan cara yang dipakai pada catatan kaki. Bedanya antara lain pada daftar pustaka bila nama pengarang itu disertai nama keluarganya, maka yang ditulis lebih dulu adalah nama keluarganya. Gelar pengarang dan nomor halaman tidak dicantumkan.Contoh: Alexander. Carter. How to Locate Educational Information

and Data. New York. Bureau of Publications. 1950.Bales. R. E. Interaction Proses Analysis. Cambridge, Addison Wesley Publishing Company. 1954. Cambell. What is Science? New York Dover Publication. 1952. Deming. William E. Some Theory of Sampling. New York, John Wiley & Sonss. 1952. Flesch. Rudolf. How to Test reliability. New York, Harper & Brother.1951. Grey. W. S. What Makes a Book Readable. Chicago, Chicago University Press. 1935.

Di samping cara di atas, ada cara lain yang dapat digunakan. Contoh berikut ini adalah cara yang dipakai dalam penulisan daftar pustaka pada akhir-akhir ini.

DAFTAR PUSTAKAEffendy, Usman. 1968. Sedikit Catatan tentang Sketsa Pelukis Nashar. Budaya Jaya. 2 (Juli I) Jassin, H. B. 1959. Tifa Penyair dan Daerahnya. Jakarta: Gunung Agung. 1959. Chairil Anwar Pelopor Angkatan 45. Jakarta: Gunung Agung. Richards. I.A. 1964. Practical Criticum. London: Ronledge & Kegan Paul. Welek. Rene and Austin Waren. 1956. Theory of Literatur. New York: Harcourt. Brace & World.

Penulisan (tipografinya) ada berbagai cara:Cara I: Daradjat, Zakiah. 1950. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Cara II: Daradjat, Zakiah. 1950.

Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Cara III: Daradjat, Zakiah. 1950

Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang .

SUMBER ACUAN: BUKU Kadiman, Kusmayanto. 2004. Bentang Ego, Alunkan Simfoni. Bandung: Mizan Media Utama.

Syukur Abdul. 1996. Cara Belajar Efektif. Jilid I.

Schimmel, Annemarie. 1986. Dimensi Mistik dalam Islam. Terjemahan oleh Sapardi Djoko Damono, dkk. dari

Mystical Dimension of Islam (1975).

Rowe, D. dan I. Alexander. 1967. Selling Industrial Product. Edisi Kedua.

Koencaraningrat (Ed.) 1980. Metode-Metode Penelitian

Masyarakat. Jakarta: Gramedia.

SUMBER ACUAN: INTERNET

Dewar, T. Adult Learning Online (URL:http://www.Cybercorp.net/ Tammy/lo/Oned2.html.)

http://www.indo-web.com/Remaja/Gaul/

SUMBER ACUAN: MAJALAH Suprapto, Riga Adiwoso. 1989. Perubahan Sosial dan Perkembangan Bahasa. Dalam Prisma XVIII (1):61 120. Jakarta.

SUMBER ACUAN: SURAT KABAR Tabah, Anton. 1989. Polwan semakin Efektif dalam Penegakan Hukum. Dalam Suara Pembaruan, 1 September 1989. Jakarta.

SUMBER ACUAN: ANTOLOGI Kartodirdjo, Sartono. 1977. Metode Penggunaan Bahan Dokumen. Dalam Koentjaraningrat (Ed.). 1980.

Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Hlm. 6792.Jakarta: Gramedia.

Kramers, J.W. 1931. Geography and Commerce. Dalam Thomas Arnold dan Alfred Guillame (Ed.) 1931. The

Legacy of Islam. London: Oxford University Press.

INDEKS

Bagian ini memuat daftar istilah atau kata yang penting yang terdapat pada karangan untuk memudahkan pembaca mencari keterangan tentang istilah atau kata tersebut. Istilah/kata tersebut disusun berdasarkan abjad dan tiap kata/istilah diberi nomor halaman tempat penjelasan istilah/kata itu.Contoh:

INDEKSadat, 15 asas kekeluargaan, 23, 307 aswin, D., 115, 118 baki, 4, 10 bank umum, 23, 25, 28 birokrasi, 144 canggih, 3, 5, 9 cek, 10, 15, 29 curai, 16 debet, 20, 29 diversitas, 1, 5 doping, 41, 42, 43

LAMPIRAN

RIWAYAT HIDUP

IDENTITAS Nama Tempat tanggal lahir Sesuai degan KTP : : New York

RIWAYAT PENDIDIKAN SD SMP SMU PT

RIWAYAT PENULISAN 1990

RIWAYAT HIDUP

Tepat di kaki Gunung Merapi, Jawa Tengah, lahirlah seorang putri mungil, cantik, centil, dan manja dari pasangan X dan Y. Sekarang bayi tersebut dipanggil akrab dengan nama Leksa kepenedekan dari Leksananto

Catatan Tambahan Catatan tambahan yaitu segala catatan yang diambil dari sumber kepustakaan untuk menjelaskan atau memperkuat apa yang dikemukakan dalam karangan. Oleh karena catatan kadang-kadang banyak, maka catatan-catatan itu harus diberi nomor. Nomor tersebut disesuaikan dengan keberapa kalinya penulis mengambil catatan tersebut dan bila data sumber akan ditempatkan di kaki halaman, maka di belakang catatan itu di tulis nomor tersebut setengah kait ke atas. Kemudian data sumber itu ditulis di kaki halaman yang bersangkutan. Sebelum data sumber ditulis dibuat dulu garis batas dua setengah kait di bawah kalimat terakhir bagian teks sepanjang empat belas ketikan dari pias kiri; nomor catatan ditulis setelah tujuh ketikan kosong. Nomor catatan tersebut ditulis setengah kait di bawah garis batas dan setengah kait pula di atas data sumber. Adapun data mengenai sumber itu ditulis berturut-turut setelah nomor catatan; nama pengarang, judul sumber, kota penerbit, tahun, halaman. Agar lebih jelas, di bawah ini diberikan sebuah contoh. (kalimat terakhir teks)1

Gustav Bergman, Philosophy of Science (Madison:

University of Wisconsin Press. 1952), hlm. 43.

Sistem catatan seperti tersebut di atas biasa disebut catatan kaki atau footnote. Selain cara tersebut, ada lagi cara sebagai berikut: Bila penulis mengutip dari buku karangan Adam halaman 45, maka segera di belakang kutipan itu ditulis di antara kurung (Adam:45) atau

bila karangan Adam itu pada daftar pustaka diberi nomor urut 5 maka di belakang kutipan itu ditulis (5:45). Perkembangan selanjutnya data sumber dilengkapi tahun penerbitan. Perhatikan contoh berikut. (Rini Melani, 1986:71) cara ini cara yang dianjurkan. Selain itu, ada pula yang tanpa halaman misalnya: (Rini Melani, 1986). Bila pengarang masuk dalam uraian caranya sebagai berikut: Sundari (1969:45) menyatakan.2

Strameyer, et al, Developing a Curriculum for Modern

Living (New York: Bureau of Publications Teachers College,1957), hlm. 57.

3

Donal P Cottal. Ed.,Teacher Education for a Free People

(New York, 1956), hlm. 85.

4

E. William, Beberapa Teori Sampel, terjemahan Winarno.

(Bandung: Tarsito. 1950), hlm. 25.

5

Polusi. Pikiran Rakyat. 23 Januari 1973.

6

Nina Gunawan, Biopharmaceuties. Dalam Scientiae. No.

44. Tahun V. Juni. 1973. Hlm 22.

Singkatan-singkatan yang Dipergunakan dalam Catatan Kaki Untuk memudahkan pencatatan data mengenai sumber yang dipakai berulang-ulang, sudah menjadi suatu kelaziman dalam dunia penulisan karangan ilmiah dipakai singkatan-singkatan khusus dari kata-kata Latin sebagai pengganti data lengkap mengenai sumber yang telah disebut lebih dulu. Pemakaian singkatan-singkatan tersebut sebagai berikut:

i.

Ibid dari ibidem, artinya sama. Dipakai untukmenyatakan bahwa kutipan itu diambil dari sumber dan halaman yang sama yang datanya telah dicantumkan dengan lengkap sebelum kutipan tersebut. Jadi, antara kutipan itu dengan kutipan sebelumnya tidak ada sumber lain. Bila halamannya saja yang berbeda, maka dipakai:

Ibid., hlm.

ii.

Loc. Cit. dari Loco citato, artinya: pada tempat yang

telah disebut. Dipakai untuk menyatakan bahwa sumber itu sama dengan sumber yang telah mendahuluinya. Begitu pula halamannya, hanya telah diselingi sumber lain. iii.

Op. Cit. dari Opere citato, yang maksudnya karyayang telah dikutip terlebih dahulu. Singkatan ini digunakan jika sumber kutipan sama dengan kutipan sebelumnya, tetapi sudah diselingi sumber lain. Di samping itu, halaman yang dikutip berbeda dengan kutipan sebelumnya.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat contoh pemakaiannya:1

Gustav Bergman, Philosophy of Science (Madison:

University of Wisconsin Press, 1952), hlm. 87

2

Rudolf Flesch, How to Test Reliability (New York:

Harper & Brother, 1951), hlm 46.

3

I b i d.

4

Bergman, Loc.Cit.

5

Flesch, Op.Cit, hlm. 37.

Jadi, nama pengarang yang diikuti Loc. Cit. dan Op. Cit. itu hanya nama akhirnya saja.

KUTIPANKUTIPAN LANGSUNG

Kutipan langsung sama benar dengan sumber asli yang dikutip di dalam hal penulisan kata, susunan kata dan kalimat, ejaan, dan pungtuasinya. Kutipan langsung yang kurang dari empat baris ditempatkan di dalam teks di antara tanda petik dengan jarak yang sama dengan jarak baris di dalam teks, yaitu dua spasi. Contoh: Mohtar (1983:43) mengatakan, Bilamana tidak berhasil memperoleh pembeli, tidak satu pun perusahaan mampu hidup.

Dengan demikian, jelas bahwa pemasaran memegang peranan yang penting di dalam dunia usaha. Bilamana tidak berhasil memperoleh pembeli, tidak satu pun perusahaan mampu hidup (Mochtar, 1983:43). Kutipan langsung yang terdiri atas empat baris atau lebih ditempatkan di bawah baris terakhir teks yang mendahuluinya. Kutipan itu diketik, tanpa tanda petik, dengan jarak satu spasi dan menjorok masuk lima ketukan dari margin kiri, sama dengan paragraf baru. Kalau dicetak dengan komputer, digunakan huruf yang berukuran lebih kecil. Contoh: Mari kita perhatikan pendapat Foster (1974:268) berikut.Kebijaksanaan pemasaran meliputi segala penerapan ketatausahaan guna mengikuti perubahan-perubahan yang terusmenerus terjadi di pasar. Kebijaksanaan tersebut menyangkut pengarahan karyawan, bahan, pabrik, dan uang yang dikuasai perusahaan secara rasional dan logis guna mencapai laba, perkembangan, atau kemajuan perusahaan. Tidak hanya untuk satu tahun, tetapi untuk jangka waktu sepanjang mungkin.

Jelaslah bahwa kebijaksanaan pemasaran meliputi berbagai pihak, baik pengelola sarana, hasil produksi maupun perencanaan jangka pendek dan panjang.

KUTIPAN TAKLANGSUNG

Kutipan taklangsung adalah kutipan yang mengangkat gagasannya saja yang kemudian diungkapkan dengan kata-kata dan gaya pengutip sendiri. Contoh: Surachmad (1977:423) mengatakan bahwa metode penyajian grafik kini telah menjadi suatu alat komunikasi. Hukum yang didapati oleh seseorang dengan itjihad dinamakan mazhab (Rasjid, 1954).

Jika sumber kutipan berbahasa asing, bagian yang dikutip diterjemahkan secara bebas ke dalam bahasa Indonesia sebagai kutipan taklangsung. Jika terpaksa harus dikutip langsung, pernyataan di dalam bahasa asing itu dikutip sesuai dengan aslinya dan digarisbawahi atau dicetak miring jika menggunakan komputer. Contoh: Pengaruh sastra di dalam kehidupan manusia seperti terlihat di dalam pernyataan William (1977:2), The analogy

between women and the earth as sources of life has always inspired myths and poems of men .

DAFTAR LAMPIRANLAMPIRAN A B C D E. F G. H I J K L M N O P Q R LEMBAR KENDALI KERANGKA DRAF BAB I DRAF BAB II HALAMAN JUDUL ABSTRAK PRAKATA DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN DAFTAR PUSTAKA INDEKS LAMPIRAN RIWAYAT HIDUP CONTOH ANGKET PETA JALAN LAYANG PASOPOATI STRUKTUR ORGANISASI CIPULARANG

BAB II GAMBARAN UMUM MENTARI DAN SIMPATI

2.1 Sejarah Mentari dan Simpati 2.1.1 Sejarah mentari Mentari merupakan salah satu provider layanan pulsa yang saat ini berkembang dengan pusat. Nama mentari diambil dari nama tata surya. Dengan mentari orang akan merasa terang, hangat, dan berwibawa. Sekarang, mmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmm. Bbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbbb lllllllllllllllllll. mmmmmmmmmmmmmmm nama mentari, mmm diidentikan dengan bla ble nlu

mmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmm mmmmm mmmmmmmmmm mmmm mmm

2.1.2 Sejarah simpati

2.2 Fitur Mentari Mentari alamku, mentari desaku. Di mana kah engkau titipkan aku.. Kelengkapat fitur mentari dapat terlihat padsa gambar di bawah ini.

10

11 2.3 Tarif Mentari Tarif mentari sama dengan tarif angkot Ledeng-Dago pergu pulang kkkkkkkk kkkk kkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk kkkkkkkkkkkk kkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk kkkkkkkkkk kkkkk kkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm

Patahan bumi merupakan gejala alam yang tidak bisa diprediksi sebelumnya. Sampai saat ini belum ada alat yang bisa menditeksi patahan bumi terjadi (http://www.indo-web.com/Remaja/Gaul)/

FMIPA1. KELOMPOK 16 Pengoptimalan Softskills di Kalangan Mahasiswa ITB

2. KELOMPOK 14 Kualitas Kantin Kampus ITB